ada yang mengikuti psb online kota bekasi tahun ini ??
saya yang tidak punya kepentingan (karena usia anak belum cukup untuk masuk smp 
dan sma) dan hanya berbekal iseng semata melihat bahwa di PSB SMA, batas 
penerimaan terendah SMAN 2 Bekasi jauh diatas SMAN lain yang ikut penerimaan 
secara online ini. batas terendah diterima di SMAN 2 Bekasi adalah 36,15 (nilai 
maksimal UAN adalah 40 berarti rata2 nilai adalah 9.0375) .....woooowwwww.... 
kalo segini nilai rata2nya, saya mungkin gak bisa masuk SMAN 2.. apalgi SMAN 1 
... 
pesaing terdekatnya adalah SMAN 4 (batas terendah 34.8 ) dan SMAN 3 (batas 
terendah 34.15). Jauh juga selisih batas terendah SMAN 2 dan SMAN 4 (1.35). 
sepertinya hal ini menyiratkan tidak layak membandingkan SMAN 2 dengan SMAN 
lain di Bekasi yang ikut penerimaan online.
sayangnya SMAN 1 dan SMAN 5 proses penerimaan siswa barunya berbeda. mereka 
tidak menggunakan cara online seperti yang lain... sehingga tidak bisa 
dibandingkan secara langsung... 

di tingkat SMPN lebih merata, batas penerimaan terendah yang paling tinggi  ada 
di SMPN 3 ( 25.55 eq. dengan rata2 8.52 per mata pelajaran)  diikuti oleh SMPN 
9 (25.4) dan SMPN 12 (25.1). 
hebat euy ... SMPN 9 Bekasi (d/h SMPN Jatiasih) makin eksis...jaman saya 
sekolah disitu dulu, seringnya tawuran sama SMPN 12 (d/h SMPN 10 Bekasi).. 
ternyata dua2nya sudah beranjak jadi sekolah favorit di bekasi.
sayangnya SMPN 1 dan SMPN 5 juga tidak ikut penerimaan secara online. 
sepertinya karena kedua sekolah tersebut termasuk kategori RSBI. saya masih 
bertanya-tanya, apa maksudnya pemerintah kota bekasi memisahkan keempat sekolah 
ini (SMAN 1 dan 5, SMPN 1 dan 5) dari penerimaan secara online. apa hanya 
karena RSBI ? biar bisa matok uang pangkal makin gede ?? ato biar sekolah2 
tersebut bisa banyak nerima murid titipan pejabat daerah ???
Saya perhatikan di Jakarta, Semua SMAN ikut penerimaan secara online, termasuk 
SMA 8 Jakarta. walau mungkin jumlah kursi yang disediakan lebih sedikit 
dibanding yang lain.
setidaknya ada usaha untuk pemerataan sehingga yang masuk sekolah favorit tidak 
hanya dari kalangan berpunya....


Harry Muryanto 

http://harmoer.wordpress.com


      

Kirim email ke