Sekedar sharing opini....
 
It's only a transition...

Dicky Kurniawan
News Camera Person
NEWS DIVISION
PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV)
Gd. Trans TV 3rd Fl.
Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A
Jakarta Selatan 12790
+628174964705
[email protected]
[email protected]
omongkosongku.blogspot.com
answerlieswithin.multiply.com
  
 



----- Forwarded Message ----
From: rieka riananda <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]
Cc: [email protected]; Rika Astarini <[email protected]>; Nugroho 
Dwi <[email protected]>; Febriyani Sofyana <[email protected]>; Aria W. 
Suriadikusuma <[email protected]>; Dini Trisniami 
<[email protected]>; Irma Yuanita <[email protected]>; Lia Yuwanita 
<[email protected]>
Sent: Wednesday, February 18, 2009 10:05:02 PM
Subject: [kampus-tiga] Fw: Melawan Amerika dan Yahudi dengan Cara Lain


Artikel bagus dari milis tetangga....
------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- 
--------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- 
--------- ---------
Melawan Amerika dan Yahudi dengan Cara Lain


Lutfiel Hakim Abdullah
Penulis adalah pemilik 
Lembaga Layanan Bahasa Asing SPEAK2SUCCESS
http://www.speak2su ccess.com 

Sebelum saya memulai tulisan ini, ada beberapa fakta yang ingin saya sampaikan :

1. Untuk memberikan master franchisenya, Mc DOnald akan mempekerjakan aplikan 
master franchisenya terlebih dahulu melalui seleksi yang sangat ketat. Di 
Indonesia, Bambang Rachmadi sang pemegang hak master franchise di Indonesia, 
harus tinggal di Singapore dan bekerja selama 12 jam non stop. Bukan itu saja, 
dia harus mengepel dan membersihkan toilet untuk memastikan ia "tahu" apa yang 
ia kerjakan dan "ia" juga layak mendapatkan master franchise di sebuah negara.

2. Pergilah ke carefour, lalu bandingkan harga kebutuhan barang yang anda 
perlukan dengan pasar modern lokal. Tidak lupa bandingkan pula cara promosi 
mereka, pelayanan, dan kenyamanan berbelanja anda. Tapi jangan lihat - lihat 
pelayannya ya ..:-)

3. Facebook menjadi booming site di Indonesia dalam waktu sekejap karena 
fasilitas - fasilitasnya yang lar biasa. Tidak lama sih, tapi dalam satu hari, 
saya menghabiskan minimal 5 jam di situs ini. Dan fasilitas yang saya dan anda 
gunakan sekarang adalah MURNI buatan orang yahudi yang juga anggota persekutuan 
yahudi yang pastinya mendukung Israel. Kalau disambungkan, jika anda 
menggunakan komputer IBM, maka komputer tersebut masih merupakan produk 
terbaik, dan itu juga dibuat oleh orang yahudi.

4. 1/3 dari penerima 600 nobel di dunia itu orang yahudi

Cukup


Wel 4 fakta sederhana di atas menunjukkan betapa saat ini, ras Yahudi 
sesungguhnya secara nalar logis dan waras with no exception and deception but 
with full perception unggul atas ras manapun termasuk muslim, mau kader inti 
PKS, lajnah PBNU, aktifis HTI, Dewan Ansharut tauhid, Asaatidz Salafy atau 
Lasykar Berani matinya FPI dalam hal pencapaian KINERJA DUNIA. Secara ukhrawi 
tentu sudah mafhum, mereka kafir dan tidak akan mungkin kafir lebih baik dari 
seorang mu'min.

