"Menggunakan senjata terlebih lagi umur mereka masih muda itu sangat aneh 
sekali dan mampu membunuh polisi," jelasnya.

ni orang ngaku intelijen tp gak paham psikologi kayaknya.. 

Di Myanmar, tentara anak itu bahkan dilatih untuk One Bullet One Kill.. Di 
wilayah2 konflik afrika, serdadu cilik ini mampu memainkan peran layaknya 
kualifikasi prajurit khusus.. Anak2 ini memang dilatih untuk membunuh, baik 
latihan fisik a la kemiliteran maupun psikologis dan doktrinnya..

Jadi, soal "muda" dan "mampu bunuh polisi" bisa aja terjadi di "terorisme lokal 
sini"..

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Sat, 8 Sep 2012 03:25:28 
To: Milis SMUN 1 Bekasi<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [sma1bks] Fwd: Institusi 'Intelijen' Pelihara Teroris demi Dollar 
AS

Hahaha.. Ini orang intel ngomongin dapur intelijen.. Lha jaman dia di dapur 
intelijen kemana aja?

Ini sih karena Intelijen (militer) gak dikasi panggung soal terorisme karena 
ada aturan cuma Polisi (Densus 88) yg khusus bergerak di anti teror.. Makanya 
dia ngomong macem-macem..

Dari jaman dulu, terorisme memang "dipelihara" sama negara, apapun motifnya.. 
Otak di belakang pembajakan Woyla aja gak tersentuh hukum dan masih hidup di 
Lampung.. Dia dekat dengan militer, dan jadi "binaan" Moerdani waktu itu..

Kaya kemaren gua wwcr AM Hendropriyono eks Kepala BIN, dia bilang "soal 
terorisme kasi aja tentara, mereka dilatih shoot to kill, jgn polisi.. " Bukti 
bahwa militer ngebet balik ke dunia tembak-tembakan..


Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Morry Infra <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 8 Sep 2012 07:37:21 
To: Serba_KL Serba_KL<[email protected]>; <[email protected]>; 
muslim-kl<[email protected]>; ARII Drlg 
Milist<[email protected]>; ex-cii<[email protected]>; 
'sma1bks'<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [sma1bks] Fwd: Institusi 'Intelijen' Pelihara Teroris demi Dollar AS

---------- Forwarded message ----------
From: Zafar
Date: 2012/9/8
Subject: Institusi 'Intelijen' Pelihara Teroris demi Dollar AS


Mungkinkah?

Institusi 'Intelijen' Pelihara Teroris demi Dollar AS

itoday - Keberadaan teroris di Indonesia sengaja dipelihara institusi
tertentu untuk mendapatkan proyek dari Amerika Serikat (AS). "Teroris itu
sengaja dipelihara institusi tertentu yang mempunyai kemampuan intelijen.
Institusi ini mendapatkan keuntungan dengan adanya teroris karena
mendapatkan kucuran dana dari AS," kata Mantan Komandan Satgas Intel Badan
Intelijen Strategis, (BAIS), Laksamana TNI, Purnawirawan, Mulyo Wibisono
kepada itoday, Kamis (6/9).

Menurut Mulyo, kemunculan teroris disengaja dengan memprovokasi untuk
melakukan kegiatan teror. "Dalam intelijen ini penyusupan itu hal yang
biasa. Sebetulnya aparat sudah tahu, tetapi dibiarkan saja. Dan pelaku
teroris ini akibat provokasi intelijen," paparnya.

Kata Mulyo, teroris Solo semakin mencurigakan karena aparat kepolisian
menyebutkan para pelakunya melakukan pelatihan di Gunung Merbabu. "Polisi
harus mengungkap siapa yang melatih para teroris itu, atau jangan-jangan
intelijen sendiri. Menggunakan senjata terlebih lagi umur mereka masih muda
itu sangat aneh sekali dan mampu membunuh polisi," jelasnya.

Kecurigaan Mulyo bertambah, korban aparat kepolisian yang tertembak di Solo
tidak diotopsi. "Harusnya korban dari pihak kepolisian diotopsi dan
diumumkan ke publik agar masyarakat semakin tahu. Kalau kayak gini semakin
menambah kecurigaan," paparnya. Ia juga mengatakan, dalam sebuah operasi
intelijen itu hal yang biasa membunuh temannya sendiri itu untuk menekankan
teroris melakukan perlawanan.

"Dalam operasi intelijen itu sudah biasa untuk membunuh temannya sendiri.
Dan kejadian di Solo itu ada kemungkinan itu, yang membunuh Densus ya
temannya sendiri," ungkap MulyoKata Mulyo, dari pengakuan warga yang berada
di lokasi bahwa Densus langsung memberondong orang-orang yang diduga
teroris. "Kalau saya baca di media, ada pengakuan warga di lokasi bahwa
orang-orang yang diduga teroris langsung diberondong dan tidak ada
perlawanan. Ini yang jarang diungkap di televisi," pungkasnya.

Sumber:
http://www.itoday.co.id/politik/teroris-sengaja-dipelihara-untuk-dapatkan-dollar

Kirim email ke