yah baru nongol...sampe dibilang cuma baca judulnya aja...cuape deh 2008/2/13 andito aja <[EMAIL PROTECTED]>:
> Salam. > Artikel Karen berjudul Nabi Muslim maksudnya memang Nabi Isa as. Dalam > pahaman orang Islam, Isa putra Maryam itu adalah Nabi, bukan Tuhan.. Jadi, > boleh dan sah saja dikatakan bahwa Isa putra Maryam adalah Nabi [milik] > Muslim. > Saya lihat, kritik lebih karena judul, bukan pada substansi isi. Karena > judulnya Itulah yg paling saya khwatirkan. Jangan2 teman2 hanya membaca > judul tapi tidak membaca artikel tsb sepenuhnya. Kalo kita baca sepenuhnya, > maka sangat terasa pembelaan Karen yg sangat pro-Islam dan ia berupaya > 'meluruskan pahaman' umat Kristen. Di sisi lain, ia mengajak kpd umat Islam > agar melihat kelahiran Yesus sbg kelahiran Isa, bukan ia sebagai Tuhan. > Demikian. > Wassalam > Andito > > > ----- Original Message ---- > From: boy eliza <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Tuesday, February 12, 2008 4:11:39 PM > Subject: Re: [sma1bks] Re: Nabi Muslim Lahir di Bethlehem (Karen > Armstrong) > > Sori kalo dobel post ya, abis ga keliatan di my inbox :P > > Iya, Ronn, kalo melihat perbedaan ya itulah perbedaan. Ga memaksakan. > Malah sangat ga memaksa. Yg lain melihat kebenaran yg beda, silakan banget. > Dan setuju serta tidak setuju dengan tulisan diskusi kita, juga merupakan > salah satu bentuk perbedaan yang harus dilihat kan? Makanya ada debat dalam > diskusi, karena ada 2 atau lebih pihak yang berpendapat beda. Dan salah > satu persamaan yang bisa dilihat adalah "we are agree to disagree" pendapat > satu sama lain. > > * > * > > > > 2008/2/12 boy eliza <[EMAIL PROTECTED] com <[EMAIL PROTECTED]>>: > > > Kalo gue pikir liat konteks aja deh, bro ! Sumpeh ga niat nyinggung > > siapa2 nih, just a thought, bukan ga setuju forwardnya, cuma kritik (dalam > > arti ga setuju) aja atas isi tulisan tersebut. Ga nyalahin yang forward > > juga. > > > > Kembali ke konteks buat tulisan di diskusi kita > > 1. Judul udah ga menggambarkan isi, "Nabi Muslim Lahir di Betlehem". Ini > > maksudnya siapa? Nabi Muhammad s.a.w. udah pasti bukan. Nabi Isa bin > > Maryam a.s. bukan juga karena yang di gambarkan Yesus. Pasti beda lah > > Nabi Isa bin Maryam sama Yesus. Gue rasa yg Kristen juga setuju. Lah terus > > nabi muslim ini siapa? Yang jelas nabi muslim itu yg pertama ikrar pake > > syahadat yg umat Islam pake sampai sekarang ya Nabi Muhammad. > > 2. Trus menggambarkan sejarah yang ga pernah ada di hadist, pertama soal > > lukisan. > > > > Kalo ini sebuah cara supaya org pada toleransi dalam beragama, jelas > > udah merupakan 'pembodohan' buat Islam. Ga usah bikin sejarah 'bohong' kalo > > cuma sekedar ingin bertoleransi, supaya ga sombong dalam beragama dan alasan > > lain yang dibuat-buat. Ga perlu kita cari cerita 'utopis' yang ga sesuai > > kenyataan. Kalo ga mau sombong ya cukup bersandar pada agama masing2 dengan > > teguh dan menjalankan. Gue yakin ga bakal ada yang bilang agamanya ngajarin > > sombong :P Kalo hal ini dibaca yg udah tau, mungkin ga masalah. Gimana buat > > orang-orang yg baru belajar? Sedangkan didalam tulisan sama sekali ga > > menjabarkan yang tertera pada judul. > > > > Dan jangan juga mem 'punish' muslim yang hanya mau menggunakan rujukan > > dari Quran dan hadist aja. Bukan kita ga mau baca, cuma semua informasi tadi > > kita balikin lagi ke rujukan dasar kita Al Quran dan hadist. Selain dengan > > alasan ada dasar hukum sunnahnya dari riwayat shahih juga banyak alasan lain > > yang sangat kuat dan banyak salah satunya 'kesalahan' diatas. > > Silakan aja menyajikan karya intelektual tapi semua ke 'intelektual' an > > kembali dibandingkan dengan nilai2 kebenaran di Quran dan