Konspirasi Yahudi

Betulkah? so what? selama ini kita ummat islam biasanya terlalu asyik dengan 
diri sendiri, jika tidak menyalahkan orang - orang yahudi atas kemiskinan dan 
kapitalisme yang melanda dunia Islam. Bro, mungkin saja konspirasi itu benar 
adanya, sohih atau muttafaqun 'alaih, tapi pernahkah terfikir oleh kita kalau 
ada banyak hal dari kita yang sebenarnya amat tertinggal dari mereka?
Ada alasan kenapa gaji orang Amerika di Indonesia itu selangit dibanding warga 
lokal dengan jabatan yang sama. Ada alasan kenapa pengguna internet di Amerika 
itu mencapai 270 juta dibandingkan di Indonesia yang hanya 20 juta. Ada alasan 
kenapa banyak motivator terbit dari negeri keparat itu daripada dari negeri 
muslim. Sadar woi!! 
Terlalu banyak istilah - istilah talmudz, freemasonry, bintang daud atau simbol 
- simbol kengerian yahudi yang justru menjerumuskan kita ke dalam sikap 
"blaming", menyalahkan orang lain terus - menerus atas apa yang terjadi, yang 
itu tidak akan membawa perubahan apapun. Ingat bro, ada banyak alasan kenapa 
mereka begitu tertib mengantri untuk mendapatkan sesuatu, bandingkan dengan 
kita yang ngakunya muslim ta'at tarbiyah lah, generasi barulah apalah, tapi sok 
nyerobot antrian orang, lampu merah diterjang, kena tilang tinggal nego, bikin 
SIM nego harga. Ada alasan yang benar - benar nyata kenapa si Calum Hyslop asal 
Australia co - chatting saya itu ngotot kalau mau peace, muslim harus mulai 
belajar menghargai capaian - capaian barat dalam hal teknologi kesehatan dan 
etc. 
Ada alasan juga kenapa setiap capres yang kalah di Amerika dengan legowo 
mengucapkan SELAMAT kepada musuh bebuyutannya sekalipun beberapa saat setelah 
hasil penghitungan suara diketahui. Untuk satu ini, saya akui PKS sudah 
melakukannya waktu pilkada DKI (iya dooooong).
Besok atau kapan saja, cari taulah seorang expat asal negerinya Bush yang 
sering anda samakan dengan monyet itu, lalu bandingkan efektifitas penggunaan 
waktu kerja dan hasil yang dicapai, termasuk profesionalismenya. Saya juga 
tidak terlalu underestimate dengan moslem, tapi ini fakta kalau mereka si barat 
- barat sialan itu memang somehow lebih hebat dalam bekerja daripada kita 
secara rata - rata. Tingkat kesadaran mereka amat tinggi dalam bekerja dan 
mencapai target. Karenanya ada nama - nama Brad Sugar, Zig Ziglar, Maxwel dan 
puluhan bahkan ratusan jumlahnya mengisi daftar motivator yang bisa merubah 
cara pandang hidup seseorang dalam bekerja.
Ada alasan juga kenapa Israel bisa memiliki senjata - senjata tercanggih masa 
kini, dengan pasukan elitnya yang menduduki peringkat pertama di dunia.Gokil 
kan?

Karena mereka SMART bro, SMART. Mereka memang cerdas, and they use their mind 
ketika kita masih sibuk bikin PR buat siswa - siswa kita, ketika kita masih 
capek habis dipermak dosen pembimbing karena salah materi. Si Israel gendheng 
itu pintar, kerjanya juga bagus. Si amerika idiot itu juga kepakai kerjanya 
karena rapi dan selalu datang tepat waktu, tidak seperti kita yang setiap kali 
datang memalak toleransi kantor, 5 menitlah, 10 menitlah. Belum facebookan, 
belum friendster, belum bla bla bla....

Bro, so what kalau memang ada konspirasi?
konspirasi atau tidak konspirasi, mereka para musuh kita itu memang hebat dan 
pintar. apalagi ada konspirasi. Di saat aktifis - aktifis kampus memperbanyak 
diskursus tentang konspirasi zionis itu, mereka bahkan sudah bersiap dengan 
strategi -strategi melemahkan kita.

Intinya? mengetahui adanya konspirasi dan...ini nih yang sebagian besar aktifis 
juga tahu, Ghazwul Fikri atau Mind War itu amat penting. Tapi melakukan 
blind-blaming atas apa yang terjadi itu sama tidak pentingnya dengan anda duduk 
1,5 jam nggak ngapa-ngapain nungguin motor anda dicuci. Betul, saya sudah 
pernah buktikan yang terakhir itu.


