hal menarik yg saya temukan pd istirahat makan siang ini....

http://www.tempo.co/read/news/2012/11/20/061442936/Ditemukan-Induk-dari-Semua-Bau



SELASA, 20 NOVEMBER 2012 | 16:07 WIB

Ditemukan, Induk dari Semua Bau 




TEMPO.CO, Rehovot - Ahli saraf menemukan induk dari semua aroma. Zat ini bisa 
dipakai untuk menyamarkan bau toilet umum, kokain, bahkan bahan peledak.


Aroma tersebut dinamakan penciuman putih (olfactory white). Para ahli 
mendapatkannya dengan mencampurkan banyak molekul aroma. Setiap kali mencampur, 
mereka mendapatkan bau baru. Pencampuran terhadap banyak bau berbagai kombinasi 
selalu sampai pada aroma baru yang disebut penciuman putih ini.


"Mencampur 30 jenis bau akan sampai pada aroma busuk yang sama," kata ahli 
saraf Weizmann Institute of Science, Israel, Noam Sobel.


Aroma busuk mutlak dari pencampuran berbagai sumber bau diibaratkan seperti 
mencampurkan beraneka warna cat. Semakin banyak variasi warna yang dicampurkan, 
warna campuran cenderung menjadi hitam. Pencampuran beraneka warna lampu juga 
cenderung sampai pada warna yang sama, yaitu putih.


Bau ternyata bisa dikelompokkan ke dalam berbagai spektrum. Pencampuran 
berbagai jenis spektrum bau ini pada akhirnya akan menghasilkan bau serupa. 
Namun, hingga kini belum ada penelitian yang bisa memetakan seluruh jenis 
molekul bau.


Indra penciuman memiliki reseptor bau yang bereaksi ketika melekat dengan 
molekul bau. Fenomena ini, kata dia, bertentangan dengan intuisi. Pasalnya, 
ketika dua bau dicampurkan, orang beranggapan baunya akan semakin unik. 
Kenyataannya, pencampuran banyak bau malah membuat bau campuran menjadi sangat 
sederhana. Itulah bau busuk mutlak tersebut.


Dalam penelitiannya, Sobel memiliki 86 molekul bau yang mewakili berbagai jenis 
aroma. Molekul-molekul dicampurkan dengan tingkat berbeda-beda. Campuran aroma 
kemudian disodorkan kepada 56 sukarelawan untuk dinilai aromanya.


Dengan meminjam hidung sukarelawan, peneliti mengetahui bahwa semakin banyak 
bau yang dicampurkan, semakin sama bau yang dihasilkan. Aroma yang sama mulai 
didapatkan setelah mencampurkan 20 jenis molekul bau. Pencampuran 30 jenis 
molekul bau malah menghasilkan aroma yang sama persis.


Penemuan bau mutlak bernama penciuman putih bisa dimanfaatkan untuk menyamarkan 
bau lain yang spesifik. Sobel mencontohkan, bau bunga bisa ditutup dengan 
meletakkannya di dekat sumber bau penciuman putih. Penyamaran bau ini juga bisa 
dilakukan untuk bau-bau spesifik lain seperti toilet umum, kokain, dan bahan 
peledak. 


Penelitian Sobel diterbitkan pada jurnal Proceedings of the National Academy of 
Sciences of the United States of America edisi 13 November 2012.

Kirim email ke