Perampokan dan Perkosaan dalam angkot lagi??
Di Jakarta?
Ngeri kali....

Untung masih ada orang yang perduli dengan sesamanya... Terima kasih Pak
Nicolas Sandi... anda seorang pahlawan.

Salam,
Morry Infra


http://megapolitan.kompas.com/read/2012/07/24/10534638/Penyelamat.Penumpang.Angkot.Itu.Anggota.Kopassus

Perampokan dan Perkosaan
*Penyelamat Penumpang Angkot Itu Anggota Kopassus*

*JAKARTA, KOMPAS.com —* Nicolas Sandi (24), anggota TNI yang menyelamatkan
Is (31) dari perampokan dan perkosaan di angkot, adalah anggota Satuan 81
Kopassus berpangkat sersan dua. Bujangan anggota satuan antiteror itu saat
kejadian sedang cuti.

"Ya, benar ia anggota kami dari Satuan 81," kata Letnal Kolonel (Inf)
Munir, pejabat Penerangan Kopassus, Selasa (24/7/2012) pagi.

Menurut Munir, ia belum menerima laporan detail mengenai keterlibatan
anggota Kopassus itu dalam menolong korban kejahatan. "Yang pasti, ia
anggota Koppasus yang baru keluar izin cuti tahunannya," katanya.

Wadansat 81 Kopassus Letkol (Inf) Taufiq Sobri yang dihubungi terpisah juga
membenarkan bahwa Serda Nicholas Sandi adalah anggotanya.

"Yang bersangkutan sudah dizinkan cuti dan sedang mengurus surat-surat
jalan ke Papua. Dia putra Papua dan mendapat cuti tahunan untuk menengok
orangtuanya di sana," tuturnya.

Ia menambahkan, tentunya segala tindakan anggotanya akan dicatat dalam buku
<http://ads6.kompasads.com/new/www/delivery/ck.php?oaparams=2__bannerid=10555__zoneid=1473__cb=%7Brandom%7D__oadest=http://gramedia.com/>riwayat
kariernya. "Kalau tindakan yang salah saja dicatat, tentunya yang
baik pun akan dicatat. Sekecil apa pun," katanya ketika ditanya bentuk
apresiasi apa yang akan diberikan satuannya kepada Serda Nicholas, yang
sigap membantu warga terhidar dari kejahatan yang lebih fatal.

Seperti diberitakan sebelumnya, Is (31), seorang karyawati warga Johar
Baru, Jakarta Pusat, luput dari upaya perampokan dan perkosaan di dalam
angkutan kota (angkot), Senin (23/7/2012) tengah malam. Empat pelaku
ditangkap berikut kendaraannya.

Tadi malam, Is menumpang angkot C-01 bernomor polisi B 1106 VTX jurusan
Cileduk-Senen dari Senen, sekitar pukul 23.00. Saat itu, Is baru pulang
dari tempat kerjanya.

Saat naik ke angkot, selain sopir sudah ada tiga penumpang, yang salah
seorang kemudian diketahui bernama Ari Anggara. Beberapa saat angkot
melaju, tiba-tiba lampu dalam kabin padam. Bersamaan dengan itu, Ari dan
dua temannya menyergap Is.

Salah seorang mencekik leher Is dan yang lain menggerayangi. Is pun meronta
dan berusaha berteriak. Teriakan Is didengar Nicolas Sandi, seorang anggota
TNI yang kendaraannya beriringan. Melihat kejanggalan, ia pun mengejar
angkot tersebut.

Mengetahui kendaraannya dikejar, para pelaku mendorong Is keluar dari
angkot di depan Gedung Mahkamah Agung, Jalan Medan Merdeka Utara.

Angkot tersebut berhasil dihentikan dan para pelaku dibekuk oleh Nicolas.
  *Editor :*
Marcus Suprihadi

Kirim email ke