Boikot Produk Yahudi

Oh ya, saya di garda paling depan pastinya. Sudah paling tidak mengurangi 
konsumsi saya untuk yang berafiliasi dengan Yahudi laknat semampu saya. Tapi 
lihatlah, kalau ente jeli wahai para aktifis muslim, gerai Mc D itu jumlahnya 
sudah lebih dari seratus di Indonesia, dan bertambah setiap tahunnya. Mungkin 
saja pendapatan mereka sama dengan pendapatan warteg, warsun atau warung pecel 
lele atau bahkan RM Masakan Padan Bundo Kanduang di seluruh Indonesia. Apa 
artinya? saya ingin tegas mengatakan, they deserve. Ya, mereka berhak kok. 
Manajemen Mc Donald itu profesional sekali. Kecuali orang yang memang selera 
burgernya rendah, mungkin mereka tidak akan menyukai buatan Mc Donald yang 
yummy. Secara hitung - hitungan bisnis pun mereka masuk akal dan menguntungkan 
sehingga banyak peminat investasi. Lihat saja poin pertama tadi, itu cerita 
dari sang pemegang master franchise Indonesia. Direktur utama bank terkemuka 
disuruh ngepel dan bersih - bersih toilet Mc
 Donald Singapore untuk memastikan dia tahu apa yang harus dikerjakan kelak. 
Kita bagaimana? Yang penting fulus, franchise lancar. Jadi wajar saja bro, 
kalau seruan boikot itu untuk sementara masih berlaku di internal penyeru saja.

Saya kira contoh di atas cukup menjadi bukti kehebatan si Yahudi cilako dalam 
berbisnis. Ini juga berlaku untuk produk lain seperti : Johnson, Klub Arsenal 
atau Carefour. Mereka kelola secara profesional dan hasilnya mereka memenangkan 
pasar. 

Dalam bab boikot ini, saya ingin menyampaikan pesan bahwa BOIKOT SAJA TIDAK 
CUKUP.


Solusi apa dong?

Ini dia yang terhubung langsung dengan judul "Melawan Amerika dan Yahudi dengan 
Cara Lain"

1. Amat penting : Belajarlah
Ya, belajar belajar dan belajarlah. Jangan novel karangan Kang Abik saja yang 
dibaca. Moslem mesti segera menyalip ketertinggalan pengetahuan dari si sombong 
barat wal yahuud itu. Belajar teknologi tingkat tinggi, jangan hanya puas 
dengan menjadi trend-follower. Sudahlah menjadi Trend - Follower, trennya gaya 
barat pula!! Saya menunggu webber muslim Indonesia menciptakan chestbook atau 
earbook, atau eyebook atau apalah untuk mengganti facebooknya Yahud yang 
mengasyikkan ini. Anda yang bergelar S.Pt. belajarlah pertanian untuk 
mengurangi impor - impor pertanian dari luar negeri, apalagi dari eropa. Malu 
bro, malu !! mau dikemanakan muka ente kalau negara muslim yang kaya ini 
menjadi pengemis barang pertanian dari orang asing.
Pendidikan di Indonesia yang single-majoritynya adalah muslim ini sudah bak 
kereta supercepat TGV lines dari negerinya Sarkozy melawan dokar yogya. Jauh 
banget bro. Bumi dan langit. Lihat saja muka ente yang merah padam kalau ketemu 
orang berkulit bule. Kenapa? takut diajak ngobrol karena tidak bisa berbahasa 
Inggris. padahal si bule ternyata bernama WAHYU SUPARNO.....
Maka secara teoritis, sebenarnya kita harus melompat untuk mengejar, karena 
berlari dengan kecepatan yang sama pun masih tertinggal, dan kondisi saat ini, 
kita terus tertinggal karena si Yahuud yang memang yahuud itu makin cepat 
berlari.


