Dick, Kata siapa di Pakistan mereka diburu dan dibunuh? Kata kawan orang Pakistan, Di Pakistan itu Ahmadiyah bukan Islam... dan terlarang...
Mungkin kalau di Indonesia jadi mirip dengan PKI.... 2011/2/9 Dicky Kurniawan <[email protected]> > > > Di Pakistan sudah..dan tetap diburu dan dibunuh.. So? > > it's only a transition > > Dicky Kurniawan > > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ------------------------------ > *From: *[email protected] > *Sender: *[email protected] > *Date: *Wed, 9 Feb 2011 09:53:50 +0000 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: *[email protected] > *Subject: *Re: [sma1bks] Ahmadiyah, FPI, JIL - Cikeusik Twitter > > > > > Solusinya sederhana : Ahmadiyah jadikan agama sendiri.... > > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...! > ------------------------------ > *From: *Morry Infra <[email protected]> > *Sender: *[email protected] > *Date: *Wed, 9 Feb 2011 12:04:51 +0300 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: *[email protected] > *Subject: *Re: [sma1bks] Ahmadiyah, FPI, JIL - Cikeusik Twitter > > > > Selalunya kamu ragu.... udah jelas.... > Mungkin anggota milist ini udah pada tahu kenapa kamu ragu... > Bukan soal track record FPI-nya.... tetapi kamunya.... he.e..e.ee. > > Salam, > Morry Infra > > 2011/2/9 Beto FLP <[email protected]> > >> >> >> Kenapa saya ragu ya? considering FPI's track record and their dispute >> with Ahmadiyah where for several time there was a physical contact between >> them and FPI always "Win" of course :D >> >> ------------------------------ >> *From:* Arief Kurniawan <[email protected]> >> *To:* [email protected] >> *Sent:* Wed, February 9, 2011 3:45:08 PM >> >> *Subject:* Re: [sma1bks] Ahmadiyah, FPI, & JIL - Cikeusik & Twitter >> >> Woiiii, Lagi nyetir ngga boleh BB an bahaya. >> >> 1. Bisa ditangkep pulisi >> 2. Bisa kecelakaan kayak filmnya Will Smith >> 3. Bisa bikin jari2 kaku >> >> >> Peace juga ;p >> >> >> AriefK >> >> Sent from my NerdBerry® freakz smartphone >> >> -----Original Message----- >> From: [email protected] >> Sender: [email protected] >> Date: Wed, 9 Feb 2011 08:28:28 >> To: <[email protected]> >> Reply-To: [email protected] >> Subject: Re: [sma1bks] Ahmadiyah, FPI, & JIL - Cikeusik & Twitter >> >> Karl marx tepat..dia melarang ketika Agama menjadi Dogma,itu alasannya >> kenapa beragama tidak boleh berlebihan, berTUHAN dan BerAgamalah yg cukup, >> karena Tuhan punya tidak suka yg berlebihan..ini alasan kenapa tragedi >> pandegelang,temanggung akhir2 ini terjadi, smua karena 'berlebihan dan >> Dogma..smua Agama menjanjikan Surga, kita harus lebih cerdas melihat masalah >> apalagi ada unsur SARA, itu sangat sensitif di Repoblik ini.. >> Untuk itu 'be smart' guys ! >> >> Klo ada JIL , saya JIN jama'ah Islam NeoLIB..hahaha >> >> -Peace- >> Penulis sedang kena macet didaerah mampang, jaksel >> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung >> Teruuusss...! >> >> -----Original Message----- >> From: "Arief Kurniawan" <[email protected]> >> Sender: [email protected] >> Date: Wed, 9 Feb 2011 07:11:21 >> To: <[email protected]>; <[email protected]> >> Reply-To: [email protected] >> Subject: [sma1bks] Ahmadiyah, FPI, & JIL - Cikeusik & Twitter >> >> Sumber : >> >> >> http://sosbud.kompasiana.com/2011/02/07/ahmadiyah-fpi-jil-cikeusik-twitter/ >> >> Ahmadiyah, FPI, & JIL - Cikeusik & Twitter >> Oleh: Aajap | 07 February 2011 | 23:01 WIB >> >> Kawan, izinkan saya bercerita tenang sesuatu yang sebenarnya biasa-biasa >> saja dan mungkin tidak begitu penting. Entah, saya hanya ingin >> menceritakannya. Begini, dari dzuhur tadi timeline di twitter begitu ramai >> dengan tweet-tweetber-hastag #ahmadiyah, #fpi, dan #jil. Beritanya memang >> simpang siur. Tempo merilis bahwa jama’ah ahmadiyah dari luar daerah >> mendatangi rumah Parman, salah satu pimpinan jama’ah ahmadiyah yang rumahnya >> berada di Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik. Jama’ah yang bukan merupakan >> warga setempat itu datang dengan menggunakan dua buah kendaraan beroda empat >> dan membawa berbagai senjata tajam. >> >> Warga desa umbulan merasa tidak nyaman dengan keadaan itu, maka mereka >> meminta jama’ah ahmadiyah untuk membubarkan diri. Namun jama’ah menolak, >> bahkan menantang. Salah satu tantangan mereka adalah, “jama’ah akan bertahan >> sampai titik darah penghabisan”. Mereka juga bilang, “lebih baik mati dari >> pada harus membubarkan diri”. Tantangan ini tentunya memancing warga yang >> awalnya masih mau kompromi, meski merasa tak nyaman. >> >> Akhirnya warga secara massal mendatangi jama’ah. Namun ternyata jama’ah >> sudah siap menghadang dengan berbagai senjata tajam. Awal dari perkelahian >> ini adalah ketika Sarta, salah satu warga desa umbulan dibacok hingga lengan >> kanannya hampir putus. Lalu bentrokan pun tak terhindari lagi hingga memakan >> korban jiwa. >> >> Selain versi Tempo, ada juga versi timeline orang-orang yang disebut-sebut >> sebagai penganut Jaringan Islam Liberal yang biasa disingkat JIL, seperti >> @syukronamin, @GunturRomli, dan @ulil. Mereka seolah mempropaganda bahwa >> yang melakukan penyerangan adalah Front Pembela Islam atau yang juga dikenal >> dengan singkatan FPI. Padahal menurut Mubarik Ahmad (@mubarik63) >> yangnotabene-nya Humas PB Ahmadiyah, FPI itu tidak ada di daerah Banten, >> baik itu di Serang, Cilegon, Cikeusik, dan sekitarnya. Tentunya argumen >> bahwa penyerang ahmadiyah itu FPI semakin terbantahkan, bahkan keluar >> dari tweet seorang humas ahmadiyah sendiri. >> >> Ya, apapun alasannya dan siapapun pelakunya, setiap tindak kejahatan >> termasuk pembunuhan, pemitnahan, pengancaman tentu harus ditindak tegas. >> Saya mendukung agar setiap pelaku kejahatan khususnya dalam kasus ini >> diadili dengan fair dan seadil-adilnya tanpa pandang bulu. Apakah itu FPI, >> warga Cikeusik, jama’ah ahmadiyah yang selalu didukung jil itu, atau mungkin >> JIL dan siapapun itu. Siapapun dia harus dihukum bila terbukti bersalah. >> Semoga hukum dapat dijunjung tinggi dan keadilan dapat tegak di negeri ini. >> >> Di sela-sela hiruk-pikuk timeline twitter tersebut, adzan ashar terdengar. >> Saya pun mengingatkan khalayak tweeps untuk menunaikan shalat ashar. Begini >> bunyitweet saya : “eh, Ashar! ayo sholat :) cc: @syukronamin @sukroanonim >> @ssirah @ulil @gunturromli | Menurut kalian shalat masih wajib, kan? ;))“. >> Memang agak nyeleneh. Maksud saya hanyalah untuk mengingatkan, karena >> aliran timeline yang begitu deras sangat berpeluang untuk melenakan dan >> membuat kita lupa waktu. >> >> Namun apa yang terjadi? @GunturRomli malah membalas tweet-ku dengan nada >> yang saya tak mau menginterpretasikannya. Saya khawatir penafsiran saya >> nantinya malah menjebak saya dalam statement yang blunder. Begini jawaban >> @GunturRomli tersebut : “Ngajak sholat stlah buruh orang?”. Sepertinya ia >> mengetik dengan begitu cepatnya hingga ada kesalahan. Kalau boleh menebak, >> mungkin teks yang ingin Ia ketik adalah seperti ini : “Ngajak sholat setelah >> bunuh orang?”