sepakat Bang Taura,
Obamanomena !
Sejarah kekinian milik Obama.
Kehebatan Obama dan Team kampanyenya memang diakui dengan dua jempol. Kalau saya punya jempol 5, saya akan berikan 5 acungan.
Ia mencetak sejarah. A black man ini a white house. Munculah dimana-mana Obamafhoria. Demam Obama. Meluas. Gak cuma di Amrik. Tapi juga di Kenya, Indonesia, dan Obama Jepang.
Yang perlu kita diskusikan itu adalah apa yah kunci keberhasilan Obama.
Betul kalo kondisi eksternal menjadi 'durian runtuh' buat Obama. Akan tetapi, tetap kesuksesan ini punya kunci dan langkah-langkah yang patut menjadi pelajaran buat kita.
Satu hal yang saya cermati adalah ia berhasil membangun citra elegan berada di semua golongan. Ia memang dari black community. Tapi, ia tidak berpihak. Terbukti dukungan gak cuma dari black or afro-american. Kaum white skin juga banyak yang pro-Obama.
"There is no liberal America. There is no conservatif Amerika. There is no Afro-America. There is only UNITED STATE OF AMERICA..."
[kira-kira gitu ya...sorry kalo salah]
Faktor kedua, menurut saya itu dukungan dari partai demokrat. Hillary Clinton emang kalah. Tapi, dengan lapang dada, ia kampanye untuk Obama. AKhirnya, Obama pun menyerahkan sejumlah posisi penting kepada orang-orangnya Clinton. Total football, Demokrat mendukung Obama.
Gak kayak kita. Kalau kalah bersaing di partai, bikin partai baru. ha...ha...ha. ..
sorry neh, bukan yang ada di sini....
Mungkin bang Taura dan yang lainnya punya opini ttg keberhasilan Obama...
kali aza bisa diduplikasi. ....
belajar dari manapun.....
2008/11/7 Taura
<[EMAIL PROTECTED] com>
Buat Mohamad Insan Kamil,
Sorry, e-mailnya baru sempat saya respons. Saya agak kesusahan membaca e-mail anda secara utuh, soalnya kepotong disebelah kanan. Setelah copy-paste dan masuk ke MS word barulah kebaca utuh.
Jelas banyak keberuntungan memang berpihak pada Obama yang menghantarkannya pada kemenangan, salah satunya adalah kondisi ekonomi Amerika yang sangat buruk saat ini. Kondisi ini tentu merusak citra partai Republik yang mengusung McCain. Masyarakat menginginkan perubahan. Tetapi sangat jelas pula, bukan hal yang mudah bagi Obama untuk memenangkan pertarungan melawan Hillary dan kemudian melawan McCain bagi seorang kulit hitam yang belum banyak pengalamannya ini. Obama berhasil meng-artikulasi "the Change we need" dengan baik. Kampanyenya yang dilakukannya luar biasa, dan itu tentu menghabiskan jutaan dolar. Obama dan timnya berhasil meyakinkan para penyandang dana untuk mendanai kampanyenya. Saya sendiri ketika pilkada Bdg kemarin merasakan betapa beratnya pekerjaan mencari dana ini :(
Tanpa menunggu apa yang akan diperbuat lebih lanjut oleh Obama setelah dia menjabat sebagai Presiden USA nanti, sampai pada titik inipun, saya kira semua analis politik yang jujur angkat topi, mengakui kehebatan Obama dan Timnya yang berhasil mendapatkan kemenangan landslide dengan bayang-bayang rasialisme anti kulit hitam dan anti Islam (Obama "dituduh" sebagai seorang muslim, dan muslim artinya teroris...).
Obama memang belum "sehebat" Nelson Mandela dalam perjuangan dan pengorbannya melawan apharteid, tetapi yakin dia sangat cerdas, smart, bagaimana memenangkan pertarungan merebut "White house" tanpa pengorbanan sepanjang Mandella,tanpa genangan darah (at least hingga saat ini), sehingga Obama menjadi Presiden USA pertama yang berkulit hitam. Tak bisa dipungkiri bahwa Obama telah membuat sejarah besar bagi Amerika, dan ini disambut suka cita oleh masyarakat dia berbagai penjuru dunia.
Salam, TfR
http://taufikurahma n.wordpress. com
--- On Wed, 11/5/08, Mohamad Insan Kamil <mikamilgd84@ yahoo.com> wrote:
From: Mohamad Insan Kamil <mikamilgd84@ yahoo.com>
Date: Wednesday, November 5, 2008, 5:54 AM
 |
|
Kita bergembira dengan kemenangan Obama, sebagaimana juga kita bergembira
dengan kemenangan Nelson Mandela menumbangkan aphartheid di Afrika selatan
dalam perjuangannya tak kenal lelah selama puluhan tahun disiksa di penjara,
dihinakan orang-orang kulit putih.
