Wah, makin seru neh bicara Obama,
 Kalau saya mencoba konsisten untuk melihat segala sesuatu itu tidak hitam
putih. Walau kadang susah juga yah...Sebab, memori dan pengalaman masa lalu
kerap menjadi aksesori saya dalam bersikap.
 Kembali soal Barack 'Husein' Obama. Ia sudah terpilih. Ia sudah membuat
sejarah untuk Amerika dan Dunia.
 Saya tertarik dengan apa yang disampaikan Morry, tentang karakter asli
orang Amerika. GBHN-nya, istilah Morry. Perlu saya tambahkan juga memori
saya tentan Partai Demokrat yang mengusung Obama. Kalau gak salah, Demokrat
cukup liberal. *Correct me if i am wrong. *Demokrat sama dengan liberal yang
beraliran menghalalkan apa saja yang selama ini ditentang oleh Muslimin.
Misalnya; perkawinan gay, lesbi, dan antar agama.

Terus, masih inget Presiden Clinton dari Demokrat yang berskandal dengan
sekertarisnya sendiri. Aih, ML-nya di gedung putih lho...

Hanya, saya sendiri masih coba bersikap membedakan antara partai dan
pribadi. Antara negara dan orangnya. Biar kata GBHN-nya begitu, barangkali
ia bisa ya mensiasatinya biar gak terlalu vulgar memusuhi.

Misalnya, ia akan menarik serdadu AS di Irak. Tapi, bukan disuruh pulang
tapi pindah ke Afghanistan. Waduh...saya khawatir bangkrutnya Uni Sovyet kan
setelah berkutat dengan perang di Afghanistan akanterjadi untuk Amerika.

Dalam konteks ini, saya setuju dengan Bang Kamil, kehadiran Obama
benar-benar dalam situasi yang uenaaq beneeer. Bush bikin Amerika repot.
Apalagi krisis globalnya, bikin Amerika ngap-ngapan. Jadi siapapun yang
tampil melawan Bush dan Republik akan dijadikan alternatif dan harapan.

Pun demikian, kampanye Obama begitu cerdas. Ia tidak berdiri di kulit hitam,
walau ia berkulit hitam. Ia tidak berpihak. Ini berbeda dengan Jesse jackson
yang terlalu kental dengan 'blak'-nya. Semua kalimat yang disampaikan Obama
layak kutif, kecuali ketika ia keplitek ngomong waktu di wawancarai ABC.

So, buat urusan Obama saya masih wait and see. Saya mau lihat bisa gak seh
Obama nyelesein krisis global keuangan dunia yang virusnya berawal dari
Amrik.
Trus, kita lihat bagaimana tim ekonomi dan menterinya, termasuk kebijakan
luar negerinya. Termasuk Obama dan pengaruh Jews di Capitol Hall.
Kita akan lihat.....

maaf bila ada yang kurang berkenan....
cuma sharing...

Kirim email ke