Dalem banget....... Salam, Morry Infra +966-533214840
On 7/25/08, Noverto Aji Prasetyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Artikel yang bagus untuk yang sudah menikah atau belum menikah. > buat yang ngirim artikel ini thanks yach... B-). > > > > Cheers > @ji > > > *Apakah saya menikah dengan orang yang tepat?* > > *Dalam sebuah seminar rumah tangga, seseorang audience tiba-tiba * > *melontarkan pertanyaan yang sangat lumrah, 'Bagaimana saya tahu kalo* > *saya menikah dengan orang yang tepat?'* > *Saya melihat ada seorang lelaki bertubuh besar duduk di sebelahnya, jadi* > *saya menjawab 'Ya.. tergantung. Apakah pria di sebelah anda itu suami * > *anda?'* > *Dengan sangat serius dia balik bertanya 'Bagaimana anda tahu?!'* > > *'Biarkan saya jawab pertanyaan yang sangat membebani ini.'* > > *Inilah jawabannya!* > *SETIAP ikatan memiliki siklus.* > *Pada saat-saat awal sebuah hubungan, anda merasakan jatuh cinta dengan* > *pasangan anda.* > *Telepon darinya selalu ditunggu-tunggu, begitu merindukan belaian* > *sayangnya, dan begitu menyukai perubahan sikap-sikapnya yang * > *bersemangat, begitu menyenangkan.* > > *Jatuh cinta kepada pasangan bukanlah hal yang sulit.* > *Jatuh cinta merupakan hal yang sangat alami dan pengalaman yang begitu* > *spontan. Ngga perlu berbuat apapun.* > *Makanya dikatakan 'jatuh' cinta! * > > *Orang yang sedang kasmaran kadang mengatakan 'aku mabuk cinta'* > *Bayangkan ekspresi tersebut!* > *Seakan-akan anda sedang berdiri tanpa melakukan apapun lalu tiba-tiba* > *sesuatu datang dan terjadi begitu saja pada anda. * > > *Jatuh cinta itu mudah.* > *Sesuatu yang pasif dan spontan.* > *Tapi?* > *Setelah beberapa tahun perkawinan, gempita cinta itu pun akan pudar,* > *perubahan ini merupakan siklus alamiah dan terjadi pada SEMUA ikatan.* > > *Perlahan tapi pasti.. telepon darinya menjadi hal yang merepotkan,* > *belaiannya ngga selalu diharapkan dan sikap-sikapnya yang bersemangat* > *bukannya jadi hal yang manis, tapi malah nambahin penat yang ada…* > > *Gejala-gejala pada tahapan ini bervariasi pada masing-masing individu, * > *namun bila anda memikirkan tentang rumah tangga anda,* > *anda akan mendapati perbedaaan yang dramatis antara tahap awal ikatan,* > *pada saat anda jatuh cinta, dengan kepenatan-kepenatan bahkan kemarahan* > *pada tahapan-tahapan selanjutnya. * > > *Dan pada situasi inilah pertanyaan 'Did I marry the right person?' mulai* > *muncul, baik dari anda atau dari pasangan anda, atau dari keduanya..* > *Nah lho!* > > *Dan ketika anda maupun pasangan anda mencoba merefleksikan eforia cinta * > *yang pernah terjadi.. anda mungkin mulai berhasrat menyelami* > *eforia-eforia cinta itu dengan orang lain.* > *Dan ketika pernikahan itu akhirnya kandas?* > *Masing-masing sibuk menyalahkan pasangannya atas ketidakbahagiaan itu* > *dan mencari pelampiasan diluar.* > *Berbagai macam cara, bentuk, dan ukuran untuk pelampiasan ini.* > *Mengingkari kesetiaan merupakan hal yang paling jelas.* > > *Sebagian orang memilih untuk menyibukan diri dengan pekerjaannya, * > *hobinya, pertemanannya, nonton TV sampe TVnya bosen ditonton, ataupun > hal-* > *hal yang menyolok lainnya.* > > *Tapi tau ngga?!* > *Bahwa jawaban atas dilema ini ngga ada diluar, justru jawaban ini hanya* > *ada didalam pernikahan itu sendiri. * > > *Selingkuh?? Ya mungkin itu jawabannya.* > *Saya ngga mengatakan kalo anda ngga boleh ataupun ngga bisa selingkuh,* > *Anda bisa!* > > *Bisa saja ataupun boleh saja anda selingkuh, dan pada saat itu anda akan* > *merasa lebih baik. * > *Tapi itu bersifat temporer, dan setelah beberapa tahun anda akan* > *mengalami kondisi yang sama (seperti sebelumnya pada perkawinan anda).* > *Perselingkuhan yang dilakukan sama dengan proses berpacaran yang pernah* > *anda lakukan dengan pasangan anda, penuh gairah.* > *Tetapi, seandainya proses itu dilanjutkan, maka anda akan mendapati* > *keadaan yang sama dengan pernikahan anda sekarang.* > *Itu adalah siklus... **JANGAN KORBANKAN pernikahan ada hanya karena > selingkuhan, pekerjaan, karir, dan hal yang sepele.* > > *Karena.. (pahamilah dengan seksama hal ini)* > *KUNCI SUKSES PERNIKAHAN BUKANLAH MENEMUKAN ORANG YANG TEPAT, * > *NAMUN KUNCINYA ADALAH BAGAIMANA BELAJAR* > *MENCINTAI ORANG YANG ANDA TEMUKAN DAN TERUS MENERUS..!* > > *Cinta bukanlah hal yang PASIF ataupun pengalaman yang spontan* > *Cinta NGGA AKAN PERNAH begitu saja terjadi!* > *Kita ngga akan bisa MENEMUKAN cinta yang selamanya* > *Kita harus MENGUSAHAKANNYA dari hari ke hari.* > > *Benar juga ungkapan 'diperbudak cinta'* > *Karena cinta itu BUTUH waktu, usaha, dan energi.* > *Dan yang paling penting, cinta itu butuh sikap BIJAK * > *Kita harus tahu benar APA YANG HARUS DILAKUKAN agar rumah tangga* > *berjalan dengan baik .* > > *Jangan membuat kesalahan untuk hal yang satu ini.* > *Cinta bukanlah MISTERI* > > *Adabeberapa hal spesifik yang bisa dilakukan (dengan* > *ataupun tanpa pasangan anda) agar rumah tangga berjalan lancar.* > *Sama halnya dengan hukum alam pada ilmu fisika (seperti gayaGrafitasi),* > *dalam suatu ikatan rumah tangga juga ada hukumnya.* > *Sama halnya dengan diet yang tepat dan olahraga yang benar dapat membuat > * > *tubuh kita lebih kuat, beberapa kebiasaan dalam hubungan rumah tangga* > *juga DAPAT membuat rumah tangga itu lebih kuat.* > *Ini merupakan reaksi sebab akibat.* > > *Jika kita tahu dan mau menerapkan hukum-hukum tersebut, tentulah kita * > *bisa 'MEMBUAT' cinta, bukannya 'JATUH'.* > > *Karena cinta dalam pernikahan sesungguhnya merupakan* > *sebuah DECISION,* > *dan bukan cuma PERASAAN..!* > > *jika ia sebuah cinta.....* > *ia tidak mendengar... * > *namun senantiasa bergetar....* > > *jika ia sebuah cinta.....* > *ia tidak buta..* > *namun senantiasa melihat dan merasa..* > > *jika ia sebuah cinta.....* > *ia tidak menyiksa..* > *namun senantiasa menguji..* > > *jika ia sebuah cinta..... * > *ia tidak memaksa..* > *namun senantiasa berusaha..* > > *jika ia sebuah cinta.....* > *ia tidak cantik..* > *namun senantiasa menarik..* > > *jika ia sebuah cinta.....* > *ia tidak datang dengan kata-kata..* > *namun senantiasa menghampiri dengan hati..* > > *jika ia sebuah cinta.....* > *ia tidak terucap dengan kata..* > *namun senantiasa hadir dengan sinar mata..* > > *jika ia sebuah cinta.....* > *ia tidak hanya berjanji..* > *namun senantiasa mencoba memenangi.. * > > *jika ia sebuah cinta.....* > *ia mungkin tidak suci..* > *namun senantiasa tulus..* > > *jika ia sebuah cinta.....* > *ia tidak hadir karena permintaan..* > *namun hadir karena ketentuan...* > > *jika ia sebuah cinta..... * > *ia tidak hadir dengan kekayaan dan* > *kebendaan...* > *namun hadir karena pengorbanan dan* > *kesetiaan..* > > *CINTAILAH pasangan anda, seperti anda INGIN DICINTAI olehnya…* > *SETIALAH pada pasangan anda, seperti anda INGIN MENDAPATKAN KESETIAANNYA… > * > > > ------------------------------ > This e-mail message has been scanned for Viruses and Content and cleared by > *NetIQ MailMarshal * > ------------------------------ > > >
