Dari milis sebelah.

Silahkan demo, tapi jangan merusak barang milik orang lain (terutama barang
alumni smansa bks..he.he..he..), barang milik umum dan milik negara..dan
juga milik orang Tambun.he.he..he..

 

From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Nur Zaidan
Sent: Thursday, May 22, 2008 8:33 AM
To: Forum Ukhuwah Pekerja Muslim
Subject: [milist-fupm-mm2100] Amien Rais: Silakan Demo Terus Tolak Kenaikan
BBM!

 


Amien Rais: Silakan Demo Terus Tolak Kenaikan BBM!


Kamis, 22 Mei 08 08:06 WIB

Sikap pemerintah SBY-JK yang ngotot ingin menaikkan harga BBM dinilai banyak
kalangan sebagai langkah yang kelewat malas untuk mencari alternatif lain.
Masih teramat banyak hal yang bisa dilakukan, antara lain menyikat habis
menteri-menteri dan pejabat terkait yang berurusan dengan Migas,
Perdagangan, dan Keuangan yang cenderung lebih mengakomodir keinginan
Washington ketimbang membela bangsa sendiri, lalu bisa juga secara sepihak
membuat kontrak kerja baru terhadap perusahaan-perusahaan migas asing yang
bekerja di negeri ini di mana mereka sesungguhnya telah puluhan tahun
merampok kekayaan negeri ini dengan semena-mena.

Sikap pemerintah SBY-JK yang kelewat malas (atau kelewat pengecut?) inilah
yang menuai antipati dan penolakan dari rakyat banyak yang akan langsung
terkena imbas kenaikan harga BBM, yang berujung pada demonstrasi yang kian
hari kian membesar.

Muhammad Amien Rais, mantan Ketua MPR-RI, dalam satu acara di Yogyakarta
kemarin (21/5) mengatakan, "Ada pameo di negeri kita ini, kalau yang demo
jumlahnya seribu dibubarkan, kalau 10.000 itu diawasi, dan jika sudah
diikuti ratusan ribu orang maka TNI ikut. Jadi saya kira tergantung demonya,
bisa banyak tidak. Kalau demonya itu betul-betul mewakili rakyat, saya kira
TNI dan Polri akan ikut. Karena mereka bukan mendukung pemerintah tapi
mendukung rakyat."

Amien juga menyatakan akan kembali turun ke jalan menolak naiknya harga BBM
jika demo yang dilakukan sudah mencapai ratusan ribu orang. "Demo itu hak
demokrasi sepenuhnya. Di negara demokrasi, demonstrasi itu punya bagian yang
sah atau legitimate. Jadi silahkan demo terus untuk menyatakan BBM dinaikkan
itu keliru fatal. Bahwa kemudian pemerintah nekad, tanggung sendiri
risikonya. Kalau sudah ratusan ribu mungkin saya ikut, '' tegas Amien.

"Jadi, kalau demo ini bisa menggelembung di mana-mana, tak usah ada rekayasa
dan rekayasa juga tak mungkin terlalu membutuhkan biaya di luar akal sehat.
Jadi betul-betul alami kalau misalnya demo sampai sangat besar dan itu
adalah suara rakyat saya pikir alat negarapun akan ikut, '' tambah Amien.

Amien juga pesimis bila SBY-JK tetap akan bertahan selama 14 bulan ke depan
jika tetap nekat menaikkan harga BBM. ''Saya tidak tahu apakah masih mungkin
14 bulan yang tersisa ini SBY dan JK bisa membenahi atau tinggal
mempertahankan yang ada..Tapi kita tunggu saja sampai masanya selesai.
Tinggal kita cari pemimpin masa depan yang pro rakyat."

Menurut Amein, selama empat tahun pemerintahan SBY-JK, reformasi di
Indonesia belum berjalan jauh. Secara politik kehidupan di Indonesia memang
agak merdeka, tapi secara ekonomi, raportnya merah semua. Pemulihan krisis
masih jauh dari harapan, bahkan kian memprihatinkan karena kedaulatan
ekonomi Indonesia justru digadaikan ke korporasi asing. Itu bisa dilihat di
bidang pertambangan, perkebunan, pelayaran, telekomunikasi yang sebagian
besar sudah dicengkeram kepentingan asing.(rz)

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG. 
Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.23.21/1457 - Release Date: 5/20/2008 
4:45 PM

Kirim email ke