mau dikasih tau alasannya? ups alasan kan selalu bisa dibuat :P

On Dec 12, 2007 4:03 PM, miendha risfianthi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

>   ini apa2 an seh...gak kurang dr 15 menit ada postingan yg isinya
> sama????
> kayanya kok milist ini dari hari ke hari hanya berisi forward-an doank...
>
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: Noverto Aji Prasetyo <[EMAIL PROTECTED]>
> Terkirim: Rabu, 12 Desember, 2007 2:49:22
> Topik: [sma1bks] Alasan itu selalu bisa di buat kan
>
>   nice to read
>
> klo dah pernah dapet sori yach
>
>
>
> Cheers
>
> @ji
>
> **
>
> **
>
> *ALASAN ITU SELALU BISA DIBUAT, KAN ?
> *
> Akan selalu saja ada alasan untuk melogiskan sebuah penolakan.
> Akan selalu saja ada alasan untuk melakukan sesuatu yang tidak baik.
> Akan selalu saja ada alasan, untuk sebuah kejahatan... jadi
> "seolah-olah"
> benar. Yah jadi "seolah-olah" tepat.
>
> *Kenapa kamu kok ga dateng ke meeting ini?*
> Duuuh sibuk, kurang enak badan, kecapean, de el el...
> Kamu ini nampaknya bener2 sibuk kerja sekali ya?
> Yah begitulah... Tapi kok masih sempet jalan2, chatting, ngobrol?!?
>
> Contoh lain....
> *Kenapa kok kamu ga masukin orang ini dalam teammu?
> *Dia ga punya pengalaman apa2, kita kan perlu orang yang memenuhi
> kualifikasi dong. Orang yang ini sangat capable kok, kenapa kamu ga
> terima?
> Yah qta kan mau berikan kesempatan pada orang2 baru.
>
> *Kenapa kok kamu berbuat begitu "kejam" ke orang itu?
> *Ini demi kebaikan dia kok. Supaya dia sadar akan kesalahannya. ..
>
> *Kenapa kok kamu sering banget datang telat?
> *Bus macet, kesiangan banyak kerjaan jadi begadang sampai pagi, dan
> beraneka alasan lainnya.
>
> Sebuah alasan bisa saja logis dan bisa diterima akal sehat ketika sekali
> dua kali alasan itu disampaikan. Setelah itu jika kesalahan serupa masih
> terjadi
>
> berarti masalahnya bukan alasan. Masalah dah ada di tingkat karakter...
>
> Bahkan untuk hal2 yang jelas salah, mungkin aja kalo mau dirasionalisasi
> dan dilogiskan bisa kok...
>
> *Kenapa kok kamu mencuri barang orang?* Itu kan dosa...
> Dia terlalu kaya. Saya melakukan ini demi pemerataan pendapatan dan
> keadilan sosial.
>
> *Kenapa kok kamu membunuh?
> *Saya tolong orang itu supaya cepat bertemu dengan Tuhan-Nya.
>
> *Kenapa kamu berpoligami?*
> Ini untuk mengetes kesetiaan dan kemurnian hati pasangan saya.
>
> dan lain-lain... dan lain2...
>
> Semuanya relatif... Meski sesungguhnya untuk sesuatu yang salah tetap
> haruslah salah adanya...
>
> Sikap yang tidak komit tetaplah tidak komit. Itu ada di masalah
> karakter...
> Masalah ada di dalam diri orang, bukan di luar...
>
> Perkara menolak tetaplah menolak...
> Betapapun kita mencoba merasionalisasi segala sesuatu menjadi terasa
> logis.
> Mencari-cari alasan sedemikian rupa sehingga kelihatan valid dan objektif.
> Tetap saja sisi subjektivitas pastilah ada... Tidak mungkin dipungkiri,
> itu wajar dan itu normal kok. Bukan untuk disembunyikan. .. tp faktor itu
> toh masih mungkin untuk ditekan.
>
> Ketika kamu berpikir bahwa kamu sudah cukup objektif dalam menilai
> orang, yah biasanya saat itulah kamu sama sekali bersikap tidak objektif.
>
> Terkadang saya bertanya kenapa yah ngga banyak orang mau mengakui
> kelemahan diri... dan berkata...
>
> Ini salah saya, saya akan memperbaiki diri dari posisi yang ada sekarang..
> Saya keliru, maafkan saya. Yah memang jarang ada kata2 semacam itu yang
> diucapkan dengan tulus,
>
> bukan sekedar basa-basi untuk menarik simpati.
>
> Kenapa sih ya manusia harus mencari alasan?
>
> Yah, mungkin saja karena memang manusia itu tak pernah mau disalahkan.. .
> Lagian, untuk setiap kesalahan... alasan itu selalu bisa dibuat, kan ??
> seperti keadaan kepemimpinan dan masyarakat indonesia saat ini sering
> membuat alasan untuk membenarkan yang salah...
>
> ayo kita mulai gerakan kembali ke hati nurani, untuk diri sendiri,
> masyarakat, dan bangsa indonesia ... .mari sukses bersama...
>
> "lebih baik mengakui kelemahan dan kesalahan untuk diperbaiki, daripada
> menutupi yang akan membodohkan kita terus...."
>
> " Ayo akuilah kelemahan kita untuk kebaikan kita, Beranilah berkata
> jujur walau itu menyakitkan
>
>
>  This e-mail message has been scanned for Viruses and Content and cleared
> by *NetIQ MailMarshal *
>
>
> ------------------------------
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
> Answers<http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http://id.answers.yahoo.com/>
> 
>



-- 
Kurniawan I
Kanwil DJP Kaltim
www.kurniawan.co.nr

Kirim email ke