Kalo Ibu Kota negara pindah dari Jakarta udah ada rencana dari jaman Soekarno 
dulu. Ibu Kota pemerintahan dulu direncanakan berada di Palangkaraya Kalimantan 
Tengah, karena kota itu menurut Soekarno adalah titik tengah garis diagonal 
dari Utara ke Selatan dan Timur ke Barat. Bahkan Soekarno sudah melakukan 
peletakan batu pertama sebagai pertanda titik nol Indonesia. Sekarang jadi Tugu 
Titik Nol di Palangkaraya....

Sementara fungsi Ibu Kota sebagai pusat bisnis tetap di Jakarta. Ini ingin 
meniru AS dengan dua titik, Washington DC sebagai pusat pemerintahan dan New 
York sebagai pusat bisnis. Saat ini sedang mengemuka kembali ide Palangkaraya 
sebagai pusat pemerintahan.....

 
It's only a transition...

Dicky Kurniawan
News Camera Person
NEWS DIVISION
PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV)
Gd. Trans TV 3rd Fl.
Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A
Jakarta Selatan 12790
+628174964705
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
omongkosongku.blogspot.com
answerlieswithin.multiply.com
  
 



----- Original Message ----
From: arrysign <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, April 22, 2008 8:08:44 PM
Subject: Re: [sma1bks] mengapa AKTIF DI PEMEKARAN KAB. BEKASI?

wah seru nih, kalo gitu tuntutannya, rotasi ibukota kab bekasi saja,
setelah dari Cikarang, pindah kedaerah Tambelang,
jika daerah ibukota merupakan solusi pengembangan daerah.
lebih seru lagi, kalo ibukota negara pindah kedaerah Banjarmasin atau Kendari, 
"in your dream"
 

 
----- Original Message ----
From: komarudin ibnu mikam <komaribnumikam@ gmail.com>
To: [EMAIL PROTECTED] .com
Sent: Tuesday, April 22, 2008 2:08:38 PM
Subject: Re: [sma1bks] mengapa AKTIF DI PEMEKARAN KAB. BEKASI?


Opik dan Kurni beneer...serius lo bedua bener. gak salah.

Soal birokrat yang jadi kleptokrat, Sungguh bingung gue ngomongin ini. Sesuatu 
yang berada diluar kontrol kita. Tapi, kuat banget memengaruhi kita. Bikin satu 
kabupaten korup. Bikin dua kabupaten korup juga. Nah, ini berarti persoalannya 
bukan dimekarkan atau tidak. Terus, seandainya tidak dimekarkan gak ada 
perhatian. Tapi, kalau dimekarkan kita berharap muncul  perhatian gitu 
lho...mungkin ini agak lucu yah...biarin dah suharto korup ya korup yang 
penting kesejahteraan muncul.....
eh, sorry berat...jangan salah paham. Ini bukan berartti gue pro ama korupsi. 
Cuman, kalau alasannya itu kemudian menghambat akselerasi peningkatan 
kesejahteraan masyarakat, yah...gak biisa dong bosss.....emangnye orang Utara 
gak punya hak buat sejahtera apa? tega!


Paling tidak kalo dimekarin, ada perubahan untuk wilayah yang berada dalam 
radius sekian kilometer dari kantor Pemda. Contohnya di daerah Cicawu [sorry 
kalau salah nulisnya]. Ini daerah seputaran Pemda sekarang di daerah Sukamahi. 
Sebelum ada Pemda di sonoh, tanah disitu sseceng aza gak ada yang mau. Tapi 
sekarang, lebih dari 350rb per meter. 

Belum lagi kecenderungan gerakan yang mendekati pusat. Semua institusi baik 
yang berorientasi politik, ekonomi dan lain-lain berkantor di Delta Mas. Dekat 
dengan kekuasaan. 

Nah,  yang jadi agenda gue dan rekan-rekan di Utara adalah upaya mempersiapkan 
mental mereka untuk bersiap menghadapi perubahan. Kerja apa kagak di pabrik, 
bukan soal, yang menjadi soal adalah bagaimana mampu memantain semangat hidup 
ini untuk bisa hidup lebih baik dari sekarang.

Langkah kecil yang kite kerjain adalah pelatihan wirausaha. Gue berharap muncul 
anak muda Utara yang punya jiwa entrepreneur. Membangun dirinya, masyarakat 
melalui kerja keras, cerdas dan ikhlas. kayaknya mau mekar apa nggak, 
perubahaan adalah keniscayaan. Dalam waktu dekat tanggal 4 Mei 2008 di Darulk 
Amal Buni bakti.


hayo siapa ikut?







Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. 
 


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Kirim email ke