hehehe.. jam 3 pagi gw bangun...
trus ngirim tuh berita lewat HP jadul gue ... hehehe ..msh ngimpi kayanya .... 
maap...maap...juli yeh...  di tambah di kantor tagihan lintasarta bulan 
mei+juni telat nyampenye ...tengkyu ...om morry....
baru bangun neh gua...

Toby Fittivaldy 
Fis2  '94   


--- On Thu, 7/9/09, Morry Infra <[email protected]> wrote:

From: Morry Infra <[email protected]>
Subject: Re: [sma1bks] innalillahi wa innalilahi roji'un
To: [email protected]
Date: Thursday, July 9, 2009, 5:47 AM











    
            
            


      
      Tuchkan....
Maksudnya 8 Juli... karena ada yang kepagian...
 
Tapi Toby ngeles dengan bilang bulan Juni....he.e. .e.e.e

Di sini kami nyontreng sistem amplop...
Jadi dah nyontreng duluan sejak 5 hari yang lalu....
Surat suara saya dan kawan2 di sini kebetulan belum dikirim ke KBRI Riyadh. 
Masih dalam Sealed envelope.
Saya bilang sama koordinatornya kemarin...." Tak payah dikiri aja...., emang 
ngaruh gitu?"
 
Kalau Toby kaget liat quick count sebelum ke TPS...
Apa lagi kami yang surat suaranya belum sampe ke TPS....he.e. e.e.e..e
 
Yach... namanya juga usaha...
Bisa jadi baik.... bisa jadi gak baik...
Demokrasi katany.....hhhmmmmm

2009/7/9 <toby.fittivaldy@ yahoo.com>















Kenapa bulan juni ...???  karena bulan ini lah penentuan wajah Indonesia yang 
sebenarnya.. . !! bukan bulan kemaren... karena yang kemaren hanya merupakan 
pelengkap... dari wajah sekarang.. kurang lebih seperti kaki dan tangan...

 
jadi wajah kita di dunia internasional ga bakal berubah... 
perkembangannya ga bakal jauh dari 5 tahun sebelumnya.. .
semua penuh kepalsuan... tetap di stir orang asing... !!
karena orangnya masih itu.. itu juga...


ketika 2004 kita punya kesempatan memilih pemimpin yang punya motto Berani, 
Jujur dan Cerdas... tapi kita biarkan begitu saja dia tenggelam... kenapa 
begitu...??? karena kebanyakan dari kita adalah tidak berani (penakut), tidak 
jujur (culas) serta tidak cerdas (bodoh)... dan diawal perubahan itu... apa 
yang terjadi dengan kita... kita di azab dengan tsumani yg dasyat di aceh, 
gempa bumi, letusan  gunung dan lumpur lapindo yang ta habis-habisnya sampai 
sekarang...  mungkin hal itu semua sudah anda lupakan... karena anda mengangap 
tidak ada hubungannya. ... tapi bagi saya tidak... dan tidak akan terlupakan.. 
. itu merupakan coret-an yang membekas sampai sekarang... mungkin akan menjadi 
cerita bagi anak cucu... dimana indonesia telah diberikan kesempatan oleh sang 
maha pencipta ... untuk berubah... namun kita sendirilah yang 
menyia-nyiakannya. ..


di 2009 ternyata kita tidak berubah.... setelah lima tahun ... kita tetap 
dibodohi... hingga kita tetap jadi penakut... yang berujung pada kepalsuan.... 
dan dua orang yang mengusung perubahan pun kita tanggapi dengan dingin... 
karena kita tidak mengerti alias bodoh.. kita sudah merasa nyaman dengan 
kepalsuan yang kita peroleh... kita tidak peduli dengan data yang disajikan 
oleh pembawa perubahan... walaupun yang mengukap data tersebut orang dari dalam 
sendiri... yang tadinya pendamping.. . yang kemudian berubah 180 derajat jadi 
penantang ... kita masih terbelenggu dengan kebodohan kita ... kita terlalu 
malas untuk menganalisa data yang disajikan... kita nda peduli ini kepalsuan 
atau bukan... yang penting kenyamanan yang sekarang ada dihadapan kita tidak 
hilang...


bersiap-siap lah.. andaikata memang ini kesempatan yang kedua kepada kita, yang 
telah kita sia-siakan dari sang maha pencipta... bukan tidak mungkin kejadian 
tsunami dan dll akan terulang lagi.. dan lebih dasyat lagi... innalillahi wa 
innalillahi roji'un ... mudah-mudahan saya salah... amiin...

 

10.15 WIB saya baru saja sampai dirumah orang tua saya... saya lihat hasil 
quick count sudah ditampilkan di sebuah stasiun TV ... padahal saya belum 
memilih ... belum berangkat ke TPS... dan batas pemilihan jam 12.00 WIB ... 
apakah itu adil... ??? saya jawab dalam hati... tidak... ini tidak adil.. 
walaupun itu hasil dari indonesia timur... itu tidak selayaknya ditampilkan 
sebelum jam 12.00 WIB ... ini jelas propaganda media ... pembodohan pemilihan 
oleh media... dan penguasa media lah yang akan mengontrol semua dari prosesi 
pemilihan ini... siapa yang akan menang... sudah terlihat jelas... lalu siapa 
sebenarnya penguasa media di dunia ini ???... Yahudi... itulah pemenang 
sebenarnya.. . pemengang skenario... sekaligus sutradaranya ... tak perlu buka 
kedubes... tak perlu sebarkan agama mereka... cukup berikan uang.... berikan 
yang indah-indah, kenyamanan dan lain sebagainya.. .. ajak kepada cinta materi 
(hubbudunnya) ... sebarkan takut mati... maka mereka
 akan mengontrol semuanya... hanya perlu sebuah boneka ... indonesia secara 
mayoritas akan dipengaruhinya. .. hingga tidak sedikit orang islam yang bergaya 
seperti mereka ... naudzubillahimindza lik (aku berlindung kepada Alloh dari 
hal yang demikian amin)  


kita masih lemah... dan selemah-nya iman hanya berkata tidak dalam hati...
mungkin ini kesalahan yang kedua bagi kita ...
kesalahan kedua untuk tidak berubah ...

biarlah sang waktu yang menjawab tentang semua ini....


astaghfirullahal adzim...3X
  


Toby Fittivaldy 
Fis2  '94
 


--- On Thu, 7/9/09, ikaf...@yahoo. com <ikaf...@yahoo. com> wrote:



From: ikaf...@yahoo. com <ikaf...@yahoo. com>

Subject: Re: [sma1bks] innalillahi wa innalilahi roji&#39;un
To: sma1...@yahoogroups .com
Date: Thursday, July 9, 2009, 1:59 AM 





iya, trus knapa juni, bukan itu bulan lalu kak toby? 
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: "Arief Kurniawan" 
Date: Thu, 9 Jul 2009 01:57:14 +0000
To: <sma1...@yahoogroups .com>
Subject: Re: [sma1bks] innalillahi wa innalilahi roji'un



Kenapa jam 10.15 ya?

AriefK

Sent from my NerdBerry® freakz smartphone powered by XL


From: Toby Fittivaldy 
Date: Wed, 8 Jul 2009 13:07:31 -0700 (PDT)
To: sma1...@yahoogroups .com<sma1...@yahoogroups .com>
Subject: [sma1bks] innalillahi wa innalilahi roji'un





Telah berpulang ke rohmatullah keadilan di indonesia tgl. 8 juni 2009 jam 10.15 
wib. Semoga Allah tidak meng-adzab kita dengan bencana yg beruntun. Amiin







 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke