Terima kasih sharing-nya Beto,

Saya kebetulan dapat dari milist Alumni-ITB...
Dan itu di-forward dari milist PPI Mahasiswa2 Indonesia yang lagi study di
Jepang...

Yang maaf2... seperti biasa.. karena tinggal di Jepang... lebih merasa
seperti orang Jepang... he.e.e..
Instead of mengambil apa2 yang baik dari tulisan Yodhia.. malah bantah
habis2-an...
Padahal kasat nyata... (hasil respond email2 itu) bahwa banyak perusahaan2
Jepang saat ini yang semaput...

Makanya di-kritik soal hal2 yang dianggap hebat itu tapi perlu di-improve...

Dan maaf2 banget... kawan2 yang sok Jepun itu... ngebantahnya kayak
pepatah, " Buruk Muka Cermin dibelah".

Buat orang Indonesia... harusnya kita ambil yang baik2... dan improve yang
harus diperbaiki....

Dan kayaknya gak betul kok kalau Jepang itu jelek semuanya... wong kita
selama ini mengagung2kan Jepun sedemikian rupa dengan kaizen dan yang
hebat2nya....
Tapi seperti mana kita ketahui bersama... "Tak ada gading yang tak
retak".... Tak ada yang sempurna....
Nah buat kita... harusnya ambil semua manfaat yang baiknya.....

Ketimbang langsung mencela artikel sebagai hoax, conspiracy theory dan
sebagainya....
Kecuali fakta2 yang saat ini berlaku tidak valid sama sekali....

Sekali lagi, terima kasih sharingnya Beto,

Salam,
Morry infra

2012/9/9 Beto FLP <[email protected]>

> **
>
>
> Bang Mory, coba baca ini bang biar berimbang :D
>
> http://www.yosibara.com/Rubrik-Indonesia/the-death-of-samurai-bag-1.html
>
>
> Sent from Yahoo! Mail on Android
>
>  
>

Kirim email ke