. >> >> Saya tentu tersentak. Dan karena tak tega menafsirkan balasan tersebut, >> saya (@aajap) hanya bertanya pada @GunturRomli, dengan teks seperti ini >> : “Maaf. Saya yang mengajak shalat. Maksudnya yang mengajak shalat setelah >> membunuh, apa?RT @GunturRomli: Ngaja… (cont) http://deck.ly/~efI8X” >> >> Lama saya menunggu, balasan belum juga tiba. Akhirya sekitar satu jam >> lebih setelah pertanyaan tersebut saya ajukan pada @GunturRomli, saya >> pancing dengan pertanyaan yang harapannya dapat membuat ia segera membalas. >> Seperti ini, pancingan saya : “@gunturromli koq ga mau jawab? Siapa yang >> ngajak shalat setelah bunuh orang? Atau ga bisa tanggung jawab ma tweet >> sendiri ya? ;))“. Tweet seperti ini seharusnya membuat ia malu dan merasa >> harus membuktikan bahwa ia tak asal ucap dan bisa >> mempertanggung-jawabkan tweet-nya. Namun ternyata tidak. Semoga ini bukan >> berarti ia tak tahu malu. :D >> >> Akhirnya saya tutup perbincangan tersebut dengan sebuah pertanyaan retoris >> :“@gunturromli masih ga mau jawab, siapa yang ngajak shalat setelah bunuh >> orang? Bisa tanggung jawab ma isi tweet sendiri ga sih, dia itu? ;))“. Yang >> tentunya tidak juga ia gubris. >> >> Beberapa saat setelah itu, saya coba untuk membuka page-nya @GunturRomli. >> Ternyata akun saya (@aajap) sudah diblokir oleh beliau. Hmmm… Ternyata >> seperti ini mental orang-orang yang katanya #jil itu. Suka mencela >> pemblokiran, padahal mereka juga doyan nge-block. Suka mengolok-olok ulama >> dengan dalih mengkritik, tapi ketika ditanya tentang statement-nya sendiri, >> seperti itu sikapnya. Hal serupa juga dilakukan @ulil ketika saya >> memprotes statement @ulil yang mengatakan bahwa kitab tradisi Islam itu >> porno. Semoga hal yang dilakukan @GunturRomli dan @ulil tersebut bukan >> dikarenakan pengaruh buruknya masa kecil mereka. >> >> Pelajaran yang paling berharga dari kejadian ini adalah, berpikirlah >> sebelum men-tweet, pastikan apa yang kau tweet dapat kau >> pertanggung-jawabkan. Jangan asal bunyi alias asbun seperti pekicau-pekicau >> di sekitar kita yang tak perlu saya sebutkan lagi identitasnya. Yang pasti >> saya bersyukur karena saya bukan bagian dari FPI, dan jauh lebih bersyukur >> lagi karena saya juga bukan bagian dari JIL ataupun Ahmadiyah. >> >> Sekian, Wallahu’alam. >> AriefK >> >> Sent from my NerdBerry® freakz smartphone >> >> ------------------------------------ >> >> -------------------------------------------------- >> Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk >> menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....]. >> >> Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, >> kirim email ke [email protected] >> >> Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke >> [email protected]! Groups Links >> >> >> >> >> >> ------------------------------------ >> >> -------------------------------------------------- >> Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk >> menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....]. >> >> Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, >> kirim email ke [email protected] >> >> Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke >> [email protected]! Groups Links >> >> >> >> >> >> ------------------------------------ >> >> -------------------------------------------------- >> Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk >> menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....]. >> >> Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, >> kirim email ke [email protected] >> >> Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke >> [email protected]! Groups Links >> >> >> >> >> ------------------------------ >> Looking for earth-friendly autos? >> Browse Top Cars by "Green >> Rating"<http://autos.yahoo.com/green_center/;_ylc=X3oDMTE4MGw4Z2hlBF9TAzk3MTA3MDc2BHNlYwNtYWlsdGFncwRzbGsDZ3JlZW5jZW50ZXI->at >> Yahoo! Autos' Green Center. >> >> > >
