kalo mau googling sedikit dapet deh alamat
http://www.beacukai.go.id/peraturan ada, nomor telpon ada.
seperti nasihat kepala kantor "jika rasa peduli timbul, maka kita akan
berusaha mencari tau"


2008/11/26 Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED]>

>    PROSIDING $100
>
>
> "Prosiding ketahan di bea cukai," cetus teman saya,"Aku sama Ibu (bos)
> sampe nggak bisa tidur mikirin gimana cara ngeluarinnya…." secara tinggal
> menghitung hari.
>
> Sekali lagi masalah menimpa. Luar biasa deh gawean kali ini, ada saja
> hal-hal yang bisa bikin sport jantung. Kemarin masalah itu, kemudian yang
> satunya lagi, lalu sekarang di hari H minus enam kok ya masih ada aja
> masalah serius.
>
>
>
> Dalam rangka menjadi tuan rumah yang baik, dan memegang kepercayaan sebagai
> local arrangements, tentu berusaha bekerja seprofesional mungkin dong. Para
> steering committee (SC) kegiatan ini orang-orang hebat, dari berbagai
> belahan dunia, dan orang-orang terbaik di bidangnya. Lagi pula demi
> menunjukkan bahwa kami, BANGSA INDONESIA, juga memiliki sikap, perilaku dan
> kemampuan yang tak kalah dengan orang dari negara maju, segala hal
> diantisipasi dan diminimalisir semampu dan seserius kami bisa. Tapi, kok ya
> ndilalah ada saja.
>
>
>
> Prosiding adalah salah satu barang paling penting bagi kegiatan konferensi
> yang akan dibagikan ke para peserta di hari pertama. Sebuah penerbit Jerman
> (yang logonya kepala kuda, kayak kuda catur – Springer ) telah menjadi
> rekanan (sponsor) selama bertahun-tahun untuk menerbitkan prosiding kegiatan
> ini. Kalau dijual harga per eksemplarnya tak tanggung-tanggung. 100 dolar!
> Maklum saja, kumpulan paper hasil penelitian terbaru di bidang komputer,
> informasi dan perpustakaan. Penulis yang papernya masuk di situ, langsung
> punya gengsi Internasional.  Wuiiih….
>
>
>
> "Tenang saja, Bu. Biar nanti saya yang ngurus…" tiba-tiba seorang Bapak
> yang juga bos salah satu penerbitan dan vendor buku di Indonesia mengajukan
> diri membantu begitu tahu ada masalah itu, "saya biasa ngadepin kayak
> ginian… mudah-mudahan sore ini bisa beres…" Wadyuh, serasa bertemu oase
> setelah berhari-hari terlunta di padang pasir, atau ketemu unta pembawa
> perbekalan sebulan yang berhari-hari hilang....  :-D
>
>
>
> Konon masalahnya adalah, prosiding yang langsung dikirim dari Jerman itu
> bobotnya lebih dari 100 kilogram (110 kg). Peraturannya, lebih dari 100 kg
> harus dilengkapi dengan surat ijin impor. Nah perusahaan jasa pengirimannya
> tidak punya ijin impor (kok bisa sih??). So barang tertahan sejak beberapa
> waktu yang lalu. Dan contact person di Bali pun lengah ketika dikonfirm
> masalah barang ini. Jadilah tu prosiding terkatung-katung. Yah, kira-kira
> begitu lah ceritanya. Ketahuan banget ya panitianya nggak pengalaman,
> hehehe… mana tahu kalau bobot tu barang lebih dari 100 kg, dan mana tahu
> soal peraturan itu. Kalau tahu gitu kan prosiding dipecah jadi dua bagian,
> jadi nggak nyampe melebihi 100 kg. Bahkan kami dengan lugunya bilang,
> gimana kalau kita ngambil 100 kg aja, sisanya yang 10 kg ditinggal di bea
> cukai aja gapapa deh. Eh, ternyata nggak bisa :-)
>
>
>
> "Sepertinya, kalian ada masalah dengan prosiding?" tanya SC Chair, Mr Peng
> via telpon dari Singapura. Pertanyaannya merupakan teguran halus, dan diduga
> Springer mengontak beliau.
>
> "Sedang kami urus, tak perlu kuatir sebentar lagi beres…" sambil
> harap-harap cemas tentunya. Soal urusan ngeless orang Indonesia kan emang
> jagonya hehehe. Sampai menjelang sore, belum ada juga kabar dari bea cukai.
> Tapi ada titik terang setelah dijelaskan barang tersebut untuk keperluan
> seminar dan tidak untuk komersial.
>
>
> "Akhirnya, tu prosiding bisa keluar dan sekarang udah dikirim ke
> Denpasar…." SMS teman saya semalam. Wuah legaaa, akhirnya….
>
>
> Pelajaran yang bisa diambil:
>
>    1. Jangan sampai tidak tahu bobot barang kiriman orang ke kita kalau
>    nggak mau kena masalah di bea cukai…*aneh juga ;-p
>    2. Perlu tahu peraturan pengiriman dan penerimaan barang di bea cukai
>    *cari tau dimana yak?*
>    3. Saat-saat genting dan panik biasanya selalu ada orang-orang baik dan
>    tulus yang bersedia membantu, yang penting jangan lupa terus berdoa :-)
>
>
>
> Have a nice day!
>
>  
>



-- 
Kurniawan

Kirim email ke