Bang Taura, Komar, Mory dan Rekans
Sikap politik dan sepak terjang seorang Nelson Mandela sudah jelas bagi kita , baik ketika dia masih sebagai seorang aktivis, politikus maupun ketika dia menduduki jabatan Presiden.
Perlakuan yang dia terima dibawah rezim kulit putih tidak membuat dia dendam terhadap musuh-musuh kulit putihnya ketika dia berkuasa. Dia memilih jalan rekonsiliasi.
Karena semua yang dia perjuangkan adalah kebenaran dan kesamaan hak bagi setiap orang yang hidup di bumi Afrika Selatan.
Sosok Obama, belumlah sekaliber sosok Mandela, baik dari sikap politik maupun sepak terjangnya. Bahkan kubu Mc Cain selalu menyerang sisi ini pada diri Obama. Sosok ini lebih merupakan sosok yang sangat beruntung dan dapat berkah muncul ditengah situasi dalam negeri AS yang gonjang-ganjing dilanda gelombang kebangkrutan ekonomi.
Siapapun yang muncul dalam situasi seperti ini kalau dari kubu yang berbeda dengan penguasa , tidak peduli dia mau putih, coklat atau hitam warnanya akan jadi alternatif yang dianggap menjanjikan.
Sekarang ini saya cenderung sepakat dengan apa yang diungkapkan oleh Mory bahwa di AS yang berubah hanya presidennya sedangkan GBHN nya sama saja, namanya juga Amerika!!!. Belum terpilih saja dia sudah jelas menunjukkan keberpihakannya pada Israel.
Masih terpatri dalam benak saya ketika dia melakukan ritual Yahudi di Tembok Ratapan bertepatan dengan sholat subuh yang dilakukan oleh orang-orang Muslim Palestina. Alih-alih menciptakan perdamaian di ranah ini, malah tindakannya tersebut menyakiti orang-orang Palestin.
Dia juga beberapa kali mengatakan dalam Pidato Politiknya bahwa Israel adalah Teman Amerika. Lantas apa yang bisa diharap dari Obama?
Jadi buat saya kegembiraan yang Bang Taura ungkapkan di atas susah untuk diterapkan pada saat ini, saya masih bersikap wait and see begitu kata Komar.
Btw, Kabar baiknya paling tidak ada salah seoarang ex SD Besuki Menteng 01 Jakarta, Indonesia yang bisa memimpin negara adidaya, kita tunggu kipranya saja. Mudah-mudahan aja dia sukses dan Obama akan jadi presiden Amerika selama 2 periode, delapan tahun... berakhir tahun 2012....
Setelah belajar jadi presiden di Amerika, trus --mengikuti tradisi di sepak bola---Obama kita naturalisasi untuk pulang ke Indonesia dan kita pake disini untuk mengulangi suksesnya pada PILPRES 2013. Tentunya nanti akan ada lobby2 juga dengan calon partai-partai pengusung... . ...he... he...he..
Salam
MIK
But anyway,
Selamat buat pendukung Obama....
Salam,
Morry Infra
+966-533214840
2008/11/5 Taura <[EMAIL PROTECTED] com>
|
.. .
From: komarudin ibnu mikam <komaribnumikam@ gmail.com> Subject: Re: [sma1bks] Obama menang? So...?
To: [EMAIL PROTECTED] .com Date: Wednesday, November 5, 2008, 1:09 AM
kulit item dan putih cuman casing, isinya mah sami mawon..... 2008/11/5 Taura < [EMAIL PROTECTED] com>: > Dear Susanto dan rekans,
> Kita bergembira dengan kemenangan Obama, sebagaimana juga kita bergembira > dengan kemenangan Nelson Mandela menumbangkan aphartheid di Afrika selatan > dalam perjuangannya tak kenal lelah selama puluhan tahun disiksa di penjara,
> dihinakan orang-orang kulit putih. > > http://taufikurahma n.wordpress. com
|
|
| |
| | |
--
Komarudin Ibnu Mikam
WTS - Writer Trainer Speaker
komarmikam.multiply .com0818721014
karya-karya ;
sekuntum cinta untuk istriku (GIP)
prahara buddenovsky (GIP)
dinda izinkan aku melamarmu (KBP)
sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat)
nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat)
merit yuk! (qultum media)
rahasia dan keutamaan jumat (qultum media)