ane jelasin dikit, secara ini sebenernya event majalah ane

Consumunity asalnya dari kata community dan consumtion. Istilah ini awalnya
di munculkan oleh dua dosen marketing di Prasetya Mulya, Prof Agus dan DR
Eka. Saat ini, komunitas tumbuh sangat subur. Hampir semua produk memiliki
komunitas sendiri, entah itu produk otomotif, gadget, sampai makanan punya
komunitas sendiri. Kek bro Adji (walau dah unsub teutep kesebut) dengan
Axic-nya.

Sebagaian besar komunitas itu dibentuk oleh konsumen, bukan oleh produsen
(pemilik merek). Nah, lewat teori comsumunity ini coba ditarik benang
merahnya, untuk melihat kaitan antara komunitas pelanggan itu dengan merek
yang bersangkutan, entah itu kaitannya dengan pertumbuhan sales, loyalitas
yang kian eningkat atau brand image yang kian terangkat. Karena itu, banyak
produsen (pemilik merek) yang akhirnya memberikan support kepada komunitas
pelanggannya, walau mereka juga tidak mau melakukan intervensi terlalu jauh
(karena komunitas biasanya punya ego sendiri, dimana mereka mau tetap
independen walau membawa merek tertentu).

untuk lebih jelasnya, baca deh majalah SWA terbaru.. (iklan dikit gpp kan)



2008/11/5 kurniawan iswanto <[EMAIL PROTECTED]>

>   consumunity apa ya?
>
> 2008/11/5 Arifa Murti Untoro <[EMAIL PROTECTED]>
>
>>   Dear moderator, mohon ijin sebelumnya...
>>
>> Rekan2 sekalian, berikut ada file berisi acara Seminar CONSUMUNITY dan 2nd
>> INDONESIAN CONSUMUNITY EXPO. Buat yg berminat silakan... Saya cuma
>> menyampaikan saja...
>> Terima kasih...
>>
>> Regards,
>> =ARI=
>>
>>
>
>
> --
> Kurniawan
>
>  
>



-- 
OpiK
http://taufiek.wordpress.com

Kirim email ke