ati2 jangan sampe tulisannya ketauan ama bang komar hehehe On 2/21/09, Dicky Kurniawan <[email protected]> wrote: > Sekedar sharing opini.... > > It's only a transition... > > Dicky Kurniawan > News Camera Person > NEWS DIVISION > PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV) > Gd. Trans TV 3rd Fl. > Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A > Jakarta Selatan 12790 > +628174964705 > [email protected] > [email protected] > omongkosongku.blogspot.com > answerlieswithin.multiply.com > > > > > > ----- Forwarded Message ---- > From: rieka riananda <[email protected]> > To: [email protected]; [email protected]; > [email protected] > Cc: [email protected]; Rika Astarini <[email protected]>; > Nugroho Dwi <[email protected]>; Febriyani Sofyana <[email protected]>; > Aria W. Suriadikusuma <[email protected]>; Dini Trisniami > <[email protected]>; Irma Yuanita <[email protected]>; Lia Yuwanita > <[email protected]> > Sent: Wednesday, February 18, 2009 10:05:02 PM > Subject: [kampus-tiga] Fw: Melawan Amerika dan Yahudi dengan Cara Lain > > > Artikel bagus dari milis tetangga.... > ------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- > --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- > --------- --------- --------- > Melawan Amerika dan Yahudi dengan Cara Lain > > > Lutfiel Hakim Abdullah > Penulis adalah pemilik > Lembaga Layanan Bahasa Asing SPEAK2SUCCESS > http://www.speak2su ccess.com > > Sebelum saya memulai tulisan ini, ada beberapa fakta yang ingin saya > sampaikan : > > 1. Untuk memberikan master franchisenya, Mc DOnald akan mempekerjakan > aplikan master franchisenya terlebih dahulu melalui seleksi yang sangat > ketat. Di Indonesia, Bambang Rachmadi sang pemegang hak master franchise di > Indonesia, harus tinggal di Singapore dan bekerja selama 12 jam non stop. > Bukan itu saja, dia harus mengepel dan membersihkan toilet untuk memastikan > ia "tahu" apa yang ia kerjakan dan "ia" juga layak mendapatkan master > franchise di sebuah negara. > > 2. Pergilah ke carefour, lalu bandingkan harga kebutuhan barang yang anda > perlukan dengan pasar modern lokal. Tidak lupa bandingkan pula cara promosi > mereka, pelayanan, dan kenyamanan berbelanja anda. Tapi jangan lihat - lihat > pelayannya ya ..:-) > > 3. Facebook menjadi booming site di Indonesia dalam waktu sekejap karena > fasilitas - fasilitasnya yang lar biasa. Tidak lama sih, tapi dalam satu > hari, saya menghabiskan minimal 5 jam di situs ini. Dan fasilitas yang saya > dan anda gunakan sekarang adalah MURNI buatan orang yahudi yang juga anggota > persekutuan yahudi yang pastinya mendukung Israel. Kalau disambungkan, jika > anda menggunakan komputer IBM, maka komputer tersebut masih merupakan produk > terbaik, dan itu juga dibuat oleh orang yahudi. > > 4. 1/3 dari penerima 600 nobel di dunia itu orang yahudi > > Cukup > > > Wel 4 fakta sederhana di atas menunjukkan betapa saat ini, ras Yahudi > sesungguhnya secara nalar logis dan waras with no exception and deception > but with full perception unggul atas ras manapun termasuk muslim, mau kader > inti PKS, lajnah PBNU, aktifis HTI, Dewan Ansharut tauhid, Asaatidz Salafy > atau Lasykar Berani matinya FPI dalam hal pencapaian KINERJA DUNIA. Secara > ukhrawi tentu sudah mafhum, mereka kafir dan tidak akan mungkin kafir lebih > baik dari seorang mu'min. > > Konspirasi Yahudi > > Betulkah? so