Allah pun tetap memberikan saya yang terbaik

--- On Mon, 7/14/08, Saprudin Ade Maulana, S.T. <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Saprudin Ade Maulana, S.T. <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Fw: [Alumni_Farmasi_UGM] Fw: GUSTI ALLAH, ORA SARE.....
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Cc: [EMAIL PROTECTED], "dewi" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Monday, July 14, 2008, 6:34 AM






Allah pun tetap memberikan saya yang terbaik. 
 
Saya tetap belajar, dan terus belajar, walaupun bukan dengan hal-hal besar dan 
istimewa.

Aku berdoa agar diberikan kekuatan...Namun,

Allah memberikanku cobaan agar aku kuat menghadapinya.

Aku berdoa agar diberikan kebijaksanaan. ..Namun,

Allah memberikanku masalah agar aku mampu memecahkannya.

Aku berdoa agar diberikan kecerdasan.. .Namun,

Allah memberikanku otak dan pikiran agar aku dapat belajar dari-Nya.

Aku berdoa agar diberikan keberanian.. .Namun,

Allah memberikanku persoalan agar aku mampu menghadapinya.

Aku berdoa agar diberikan cinta dan kasih sayang.....

Namun,

Allah memberikanku orang

--- On Sun, 7/13/08, Suharnoto, S.Si., Apt. <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Suharnoto, S.Si., Apt. <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Fw: [Alumni_Farmasi_UGM] Fw: GUSTI ALLAH, ORA SARE.....
To: "Suharnoto, S.Si., Apt." <[EMAIL PROTECTED]>, "Sonny" <[EMAIL PROTECTED]>, 
"Saprudin Ade Maulana, S.T." <[EMAIL PROTECTED]>, "Nurudin" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "M. Reza El Anshori" <[EMAIL PROTECTED]>, "M. Ali Nurdin" <[EMAIL 
PROTECTED]>, "Heri Pitano" <[EMAIL PROTECTED]>, "Anggun Wibowo" <[EMAIL 
PROTECTED]>
Date: Sunday, July 13, 2008, 7:39 AM


 
 
----- Original Message ----- 
From: Yudi Hardi Susilo 
To: Milis Alumni FA UGM 
Sent: Tuesday, February 12, 2008 8:14 AM
Subject: [Alumni_Farmasi_UGM] Fw: GUSTI ALLAH, ORA SARE.....






Tulisan di bawah ini saya dapatkan dari suatu milis yang merupakan forward dari 
beberapa milis dan email lainnya. Tulisan ini ditulis bergaya bahasa sederhana, 
namun sarat makna dan arti.
 
Sedikit luangkan waktumu...nikmati baris demi baris tulisan ini, semoga bisa 
menggugah sanubari kita tentang makna kesyukuran yang hakiki.

Bagi yang sudah pernah, tidak ada salahnya membaca lagi :)
 
Salam...
------------
 
GUSTI ALLAH, ORA SARE ...

Malam telah larut saat saya meninggalkan kantor. Telah lewat pukul 11 malam. 
Pekerjaan yang menumpuk, membuat saya harus pulang selarut ini.

Ah, hari yang menjemukan saat itu. Terlebih, setelah beberapa saat berjalan, 
warna langit tampak memerah. Rintik hujan mulai turun. Lengkap sudah, badan 
yang lelah ditambah dengan "acara" kehujanan.

Setengah berlari saya mencari tempat berlindung. Untunglah, penjual nasi goreng 
yang mangkal di pojok jalan, mempunyai tenda sederhana.

Lumayan, pikir saya. Segera saya berteduh, menjumpai bapak penjual yang 
sendirian ditemani rokok dan lampu petromak yang masih menyala.

Dia menyilahkan saya duduk. "Disini saja dik, daripada kehujanan... ,"

begitu katanya saat saya meminta ijin berteduh.

Benar saja, hujan mulai deras, dan kami makin terlihat dalam kesunyian yang 
pekat. Karena merasa tak nyaman atas kebaikan bapak penjual dan tendanya, saya 
berkata, "tolong bikin mie goreng pak, di makan disini saja."

Sang Bapak tersenyum, dan mulai menyiapkan tungku apinya. Dia tampak sibuk. 
Bumbu dan penggorengan pun telah siap untuk diracik. Tampaklah pertunjukkan 
sebuah pengalaman yang tak dapat diraih dalam waktu sebentar.
 
Tangannya cekatan sekali meraih botol kecap dan segenap bumbu. Segera saja, mie 
goreng yang mengepul telah terhidang. Keadaan yang semula canggung mulai 
hilang. 
 
Basa-basi saya bertanya, "Wah hujannya tambah deras nih, orang-orang makin 
jarang yang keluar ya Pak?"

Bapak itu menoleh kearah saya, dan berkata, "Iya dik, jadi sepi nih dagangan 
saya.." katanya sambil menghisap rokok dalam-dalam.

"Kalau hujan begini, jadi sedikit yang beli ya Pak?" kata saya, 
 
"Wah, rezekinya jadi berkurang dong ya?" Duh. Pertanyaan yang bodoh. Tentu saja 
tak banyak yang membeli kalau hujan begini. Tentu, pertanyaan itu hanya akan 
membuat Bapak itu tambah sedih.

Namun, agaknya saya keliru...
 
"Gusti Allah, ora sare dik, (Allah itu tidak pernah istirahat), begitu katanya. 
 
"Rezeki saya ada dimana-mana. Saya malah senang kalau hujan begini. Istri sama 
anak saya di kampung pasti dapat air buat sawah. Yah, walaupun nggak lebar, 
tapi lumayan lah tanahnya."