hadist. Karena > > pada dasarnya yg kami pegang agama bukan sebagai ilmu semata tapi juga > > pegangan hidup. Sukur2 apa2 yang diomongin bisa ada dipraktekan. > > Karen ataupun selain Karen, karena ini sebagai jalan hidup yg kudu di > > pertanggung jawab kan, gue harus nge-balikin penilaian ke Quran dan hadist. > > Dan ga keberatan jika umat Kristiani juga mengembalikan penilaian ke Bible. > > Gimana temen2? > > > > > > > > *kurniawan iswanto <kurniawan.iswanto@ gmail.com<[EMAIL PROTECTED]> > > >* wrote: > > > > kan ga semua 'barang' baru harus dilalap bos, tergantung kepentingan > > dan interestnya. jaman sekarang, informasi dapat diperoleh dengan mudahnya, > > dah kayak banjir, sehingga diperlukan filter untuk menyaring mana yang > > sampah dan mana yang bukan. terlebih lagi untuk hal yang fundamental, > > seperti masalah agama. bisa jadi tradisi keilmuan bung komar tidak payoyeh > > sehingga mudah untuk bersikap objektif terhadap buku2 sejenis. cuma ane ga > > kebayang aja, jika suatu saat nanti, kita menceritakan tentang sejarah islam > > dimulai dengan kata-kata "menurut karen amstrong, pada suatu malam nabi > > muhammad mengalami peristiwa isra dan mi'raj" daripada "menurut hadits > > riwayat ...." > > > > 2008/2/12 komarudin ibnu mikam <komaribnumikam@ gmail.com<[EMAIL PROTECTED]> > > >: > > > > > ASYIIIIk.... > > > MANTAP NEH...kalao diterusin bisa 124 sks jurusan pemikiran islam atau > > > oksidentalisme. > > > TOP lah...ini yang gue mau. > > > > > > Tidak ada bantahan soal Karen Armstrong. Buku-bukunya buat gue > > > termasuk yang wajib beli. Buat referens. Ia terkenal objektif. > > > Persoalannya > > > memang ada 'curigation' dari sejumlah orang kita terhadap karya-karya > > > barat. > > > Karena disana, selembut apa pun, ada ideologi yang mendasari. Dan, > > > cenderung > > > anti Islam. Khawatirnya ketika dibaca merasuk dan merusak. > > > > > > Hanya, dalam hemat gue, segalanya bisa terjadi baik merusak atau malah > > > menguatkan keyakinan (good impact). Persoalannya tradisi ilmu di > > > lingkungan > > > kita cenderung payah. Bener, payoyeh! Terkadang, belum apa-apa sudah maen > > > punish. Tanpa dilihat secara objektif, mana yang item, mana yang putih. > > > Sendal bagus ambil, sendal jepit buang ke laut. Khan mestinya gitu.... > > > > > > Ah, alangkah indahnya...bila ketika mendapatkan informasi baru. Segera > > > diskusikan. Diwacanakan menjadi sesuatu yang mampu menjadi intelectual > > > discourse. Mematangkan. Mendewasakan. Plus, mencerdaskan. Lebih bagus lagi > > > kalau kemudian dibukukan. Sehingga, pas meninggal ada warisannya gitu > > > lho.... > > > > > > So, mulai sekarang...gue pikir waktu yang tepat untuk berubah. Menatap > > > masa depan yang lebih baik. Mengambil yang terbaik. Dari manapun > > > datangnya. > > > > > > ok..salut buat semuanya! > > > > > > > > > > > -- > > Kurniawan I > > Kanwil DJP Kaltim > > www.kurniawan. co.nr <http://www.kurniawan.co.nr/> > > > > > > ------------------------------ > > Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! > > Search.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51734/*http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping> > > > > > > -- > Kurniawan I > Kanwil DJP Kaltim > www.kurniawan. co.nr <http://www.kurniawan.co.nr/> > > > ------------------------------ > Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! > Search.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51734/*http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping> > > > > ------------------------------ > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it > now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ> > > -- Kurniawan I Kanwil DJP Kaltim www.kurniawan.co.nr
