Di mustika jaya, hari kerja max nomer 1000, hari sabtu 500

AriefK

Sent from my NerdBerry® freakz smartphone

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Mon, 27 Feb 2012 15:33:18 
To: yahogrupp sma1<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [sma1bks] Proses pembuatan e-ktp di kecamatan Bekasi Barat

Kalau dipikir2, seberapa sering yah penduduk Kota Bekasi, ngelongok kantor 
Kecamatan ? Hehehehe ...

Atau pembuatan e-KTP jadi kampanye demografi bagi penduduk yang tinggal di 
daerah tersebut ? Hehehehehe ...

Atau, jangan2  pemenang  penyedia layanan e-KTP, merupakan pemenang dengan 
harga termurah, sehingga proses mobilisasi team sedikit terhambat, ditambah 
sinkronisasi penyedia layanan dengan Pemkot membutuhkan sedikit penambahan 
waktu. 

Seinget gw mah, sebelum disentralkan ke kecamatan, sempat ada undangan untuk 
mengambil nomor di Kelurahan. Mengapa tidak ditindaklanjuti yach? 

Jikalau ada kelemahan infrastruktur penyedia, mungkin perlu ditelaah dulu, 
apakah kelemahan ada di Kecamatan, atau Infrastruktur penyedia nya. (Masing2 
region kayaknya beda deh) ...

Yang perlu diacungi jempol, menurut gw adalah kesadaran masyarakat (dari kelas 
atas sampai menengah kebawah) untuk berpartisipasi aktif dalam e-KTP. Rela 
meluangkan waktu liburnya utk ke Kecamatan.
 (kira2 pegawai/karyawan kantoran yg kerja di jakarta mau nggak yah izin 2 hari 
untuk ngambil nomor dan poto) ?

Selain itu, Kayaknya sih ada kuota, pada  1 hari maksimal berapa ratus deh. Gw 
inget banget (hari sabtu pukul 10p.m), bagaimana pegawai di loket (kebetulan 
cewek, masih lajang dan ngorbanin malam mingguannya), diomelin sama atasannya 
untuk menutup loket dengan alasan sudah melebihi kuota. Lalu bapak2 yg diminta 
kembali lagi hari minggu untuk mengambil nomor, mengajukan argumentasi. 
Dibelakang bapak2 tsb masih ada sekitar 70-an orang yg masih mengantri. 
Akhirnya ada yg nyeruak dari antrian belakang (Ibu, saya staf khusus xxx. Kami 
respek dengan upaya pemerintah, dengan keterbatasan infrastruktur, tetap 
membuka loket walau sudah larut malam. Mohon respek dan pegal2nya kami 
mengantri jangan dicederai oleh kuota). Xixixixixi ...

Apakah itu kegagalan Oknum Camat, ataukah kegagalan rekruitment penyedia jasa, 
ataukah kegagalan penyiapan sistem, ataukah proses transisi sistem masih 
memerlukan waktu untuk sinkronisasi ? Selamat refleksi... Piss ah ...
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: dino bravo <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 27 Feb 2012 13:01:31 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [sma1bks] Proses pembuatan e-ktp di kecamatan Bekasi Barat

Salam sejahtera , thanks for sharing,

Mungkin sebaiknya pengalaman pahit ini di expose di media2 nasional ,
ini semua hanyalah permainan oknum & camat Bekasi Barat  yg GAGAL melakukan 
tugasnya !
seharusnya di jaman internet ini mereka berpikir ;Bagaimana untuk mempermudah & 
membuat nyaman setiap warganya bukan sebaliknya ,pikirlah baik2 dgn logika, 
Dimana di dunia ini kita harus ke kantor pemerintahan jam 12malam ?

Mudah2an ada manfa'atnya,trims.

Kirim email ke