dari milist tetangga 

hati-hati.... 

Selasa, 10 Juni 2008 


Headline 

Siswa Taman Kanak-kanak Keracunan Pil Koplo 

"Kami masih menyelidiki asal obat berkemasan cokelat itu." 



JAKARTA -- Lima siswa Taman Kanak-kanak Sekar Bangsa, Lebak Bulus,
Jakarta Selatan, kemarin keracunan obat jenis psikotropika yang
dibungkus dengan kemasan permen cokelat. Mereka adalah Ardian, Rida
Wahyu, Rasi Ilham, Valeria, dan Noval--semuanya berusia 6 tahun. Di
sekolah, Ardian dan Rida pingsan, sedangkan Rasi, Valeria, serta Noval
sesak napas dan lemas. 



"Kami masih menyelidiki asal obat berkemasan cokelat itu," ujar Kepala
Kepolisian Sektor Cilandak Komisaris Makmur Simbolon setelah menjenguk
para korban di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. 



Orang tua korban bungkam, kecuali Sri, ibu Rida. Sri menerangkan, permen
yang dibawa anaknya adalah oleh-oleh suaminya yang pada Ahad pekan lalu
datang dari Garut, Jawa Barat. "Tadi pagi cokelat itu saya berikan
kepada Rida untuk dibawa ke sekolah," ujar ibu berusia 27 tahun, warga
Kampung Pulo, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, ini. 



Yana, guru mereka, menceritakan, sekitar pukul 10.00 WIB dia melihat
Rida membagikan permen kepada teman-temannya. "Anehnya, anak-anak itu
langsung lemas dan sesak napas. Bahkan Rida dan Ardian pingsan," katanya
kepada Tempo di Instalasi Gawat Darurat RS Fatmawati. 



Para guru sekolah di bawah Yayasan Panti Nugraha ini segera melarikan
mereka ke rumah sakit sekitar pukul 11.00. Sampai pukul 16.00, Adrian
masih diinfus dalam keadaan pingsan. Ia pun mendengar beberapa muridnya
menyatakan Rida dan Ardian masing-masing makan lima butir. 



"Mereka dirawat di instalasi rawat darurat," ucap Ugi Sugiri, dokter
yang merawat para siswa tersebut. Ugi bercerita, permen yang memabukkan
itu berupa butiran tablet berwarna kuning. Pada kemasan tablet tertera
tulisan dengan huruf Jepang, sedangkan di tablet tercetak 5 mg. "Kami
belum tahu jenis tablet itu," ucapnya. 



Berdasarkan tes laboratorium, urine kelima siswa itu mengandung benzo,
zat yang biasa terdapat dalam obat psikotropika. Benzo membuat orang
yang mengkonsumsinya lemas, sesak napas, dan tidur. "Kami belum tahu
kadar zat kimia itu dalam tubuh korban." Ugi mengungkapkan, tim medis
baru memantau kondisi mereka dan memberi perawatan dengan bantuan
oksigen dan cairan infus. CORNILA DESYANA 



Sumber : KORAN TEMPO 



Cokelat Koplo Model Baru Nimetazepan 

Selasa, 10 Jun 2008 | 12:20 WIB 



TEMPO Interaktif, Jakarta:Cokelat yang menyebabkan siswa SD mabuk diduga
merupakan nimetazepan. "Nama pasarnya biasanya disebut happy five," ujar
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Husniah Rubiana Thamrin Akis, di
Jakarta, Selasa (10/6). 



Happy five, menurut Husniah merupakan produk dari Jepang. Di Jepang
biasanya dikenal dengan nama Erimin. Produk ini ditengarai sudah beredar
di Asia Tenggara. Negara peredarannya adalah Thailand, Singapura,
Hongkong, Malaysia, Laos, dan Indonesia. Happy five biasanya digunakan
sebagai pengganti ekstasi. Obat ini bersifat psikotropika yang
menyebabkan pengguna menjadi ngantuk, rilek, hingga tertidur.Dianing
Sari 



Sumber : Tempo 
 

Noverto Aji Prasetyo 
Sales Planner

PT Frisian Flag Indonesia
Jl. Raya Bogor Km. 5 Pasar Rebo
Jakarta 13760 
Phone  +62 (21) 8410945, 8400611 (ext. 245) 
Fax     +62 (21) 8410895, 8400225

mailto:[EMAIL PROTECTED]
www.frieslandfoods.co.id <http://www.frieslandfoods.co.id/> 


 
For More Information on Frisian Flag Indonesia, 
Please Visit Our New Website www.frisianflag.co.id
<http://www.frisianflag.co.id/> 
 

#####################################################################################
This e-mail message has been scanned for Viruses and Content and cleared 
by NetIQ MailMarshal
#####################################################################################

Kirim email ke