Tuh kan bisa aja buuuuayaaakk...... ayo detektif komar cari tau... sapa tau ente emang di kibulin ama tuh orang ... ayo cari heheehe... lucu juga yah...ngebor minyak...:-) TQ...
Toby Fittivaldy Fis2 '94 --- On Fri, 11/14/08, Morry Infra <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Morry Infra <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [sma1bks] lanjut-nanya(CSR untuk Bekasi Utara kapan yah...????) To: [email protected] Date: Friday, November 14, 2008, 4:02 AM He...he..e.e. Maaf... Kilang Pengeboran? Drilling Rig kali maksudnya... OK, banyak faktor nich....banyak scenarions. Saya coba pakai bahasa yang kurang jelimet ... tapi maaf kalau jadi malah lebih jelimet....he. e.. Ketika ngebor (Drilling) terus ada ledakan/blow out? Alias sumur gak ke-control artinya waktu ngebor lumpur yang dipakai kekecilan dibanding tekanan formasinya. Bisa jadi tekanan sumurnya lebih besar dari perkiraan dan jika tekanannya besar, minyaknya lebih banyak... itu benar. Yang jadi masalah... kalau sebenarnya tekanannya gak terlalu besar tapi memang karena lumpur yang digunakan saat ngebor terlalu rendah atau malah sebaliknya.. .. tekanan sumur terlalu rendah dan lumpur yang digunakan terlalu tinggi sehingga loss... karena lumpur gak penuh di lubang pengeboran karena loss masuk ke formasi... akhirnya suatu ketika akan keluar tuch cairan formasi dari tempat yang tekanan hidrostatik- nya lebih tinggi dari tekanan lumpur saat itu... jadi dech meledak ketika BOP (Blow out preventer)-nya rusaklah dan lain2.. jadi gak cepat terkontrol. Jadi gak selalu kalau yang Blow Out ... minyaknya lebih banyak.....he. .he...e. tapi bisa aja... Soal pompa...he.. he.e.. Gak selalu semua sumur tuch pake pompa... pompa adalah alat bantu nyedot kalau diperlukan.. .. Kalau sumur di Babelan, kayaknya high GOR (Gas Oil Ratio)...kandungan gas tinggi... biasanya minyaknya naik sendiri... Dan alat bantunya biasanya cuma gas lift... injeksi gas ke sumur buat ngurangin hidrostatik. .. Jadi soal pompa China jadi biang keladi... terlalu negatif...hee. h.e.e... China itu dah hebat lho.... kita dibanding China kalah lho...he.e.. ee. Dan soal adanya penipuan dari jumlah produksi yang sebenarnya.. .. he.e..e. Agak sulit.... Jadi kalau di awal2 diprediksi 16000 BOPD ech actualnya cuma 2000 BOPD.... kalau tertulis di report resminya... memang segitulah. Tapi kalau cuma OMDO alias... nipu Bang Komar...lain cerita... bisa ditagih..... Dan, turun naik2nya produksi juga tergantung operator mainin choke... mau besar atau kecil untuk maintenance sumur.... gak mau dong langsung digenjot.... ech 2 bulan mati.... mending a bit slow tapi bisa 5 tahun tanpa mesti datangin rig lagi buat benerin....he. e..e.e. Jadi... tinggal Bang Komar nich cari tahu apa sebenarnya yang terjadi.... Tapi bener Bang... sebut nama, nomor pegawai dan bagian/department- nya.... mungkin saya bisa bantu tanya2.... Takutnya tuch orang cuma public relation yang disuruh nipu Bang Komar....he.. e..e.e. ...sorry Bang... Salam, Morry Infra +966-533214840 2008/11/14 Toby Fittivaldy <toby.fittivaldy@ yahoo.com> sekalian mao nanya buat mahluk2 yang ada pertamina Bener ga seh kalau suatu kilang saat pengeboran terjadi ledakan (kaya tempo hari di babelan kalo ga salah...