mohon ijin ikutan urun rembuk ngasi pendapat..

Mungkin sebelumnya kita juga bisa melihat, hal hal yang umumnya menjadi 
kewenangan pemerintah pusat dan daerah.
Artikel yang menjadi pambahasan disini kalau saya baca membahas mengenai utang 
pemerintah pusat.

Mohon maaf, menanggapi pendapat Mas Morry, beberapa yang disebut seperti taman, 
toilet, transportasi umum, ini biasanya terkait dengan hal hal yang menjadi 
lingkup tugas pemerintah daerah. Sepengetahuan saya (mohon bisa dikoreksi jika 
salah) belum ada pemerintah daerah yang berhutang untuk menutup belanjanya 
karena kurangnya pendapatan. DKI Jakarta sudah amat dekat dengan rencana 
tersebut pada saat Gubernur Fauzi Bowo, tapi sepertinya Jokowi kurang berkenan 
untuk melakukan hal tersebut (langkah yang amat tepat jika menurut saya)

Mengenai pendapat Mas Ruslan, bahwa kemampuan negara mensejahterakan rakyat 
menjadi berkurang karena harus membayar hutang dan sumber daya alam menjadi 
habis karena untuk meningkatkan pendapatan karena beban utang, saya ada sedikit 
pendapat yang agak berbeda.

Jika kita melihat struktur hutang Indonesia saat ini, porsi yang amat besar 
masih dari hutang karena BLBI pada saat krisis tahun 1998. Terlepas dari kemana 
uang itu hilang.. banyak dikorupsi.. dll.. saya amat terkesima dengan sosok pak 
Ahok (Wagub Jakarta) yang pada salah satu rapatnya yang di upload di Youtube 
menyatakan... "sudah lah yang lalu kita kesampingkan dulu, sekarang mari kita 
cari cara untuk kedepannya bagaimana menjadi Jakarta baru".. kurang lebih 
seperti itu lah.. mungkin salah2 sedikit.. heheh

Intinya, kita semua bisa akui bahwa penanganan krisis ekonomi 1998 oleh 
pemerintah saat itu memang kurang tepat dan efeknya masih terbawa sampai 
sekarang. Tapi hendaknya kita juga bisa melihat kedepan bagaimana kita bisa 
memperbaiki bangsa ini secara bersama sama. Kita tidak bisa memungkiri bahwa 
banyak juga program2 pengentasan kemiskinan, perbaikan infrastruktur dan 
peningkatan kesehatan bersumber dari pinjaman dari pihak lain. Hal ini semata 
mata karena peningkatan pendapatan sektor pajak bukan hal yang mudah dilakukan 
karena akan berdampak langsung ke masyarakat (seperti poin ke 2 dari mas 
Ruslan).

Seseorang yang amat saya kagumi pernah mengajarkan saya, pemerintah itu 
berhutang ya karena memang tidak punya uang untuk biaya menjalankan negara ini. 
Hutang (kalau bahasa APBN nya pembiayaan) itu timbul karena pendapatan lebih 
kecil dari pengeluaran. 

Pendapat pribadi saya, jika kita selalu menyalahkan kebijakan hutang pemerintah 
tanpa pernah mengkritisi sisi pendapatan atau pengeluarannya itu kurang tepat. 
Kebijakan hutang menurut saya lebih seperti output dari 2 kebijakan lainnya 
(Pendapatan dan Pengeluaran). Saya berusaha mencari pengandaian yang tepat 
mengenai hubungan Pendapatan, Pengeluaran dan Hutang... aaah.. namun apa daya 
pengetahuan saya masih amat terbatas.. hehehe

Thank You
_Bhayu_

Kirim email ke