what? selama ini kita ummat islam biasanya terlalu asyik dengan > diri sendiri, jika tidak menyalahkan orang - orang yahudi atas kemiskinan > dan kapitalisme yang melanda dunia Islam. Bro, mungkin saja konspirasi itu > benar adanya, sohih atau muttafaqun 'alaih, tapi pernahkah terfikir oleh > kita kalau ada banyak hal dari kita yang sebenarnya amat tertinggal dari > mereka? > Ada alasan kenapa gaji orang Amerika di Indonesia itu selangit dibanding > warga lokal dengan jabatan yang sama. Ada alasan kenapa pengguna internet di > Amerika itu mencapai 270 juta dibandingkan di Indonesia yang hanya 20 juta. > Ada alasan kenapa banyak motivator terbit dari negeri keparat itu daripada > dari negeri muslim. Sadar woi!! > Terlalu banyak istilah - istilah talmudz, freemasonry, bintang daud atau > simbol - simbol kengerian yahudi yang justru menjerumuskan kita ke dalam > sikap "blaming", menyalahkan orang lain terus - menerus atas apa yang > terjadi, yang itu tidak akan membawa perubahan apapun. Ingat bro, ada banyak > alasan kenapa mereka begitu tertib mengantri untuk mendapatkan sesuatu, > bandingkan dengan kita yang ngakunya muslim ta'at tarbiyah lah, generasi > barulah apalah, tapi sok nyerobot antrian orang, lampu merah diterjang, kena > tilang tinggal nego, bikin SIM nego harga. Ada alasan yang benar - benar > nyata kenapa si Calum Hyslop asal Australia co - chatting saya itu ngotot > kalau mau peace, muslim harus mulai belajar menghargai capaian - capaian > barat dalam hal teknologi kesehatan dan etc. > Ada alasan juga kenapa setiap capres yang kalah di Amerika dengan legowo > mengucapkan SELAMAT kepada musuh bebuyutannya sekalipun beberapa saat > setelah hasil penghitungan suara diketahui. Untuk satu ini, saya akui PKS > sudah melakukannya waktu pilkada DKI (iya dooooong). > Besok atau kapan saja, cari taulah seorang expat asal negerinya Bush yang > sering anda samakan dengan monyet itu, lalu bandingkan efektifitas > penggunaan waktu kerja dan hasil yang dicapai, termasuk profesionalismenya. > Saya juga tidak terlalu underestimate dengan moslem, tapi ini fakta kalau > mereka si barat - barat sialan itu memang somehow lebih hebat dalam bekerja > daripada kita secara rata - rata. Tingkat kesadaran mereka amat tinggi dalam > bekerja dan mencapai target. Karenanya ada nama - nama Brad Sugar, Zig > Ziglar, Maxwel dan puluhan bahkan ratusan jumlahnya mengisi daftar motivator > yang bisa merubah cara pandang hidup seseorang dalam bekerja. > Ada alasan juga kenapa Israel bisa memiliki senjata - senjata tercanggih > masa kini, dengan pasukan elitnya yang menduduki peringkat pertama di > dunia.Gokil kan? > > Karena mereka SMART bro, SMART. Mereka memang cerdas, and they use their > mind ketika kita masih sibuk bikin PR buat siswa - siswa kita, ketika kita > masih capek habis dipermak dosen pembimbing karena salah materi. Si Israel > gendheng itu pintar, kerjanya juga bagus. Si amerika idiot itu juga kepakai > kerjanya karena rapi dan selalu datang tepat waktu, tidak seperti kita yang > setiap kali datang memalak toleransi kantor, 5 menitlah, 10 menitlah. Belum > facebookan, belum friendster, belum bla bla bla.... > > Bro, so what kalau memang ada konspirasi? > konspirasi atau tidak konspirasi, mereka para musuh kita itu memang hebat > dan pintar. apalagi ada konspirasi. Di saat aktifis - aktifis kampus > memperbanyak diskursus