yg paling nyata dari kehidupan manusia, adalah aspek pangan.
dan ini terkait dgn pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan.
sudah seharusnya kita peduli dan mengurusnya dgn mandiri, karena sangat vital 
bagi kehidupan.
dan bagi umat Islam, harus lebih peduli lagi, 
karena termasuk 4 pilar yg ditanyakan pd QS Al-Waqi'ah (surat yg bila 
diamalkan, bisa terhindar dari kefakiran), yaitu:
- Keturunan, dari ayat afaro-aytum ma tumnun
- Pertanian dkk, dari ayat afaro-aytum ma tahrutsuun
- Air (irigasi dan landscape) , dari ayat afaro-aytumul maa-al-ladzii tasyrobuun
- Api/Energi, dari ayat afaro-aytumun naarol-latii tuuruun
 
Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!  
http://nugon19.multiply.com/journal

http://www.muhammadiyah.or.id/id/news-1733-detail-kebijakan-politik-harus-berpihak-pada-para-petani.html 


Kebijakan Politik Harus Berpihak Pada Para PetaniSelasa, 25-09-2012
Dibaca: 85
  
 
Yogyakarta- Kebijakan politik yang saat ini yang dilaksanakan oleh pemerintah 
di Indonesia  dianggap belum berpihak pada para petani. Selama kebijakan 
politik tidak berpihak kepada petani maka di negara manapun itu ketahanan 
pangannya akan hancur, maka kebijakan politik yang dijalankan ini harus 
benar-benar berpihak pada sektor pertanian.
 
Demikian disampaikan oleh Dr. Gunawan Budiyanto dosen Fakultas Pertanian 
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FP-UMY) dalam diskusi terbatas tentang 
Peringatan Hari Tani Nasional, Senin (24/09) di Kampus Terpadu UMY.
 
Menurut Gunawan pemerintah bersama DPR telah mengesahkan berbagai peraturan 
dalam hal ini pada bisang pertanian namun peraturan tersebut sebagian besar 
berpihak pada para pemodal. “Banyak undang-undang yang disahkan untuk mengatur 
semuanya tetapi sebaliknya yang terjadi hanya merugikan para petani saja atau 
para pelku usaha mikro” tuturnya.
 
Gunawan mengatakan, banyak orang menilai bahwa pengelolaan bidang pertanian 
jaman orde baru itu kurang baik. Namun sebaliknya orde baru memiliki road map 
atau peta besar yang jelas dalam hal pembangunan dalam bidang pertanian berbeda 
dengan era reformasi dan sampai saat ini. “Orde baru memiliki sebuah grand 
desain yang disebut sebagai Pelita (Pembangunan Lima Tahun) sehingga arah 
pembangunannya jelas termasuk dalam bidang pertaniannya berbeda dengan saat ini 
yang dilakukan setengah – setengah sehingga belum terwujud dengan baik” ujarnya.
 
Gunawan juga menjelaskan bahwa nasib petani saat ini terpinggirkan dari peta 
pembangunan nasional atau dari rencana besar pembangunan padahal bagaimanapun 
juga petani di Indonesia saat ini menduduki asset yang cukup besar bagi negara. 
“Hampir 30% dari jumlah populasi ini berprofesi sebagai petani yang dalam hal 
ini bukan hanya petani yang mempunyai lahan pertanian yang luas tetapi  
termasuk juga para buruh tani yang bekerja mengelola lahan pertanian” jelasnya.
 
Gunawan mengungkapkan, saat ini para petani harus dibiarkan mandiri namun tetap 
mendapatkan perlindungan akses, selain itu juga pemerintah harus dapat 
memberikan solusi agar petani dapat hidup layak dan terpenuhi hak – haknya. 
“Mungkin salah satu solusinya adalah dengan membuat koperasi khusus petani, 
selain itu juga pemerintah mungkin bisa melakukan standarisasi terhadap 
produk-produk pertanian sehingga para petani bisa menjangkaunya dan hasil dari 
pertanianpun semakin baik” ungkapnya.
 
Selain itu juga Gunawan menambahkan bahwa muara dari akar permasalahn ini 
adalah kebijakan atau peraturan yang dibuat pemerintah itu berat sebelah. 
“Misalnya dalam hal ini adalah UU tata ruang yang dibuat oleh pemerintah tidak 
memperhatikan lahan pertanian sehingga yang ada terjadi penyusutan lahan 
pertanian. Jika kebijakan ini disesuaikan maka mungkin akan membawa perubahan 
yang lebih baik bagi pertanian di Indonesia” tambahnya.
 
Gunawan berharap kebijakan politik pemerintah dapat berpihak dalam bidang 
pertanian dengan memiliki road map yang jelas, membuat peraturan atau 
undang-undang yang sesuai sehingga  dapat meningkatkan kualitas pertanian di 
Indonesia baik itu para pelaku dalam hal ini para petani serta hasil dari 
pertanian mereka. selain itu juga ketahanan pangan di Indonesia akan terjaga 
dengan baik. (www.umy.ac.id)

Kirim email ke