Anda suka shopping? Siapa pun suka shopping, baik pria
maupun wanita, cuma toko yang dituju beda aja, hayoo ngaku deh. Kapan anda
berbelanja? Saat dapat uang kaget, bonus atau THR? 
 
Para wanita, ibu-ibu rumah tangga di Amrik konon punya
keunikan sendiri dalam menentukan kapan sebaiknya shopping dilakukan. Bukan
saat dapat uang kaget macam menang lotere, dapet bonus apalagi THR (di sana ada
THR ga sih?). Tapi saat bursa saham di Wall Street mengalami kenaikkan! Karena
jika nilai penjualan saham naik, investor banyak, so…harga-harga menjadi turun,
dan itulah shopping time! 
 
Mereka punya saham? Nggak. Suami-suaminya punya saham? Nggak
juga. Kenapa kok gitu? Itulah yang unik. Para wanita ‘nekad’, wong sahamnya
orang yang naik kok dia yang belanja…. Tapi bahwa kenaikan saham ‘berbanding
lurus’ dengan turunnya harga barang-barang, jelas sudah melekat di benak para
wanita di AS. Dan jangan-jangan itu juga salah satu penyebab resesi yang kini
melanda negara Paman Obama.
 
No income, no job, no asset (disingkat dengan NINJA) tapi
nekad hidup konsumtif menjadi masalah besar di sana. Permainan pasar uang,
dengan hitungan-hitungan ekonomi yang kelihatan rumit, kompleks dan masuk akal
membuat segalanya seolah-olah menjadi mungkin dan yang tidak masuk akal menjadi
masuk akal . Jadi jangan heran kalau ‘orang kere’ di AS bisa kredit rumah bagus
dan Bank begitu sangat akomodatif karena ada banyak lembaga-lembaga
penggelontor kredit (non bank, dan bersaing ketat) yang bermain.
 
Kalau biasanya orang yang mengajukan kredit rumah harus
dilihat dulu nilai rumahnya dan disesuaikan dengan incomenya oleh Bank
(traditional model), hal itu tidak berlaku lagi untuk sistem yang satu ini
(sub-prime model). Jadi pihak-pihak yang mendapat julukan NINJA tersebut bisa
dapetin rumah idamannya dengan kipas-kipas saja. Weleh… Dan akibat dari
anjloknya pasar Wall Street (karena masalah subprime itu), mengakibatkan para
wanita puasa belanja, mall dan pertokoan sepi (sector riil) sehingga kondisi
keuangan AS semakin terpuruk saja. 
 
So guys, ada yang tertarik mengikuti jejak para NINJA nekad
di AS? Hehehe…
 


Have a nice day!
 
 
 
*Terinspirasi dari presentasi Prof Iwan (Jaya Azis, keynote
speech di Research Day, 17 Nov. 2008)) mantan dosen feui yang skrg di Cornell
Univ. Presentasinya penuh
dengan kurva-kurva dan rumus/model teori-teori ekonomi , tapi… cuma segitu aja
yang bisa saya tulis :D 
*judul presentasinya “From subprime to recession: economics
of financial crisis” (available at library)


      

Kirim email ke