cuman bau-bau KKN-nya masih kerasa har.... gimana coba bangsa ini bisa berdri dengan tegak tanpa korupsi lha wong baru masuk aja udah dibumbu hal sepeertti itu......
2010/7/6 harry muryanto <[email protected]> > > > > ada yang mengikuti psb online kota bekasi tahun ini ?? > saya yang tidak punya kepentingan (karena usia anak belum cukup untuk masuk > smp dan sma) dan hanya berbekal iseng semata melihat bahwa di PSB SMA, batas > penerimaan terendah SMAN 2 Bekasi jauh diatas SMAN lain yang ikut penerimaan > secara online ini. batas terendah diterima di SMAN 2 Bekasi adalah 36,15 > (nilai maksimal UAN adalah 40 berarti rata2 nilai adalah 9.0375) > .....woooowwwww.... kalo segini nilai rata2nya, saya mungkin gak bisa masuk > SMAN 2.. apalgi SMAN 1 ... > pesaing terdekatnya adalah SMAN 4 (batas terendah 34.8 ) dan SMAN 3 (batas > terendah 34.15). Jauh juga selisih batas terendah SMAN 2 dan SMAN 4 (1.35). > sepertinya hal ini menyiratkan tidak layak membandingkan SMAN 2 dengan SMAN > lain di Bekasi yang ikut penerimaan online. > sayangnya SMAN 1 dan SMAN 5 proses penerimaan siswa barunya berbeda. mereka > tidak menggunakan cara online seperti yang lain... sehingga tidak bisa > dibandingkan secara langsung... > > di tingkat SMPN lebih merata, batas penerimaan terendah yang paling tinggi > ada di SMPN 3 ( 25.55 eq. dengan rata2 8.52 per mata pelajaran) diikuti > oleh SMPN 9 (25.4) dan SMPN 12 (25.1). > hebat euy ... SMPN 9 Bekasi (d/h SMPN Jatiasih) makin eksis...jaman saya > sekolah disitu dulu, seringnya tawuran sama SMPN 12 (d/h SMPN 10 Bekasi).. > ternyata dua2nya sudah beranjak jadi sekolah favorit di bekasi. > sayangnya SMPN 1 dan SMPN 5 juga tidak ikut penerimaan secara online. > sepertinya karena kedua sekolah tersebut termasuk kategori RSBI. saya masih > bertanya-tanya, apa maksudnya pemerintah kota bekasi memisahkan keempat > sekolah ini (SMAN 1 dan 5, SMPN 1 dan 5) dari penerimaan secara online. apa > hanya karena RSBI ? biar bisa matok uang pangkal makin gede ?? ato biar > sekolah2 tersebut bisa banyak nerima murid titipan pejabat daerah ??? > Saya perhatikan di Jakarta, Semua SMAN ikut penerimaan secara online, > termasuk SMA 8 Jakarta. walau mungkin jumlah kursi yang disediakan lebih > sedikit dibanding yang lain. > setidaknya ada usaha untuk pemerataan sehingga yang masuk sekolah favorit > tidak hanya dari kalangan berpunya.... > > > Harry Muryanto > http://harmoer.wordpress.com > > -- salam hangat selalu komar 3107 starxi