2. Entrepreneurship
Makanan apa tuh? itu bukan makanan bro, tapi itu SUMBER MAKANAN orang - orang 
Yahudi. Mungkin sampai dengan urutan ke 1000 sekian di top ranking the richest 
man in the world, tidak satupun yang berstatus ini : Karyawan. Ya, mereka itu 
entrepreneur bro. Pengusaha. Mereka jatuh bangun membangun usaha mereka dari 
nol sampe sukses. Kalau ada IBM, Microsoft, Mc D, KFC, atau merek - merek tetek 
bengek dari Amrik itu yang punya pastilah seorang Entrepreneur dan bukannya 
karyawan. 

Masa iya para sarjana Islam yang yang bergelar SEI, Ir, SE, SPd, dibandrol 
sejuta limaratus perbulan sudah puas? pantesan pas aksi ONE MAN ONE DOLLAR 
nyumbangnya juga pas - pasan. Bro, Ciputra yang notabene non muslim saja tahu, 
kalau Indonesia mau maju, harus ada minimal 2% pengusaha dari total 
penduduknya. Sedangkan sekaran hanya berkisar 0,00 sekian persen. 

Kenapa entrepreneur dan bagaimana caranya?
Tentu, selama belum ada resto cepat saji sekelas Mc Donald yang kualitasnya 
minimal sama, ya logislah konsumen akan tetap setia pada istri tua :-)
iya lah.Mana mau konsumen beli komputer abal - abal sebagai ganti IBM yang 
ciamik. Makanya moslemlah yang harus menciptakan saingan untuk IBM, KFC, CFC, 
Jhonson, Danone, Facebook, Friendster de el es be. Ganyang tuh pasarnya dengan 
profesional. Dengan cara ini,akan habislah itu Tiran Israel.Puaslah kita.

Saya tidak ada modal, gimana nih?
Nah...ini nih. Ini dia mental khas kebanggaan warga Inlander yang mesti 
dimasukin kotak sabun terus dicuci bersih - bersih. Bagi saya, kalau setelah 
lulus sarjana - sarjana muslim itu masih bertanya demikian, saya pasti akan 
memprovokasi generasi setelahnya atau yang masih kuliah untuk KELUAR DARI 
SEKOLAH. Ya ngapain sekolah sampai gelarnya se abgrek kalau pertanyaannya tidak 
bermutu?
Andrie wongso itu lulusan apa dan modal apa? kenapa dia bisa kaya dan terkenal? 
SD bro!!! bayangkan!!!
Masa kalah sama lulusan SD? saya menyarankan siapapun yang ingin diskusi lebih 
lanjut untuk menghubungi Jay d 'terrorist agara tahu APA SEBENARNYA MODAL.

Kalau rugi dan gagal gimana?
Anda tahu, ketika anda mengucapkan hal tersebut, orang - orang Yahudi bersorak 
meneriaki kemenangan mereka. Itu adalah GHOZWUL FIKRI yang anda semua pelajari 
di halaqoh - halaqoh. Ya!!! Sudah tentu kemenangan itu milik orang - orang yang 
tahan banting. Dan lagi - lagi, para Yahuud jahat itu sudah membuktikannya. 
Bacalah sejarah pengusaha - pengusaha Yahudi...

Final 

Saya masih sangat meyakini bahwa moslem memiliki kekayaan bathin yang sangat 
banyak, lebih dari bangsa dengan perbuatan terburuk itu.
Yang tidak kita miliki adalah keberanian untuk bertindak. Saya percaya muslim 
tidak ambisius terhadap harta karena mungkin saja takut terkena wahn. Tapi 
bolehlah saya berpendapat, MA LAA YATIMMUL WAJIB ILLA BIHI FAHUWA WAJIB. Kalau 
dengan kemenangan iqtishodi ini menjadi keharusan untuk menaklukkan bangsa 
sombong itu, maka menjadi kaya juga hukumnya WAJIB bro......


Daftar pustaka:
http://ask.yahoo. com/20000210.html
http://zainalabidin .net




      

Kirim email ke