tentang konspirasi zionis itu, mereka bahkan sudah > bersiap dengan strategi -strategi melemahkan kita. > > Intinya? mengetahui adanya konspirasi dan...ini nih yang sebagian besar > aktifis juga tahu, Ghazwul Fikri atau Mind War itu amat penting. Tapi > melakukan blind-blaming atas apa yang terjadi itu sama tidak pentingnya > dengan anda duduk 1,5 jam nggak ngapa-ngapain nungguin motor anda dicuci. > Betul, saya sudah pernah buktikan yang terakhir itu. > > > Boikot Produk Yahudi > > Oh ya, saya di garda paling depan pastinya. Sudah paling tidak mengurangi > konsumsi saya untuk yang berafiliasi dengan Yahudi laknat semampu saya. Tapi > lihatlah, kalau ente jeli wahai para aktifis muslim, gerai Mc D itu > jumlahnya sudah lebih dari seratus di Indonesia, dan bertambah setiap > tahunnya. Mungkin saja pendapatan mereka sama dengan pendapatan warteg, > warsun atau warung pecel lele atau bahkan RM Masakan Padan Bundo Kanduang di > seluruh Indonesia. Apa artinya? saya ingin tegas mengatakan, they deserve. > Ya, mereka berhak kok. Manajemen Mc Donald itu profesional sekali. Kecuali > orang yang memang selera burgernya rendah, mungkin mereka tidak akan > menyukai buatan Mc Donald yang yummy. Secara hitung - hitungan bisnis pun > mereka masuk akal dan menguntungkan sehingga banyak peminat investasi. Lihat > saja poin pertama tadi, itu cerita dari sang pemegang master franchise > Indonesia. Direktur utama bank terkemuka disuruh ngepel dan bersih - bersih > toilet Mc > Donald Singapore untuk memastikan dia tahu apa yang harus dikerjakan kelak. > Kita bagaimana? Yang penting fulus, franchise lancar. Jadi wajar saja bro, > kalau seruan boikot itu untuk sementara masih berlaku di internal penyeru > saja. > > Saya kira contoh di atas cukup menjadi bukti kehebatan si Yahudi cilako > dalam berbisnis. Ini juga berlaku untuk produk lain seperti : Johnson, Klub > Arsenal atau Carefour. Mereka kelola secara profesional dan hasilnya mereka > memenangkan pasar. > > Dalam bab boikot ini, saya ingin menyampaikan pesan bahwa BOIKOT SAJA TIDAK > CUKUP. > > > Solusi apa dong? > > Ini dia yang terhubung langsung dengan judul "Melawan Amerika dan Yahudi > dengan Cara Lain" > > 1. Amat penting : Belajarlah > Ya, belajar belajar dan belajarlah. Jangan novel karangan Kang Abik saja > yang dibaca. Moslem mesti segera menyalip ketertinggalan pengetahuan dari si > sombong barat wal yahuud itu. Belajar teknologi tingkat tinggi, jangan hanya > puas dengan menjadi trend-follower. Sudahlah menjadi Trend - Follower, > trennya gaya barat pula!! Saya menunggu webber muslim Indonesia menciptakan > chestbook atau earbook, atau eyebook atau apalah untuk mengganti facebooknya > Yahud yang mengasyikkan ini. Anda yang bergelar S.Pt. belajarlah pertanian > untuk mengurangi impor - impor pertanian dari luar negeri, apalagi dari > eropa. Malu bro, malu !! mau dikemanakan muka ente kalau negara muslim yang > kaya ini menjadi pengemis barang pertanian dari orang asing. > Pendidikan di Indonesia yang single-majoritynya adalah muslim ini sudah bak > kereta supercepat TGV lines dari negerinya Sarkozy melawan dokar yogya. Jauh > banget bro. Bumi dan langit. Lihat saja muka ente yang merah padam kalau > ketemu orang berkulit bule. Kenapa? takut diajak ngobrol karena tidak bisa > berbahasa Inggris. padahal si bule ternyata bernama WAHYU SUPARNO..... > Maka secara teoritis, sebenarnya