Bapak itu melanjutkan, "Anak saya yang disini pasti bisa ngojek payung kalau 
besok masih hujan.....".

Degh. Duh, hati saya tergetar. Bapak itu benar, "Gusti Allah ora sare".

Allah Memang Maha Kuasa, yang tak pernah istirahat buat hamba-hamba- Nya.

Saya rupanya telah keliru memaknai hidup. Filsafat hidup yang saya punya, 
tampak tak ada artinya di depan perkataan sederhana itu. Maknanya terlampau 
dalam, membuat saya banyak berpikir dan menyadari kekerdilan saya di hadapan 
Tuhan.
 
Saya selalu berpikiran, bahwa hujan adalah bencana, adalah petaka bagi banyak 
hal. 
 
Saya selalu berpendapat, bahwa rezeki itu selalu berupa materi, dan hal nyata 
yang bisa digenggam dan dirasakan. 
 
Dan saya juga berpendapat, bahwa saat ada ujian yang menimpa, maka itu artinya 
saya cuma harus bersabar. 
 
Namun saya keliru. Hujan, memang bisa menjadi bencana, namun rintiknya bisa 
menjadi anugerah bagi setiap petani. 
 
Derasnya juga adalah berkah bagi sawah-sawah yang perlu diairi. Derai hujan 
mungkin bisa menjadi petaka, namun derai itu pula yang menjadi harapan bagi 
sebagian orang yang mengojek payung, atau mendorong mobil yang mogok.

Hmm...saya makin bergegas untuk menyelesaikan mie goreng itu. Beribu pikiran 
tampak seperti lintasan-lintasan cahaya yang bergerak dibenak saya.
 
"Ya Allah, Engkau Memang Tak Pernah Beristirahat" 
 
Untunglah,hujan telah reda, dan sayapun telah selesai makan.

Dalam perjalanan pulang, hanya kata itu yang teringat,

Gusti Allah Ora Sare..... Gusti Allah Ora Sare.....

Begitulah, saya sering takjub pada hal-hal kecil yang ada di depan saya.
 
Allah memang selalu punya banyak rahasia, dan mengingatkan kita dengan cara 
yang tak terduga. Selalu saja, Dia memberikan Cinta kepada saya lewat hal-hal 
yang sederhana. Dan hal-hal itu, kerap membuat saya menjadi semakin banyak 
belajar.

Dulu, saya berharap, bisa melewati tahun ini dengan hal-hal besar, dengan 
sesuatu yang istimewa. Saya sering berharap, saat saya bertambah usia, harus 
ada hal besar yang saya lampaui. 
 
Seperti tahun sebelumnya, saya ingin ada hal yang menakjubkan saya lakukan.

Namun, rupanya tahun ini Allah punya rencana lain buat saya. Dalam setiap doa 
saya, sering terucap agar saya selalu dapat belajar dan memaknai hikmah 
kehidupan. 
 
Dan kali ini Allah pun tetap memberikan saya yang terbaik. 
 
Saya tetap belajar, dan terus belajar, walaupun bukan dengan hal-hal besar dan 
istimewa.

Aku berdoa agar diberikan kekuatan...Namun,

Allah memberikanku cobaan agar aku kuat menghadapinya.

Aku berdoa agar diberikan kebijaksanaan. ..Namun,

Allah memberikanku masalah agar aku mampu memecahkannya.

Aku berdoa agar diberikan kecerdasan.. .Namun,

Allah memberikanku otak dan pikiran agar aku dapat belajar dari-Nya.

Aku berdoa agar diberikan keberanian.. .Namun,

Allah memberikanku persoalan agar aku mampu menghadapinya.

Aku berdoa agar diberikan cinta dan kasih sayang.....

Namun,

Allah memberikanku orang-orang yang luka hatinya agar aku dapat berbagi 
dengannya.

 
 
Aku berdoa agar diberikan kebahagiaan. ..Namun,
 
Allah memberikanku pintu kesempatan agar aku dapat memanfaatkannya.

Sahabat, terima kasih telah membaca.

-------
inspirasi dimana-mana
www.yudihardis. com
share and give

 
#yiv1234974953 #yiv1946687299 #ygrp-mkp {
BORDER-RIGHT:#d8d8d8 1px solid;PADDING-RIGHT:14px;BORDER-TOP:#d8d8d8 1px 
solid;PADDING-LEFT:14px;PADDING-BOTTOM:0px;MARGIN:14px 0px;BORDER-LEFT:#d8d8d8 
1px solid;PADDING-TOP:0px;BORDER-BOTTOM:#d8d8d8 1px solid;FONT-FAMILY:Arial;}
#yiv1234974953 #yiv1946687299 #ygrp-mkp HR {
BORDER-RIGHT:#d8d8d8 1px solid;BORDER-TOP:#d8d8d8 1px solid;BORDER-LEFT:#d8d8d8 
1px solid;BORDER-BOTTOM:#d8d8d8 1px solid;}
#yiv1234974953 #yiv1946687299 #ygrp-mkp #hd {
FONT-WEIGHT:bold;FONT-SIZE:85%;MARGIN:10px 0px;COLOR:#628c2a;LINE-HEIGHT:122%;}
#yiv1234974953 #yiv1946687299 #ygrp-mkp #ads {
MARGIN-BOTTOM:10px;}
#yiv1234974953 #yiv1946687299 #ygrp-mkp .ad {
PADDING-RIGHT:0px;PADDING-LEFT:0px;PADDING-BOTTOM:0px;PADDING-TOP:0px;}
#yiv1234974953 #yiv1946687299 #ygrp-mkp .ad A {
COLOR:#0000ff;TEXT-DECORATION:none;}













      

Kirim email ke