-red) itu menandakan bahwa kandungan minyaknya banyak ??? Bener ga??? lha kalo emang banyak kok cuma 2000 barel per hari... apa pompanya kurang... atau pompanya pake buatan china ... yang dilabelnya bisa nyedot 16000 tapi kenyataannya cuma 2000 hehehe... atau karena yang kerja orang indonesia semua kagak pake orang asing trus... hasilnya 16000 barel per hari karena kehuasan di minum sendiri trus.... bilang hasilnya cuma 2000 hihihihi... cuba... tulung di terangken... yang pada nongkrong di pertamina Toby Fittivaldy Fis2 '94 --- On Thu, 11/13/08, komarudin ibnu mikam <komaribnumikam@ gmail.com> wrote: From: komarudin ibnu mikam <komaribnumikam@ gmail.com> Subject: Re: [sma1bks] CSR untuk Bekasi Utara kapan yah...???? To: [EMAIL PROTECTED] .com Date: Thursday, November 13, 2008, 2:08 AM Gak tahu deh Tob, Pertamina bawaanya ngeluh melulu kagak menuhin target. Kan mestinya 16 ribu barel per hari, ini cuma 2000 barel per hari. Makanya kalo ada akses ke BP MIGAS, boleh juga tuh kasih tahu gue.... 2008/11/13 Toby Fittivaldy <toby.fittivaldy@ yahoo.com> Nasional / Home / Nasional / Rabu, 12 November 2008 | 17:42 Jelang Produksi Perdana, Exxon Mulai Gelindingkan Program CSR JAKARTA. Setelah tiga tahun menancapkan kukunya di bumi Bojonegoro, Exxon Mobil Oil Indonesia (EMOI) mulai bergerak membangun masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya melalui anak usahanya, Mobil Cepu Limited (MCL). Tidak tanggung-tanggung, dana yang digelontorkan pihak Exxon sejumlah US$ 2,5 juta untuk kabupaten Blora, Bojonegoro dan Tuban hanya untuk tahun 2008 saja. Menurut Deputy Development Manager MCL, Dedy Afidick, dana pemberdayaan masyarakat Tuban, Blora dan Bojonegoro tersebut berasal dari Exxon pusat (Exxon Mobil Corporation) . US$ 500 ribu disalurkan pihak Exxon untuk membenahi Bojonegoro, Tuban dan Blora pasca banjir besar akhir tahun 2007. "Kami tahu jumlah tersebut belum cukup untuk mencakup tiga wilayah tersebut. Tetapi nilai kerjasama antara Pemda, Exxon dan LSM untuk masyarakat melebihi nilai tersebut," ujar Dedy.. Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Setyo Hartono mengaku sangat berterima kasih kepada pihak Exxon. Setyo juga berharap agar kerjasama tersebut tidak sebatas penanggulangan pasca banjir belaka, akan tetapi juga untuk pencegahan banjir. "Kami mendapat bantuan Rp 5 miliar dari Exxon, itu kita salurkan untuk pengasapan, merehabilitasi sarana kesehatan, puskesmas keliling, dan sebagainya," lanjut Setyo. Selain untuk bantuan kesehatan, CSR Exxon juga untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui metode manajemen berbasis sekolah. Dalam proyek ini Exxon melalyi MCL bekerjasama dengan UNICEF. "Unicef yang punya metode dan program, kita yang salurkan ke 35 TK, SD, SMP sampai perguruan tinggi di Kecamatan Kalitidu dan Ngasem, Bojonegori," Ujar Edy Purnomo, Humas MCL. Exxon juga merekrut 61 warga lokal untuk bekerja di MCL. Selain itu, Exxon juga memfasilitasi 48 warga lokal untuk belajar di Balai Latihan Kerja Bojonegoro. Ke 48 orang tersebut dimagangkan selama 19 hari dan diberi uang saku Rp 15 ribu per hari. Contoh lain CSR Exxon yang dianggap berhasil adalah proyek irigasi dan sanitasi di Kecamatan Rengol, Tuban senilai Rp 178 juta. Di situ ada 200 hektare sawah yang berhasil bertahan dari musim kemarau. Tak heran produksi padi meningkat dari lima juta ton per tahun menjadi sembilan juta ton per tahun. Program ini hanya satu cluster dari total 16 cluster yang diberdayakan MCL bersama IRE Yogyakarta. Aprillia Ika http://www.kontan. co.id/index. php/Nasional/ news/3649/ Jelang_Produksi_ Perdana__ Exxon_Mulai_ Gelindingkan_ Program_CSR_ Toby Fittivaldy Fis2 '94 -- Komarudin Ibnu Mikam WTS - Writer Trainer Speaker komarmikam.multiply .com 0818721014 karya-karya ; sekuntum cinta untuk istriku (GIP) prahara buddenovsky (GIP) dinda izinkan aku melamarmu (KBP) sabar, kunci sukses karir gemilang (Dian rakyat) nasroon, kisah sufi kantoran (dian rakyat) merit yuk! (qultum media) rahasia dan keutamaan jumat (qultum media)