kita harus melompat untuk mengejar, karena > berlari dengan kecepatan yang sama pun masih tertinggal, dan kondisi saat > ini, kita terus tertinggal karena si Yahuud yang memang yahuud itu makin > cepat berlari. > > > 2. Entrepreneurship > Makanan apa tuh? itu bukan makanan bro, tapi itu SUMBER MAKANAN orang - > orang Yahudi. Mungkin sampai dengan urutan ke 1000 sekian di top ranking the > richest man in the world, tidak satupun yang berstatus ini : Karyawan. Ya, > mereka itu entrepreneur bro. Pengusaha. Mereka jatuh bangun membangun usaha > mereka dari nol sampe sukses. Kalau ada IBM, Microsoft, Mc D, KFC, atau > merek - merek tetek bengek dari Amrik itu yang punya pastilah seorang > Entrepreneur dan bukannya karyawan. > > Masa iya para sarjana Islam yang yang bergelar SEI, Ir, SE, SPd, dibandrol > sejuta limaratus perbulan sudah puas? pantesan pas aksi ONE MAN ONE DOLLAR > nyumbangnya juga pas - pasan. Bro, Ciputra yang notabene non muslim saja > tahu, kalau Indonesia mau maju, harus ada minimal 2% pengusaha dari total > penduduknya. Sedangkan sekaran hanya berkisar 0,00 sekian persen. > > Kenapa entrepreneur dan bagaimana caranya? > Tentu, selama belum ada resto cepat saji sekelas Mc Donald yang kualitasnya > minimal sama, ya logislah konsumen akan tetap setia pada istri tua :-) > iya lah.Mana mau konsumen beli komputer abal - abal sebagai ganti IBM yang > ciamik. Makanya moslemlah yang harus menciptakan saingan untuk IBM, KFC, > CFC, Jhonson, Danone, Facebook, Friendster de el es be. Ganyang tuh pasarnya > dengan profesional. Dengan cara ini,akan habislah itu Tiran Israel.Puaslah > kita. > > Saya tidak ada modal, gimana nih? > Nah...ini nih. Ini dia mental khas kebanggaan warga Inlander yang mesti > dimasukin kotak sabun terus dicuci bersih - bersih. Bagi saya, kalau setelah > lulus sarjana - sarjana muslim itu masih bertanya demikian, saya pasti akan > memprovokasi generasi setelahnya atau yang masih kuliah untuk KELUAR DARI > SEKOLAH. Ya ngapain sekolah sampai gelarnya se abgrek kalau pertanyaannya > tidak bermutu? > Andrie wongso itu lulusan apa dan modal apa? kenapa dia bisa kaya dan > terkenal? SD bro!!! bayangkan!!! > Masa kalah sama lulusan SD? saya menyarankan siapapun yang ingin diskusi > lebih lanjut untuk menghubungi Jay d 'terrorist agara tahu APA SEBENARNYA > MODAL. > > Kalau rugi dan gagal gimana? > Anda tahu, ketika anda mengucapkan hal tersebut, orang - orang Yahudi > bersorak meneriaki kemenangan mereka. Itu adalah GHOZWUL FIKRI yang anda > semua pelajari di halaqoh - halaqoh. Ya!!! Sudah tentu kemenangan itu milik > orang - orang yang tahan banting. Dan lagi - lagi, para Yahuud jahat itu > sudah membuktikannya. Bacalah sejarah pengusaha - pengusaha Yahudi... > > Final > > Saya masih sangat meyakini bahwa moslem memiliki kekayaan bathin yang sangat > banyak, lebih dari bangsa dengan perbuatan terburuk itu. > Yang tidak kita miliki adalah keberanian untuk bertindak. Saya percaya > muslim tidak ambisius terhadap harta karena mungkin saja takut terkena wahn. > Tapi bolehlah saya berpendapat, MA LAA YATIMMUL WAJIB ILLA BIHI FAHUWA > WAJIB. Kalau dengan kemenangan iqtishodi ini menjadi keharusan untuk > menaklukkan bangsa sombong itu, maka menjadi kaya juga hukumnya WAJIB > bro...... > > > Daftar pustaka: > http://ask.yahoo. com/20000210.html > http://zainalabidin .net > > > > >
-- Kurniawan
