Assalamualaikum,
Perkenalkan, nama saya Denny Zulfikar, alumni SMU Mosa generasi 5 tahun 2001.
Sebelumnya saya ucapkan penghargaan dan terima kasih yang sangat kepada
pengurus KAMI Mosa baik pusat maupun daerah, semoga pengabdian anda sekalian
bisa memberikan manfaat yang besar bagi kita semua.
Saya sangat yakin dengan kemampuan pengurus dalam melaksanakan amanah KAMI
Mosa, dan tentunya dukungan dari segenap anggota sangat membantu kontinuitas
program-program KAMI Mosa. Salah satu faktor yang amat mendukung suksesnya
program kita adalah masalah pendanaan. Saya coba mengikuti bagaimana cara
pengurus memperoleh pendanaan yang cukup untuk KAMI Mosa, dan tanpa mengurangi
rasa hormat saya kepada pengurus sekalian, saya rasa mungkin ide saya ini bisa
dipertimbangkan oleh pengurus untuk kemajuan program organisasi kita.
Agak miris memang ketika saya membaca beberapa postingan di milis kita tentang
jumlah dana yang terhimpun untuk salah satu kegiatan KAMI Mosa. Hanya Rp
600.000,-!! Hanya sebesar inikah potensi organisasi kita? Ini tidak sebanding
dengan potensi alumni kita yang mencapai ratusan orang!
Saya melihat, sumber pendanaan KAMI Mosa saat ini tidak bisa
diprediksi/mengambang, artinya tidak bisa dibuktikan dan diprediksi jumlah
pendapatan satu periode KAMI Mosa. Sedangkan pelaksanaan program KAMI Mosa
menuntut adanya nilai kas yang bisa diprediksi, ril dan PASTI. Bukankah KAMI
Mosa sudah berbadan hukum? (ralat jika saya keliru) ? Seharusnya kita tidak
menjadi organisasi yang punya AD/ART tapi tidak punya DANA. Artinya, secara
keorganisasian kita eksis tapi tak punya daya untuk berkarya.
Sumber dana KAMI Mosa selama ini menurut pandangan saya hanya ada 3 sumber,
yaitu iuran anggota, sumbangan sukarela, dan sumbangan dadakan.
Seluruh sumber dana kita tersebut bisa dikategorikan sebagai sumber tidak tetap.
Dari pertimbangan tersebut, saya mengusulkan, bagaimana selain 3 sumber dana
tersebut (saya menganggap ini adalah iuran tidak tetap yang sulit diprediksi
jumlah dan kepastian pembayarannya), juga dibuatkan sumber pendanaan lainnya
berupa iuran donatur (dengan perjanjian).
Beri contoh, misalkan perjanjian bahwa seorang alumni menyatakan sanggup untuk
menjadi donatur KAMI Mosa selama 1 tahun dengan nilai donasi per-bulan sebesar
Rp 50.000,-. Pernyataan kesanggupan ini dikuatkan dalam bentuk perjanjian
tertulis.
Mari kita berhitung dengan asumsi contoh di atas, apakah mungkin ada anggota
KAMI Mosa yang mampu untuk mendonasikan Rp 50.000 per bulan untuk KAMI Mosa
selama 1 tahun? jawabannya SANGAT MUNGKIN!.
Lalu, apakah mungkin di dalam 1 angkatan ada 10 orang yang memiliki kemampuan
donasi senilai Rp 50.000 per bulan selama 1 tahun? jawabannya juga SANGAT
MUNGKIN!
Sekarang, mari kita berhitung berapa jumlah kekayaan organisasi KAMI Mosa kita
dengan asumsi diatas :
Jumlah angkatan sudah lulus dan bekerja lebih dari 1 tahun : 7 Angkatan
Jumlah donatur setiap angkatan : 10 orang
Jumlah donasi per bulan per orang : Rp 50.000,-
Jumlah pemasukan organisasi KAMI Mosa per bulan : 7 angkatan x 10 orang x Rp
50.000,- = Rp 3.500.000,-
Jumlah pemasukan KAMI Mosa selama 1 tahun : 12 bulan x Rp 3.500.000,- = Rp
42.000.000,-
Coba lihat, nilai kekayaan KAMI Mosa sebesar Rp 42.000.000,- yang bisa kita
manfaatkan untuk kepentingan kita bersama dalam satu tahun, seperti :
- sunat massal,
- operasi bibir sumbing,
- Free try out untuk siswa kelas 3 MOSA,
- pelatihan keahlian,
- bantuan biaya pendidikan (jika dibutuhkan),
- bantuan belasungkawa,
- Honor panitia acara KAMI Mosa,
- membuat majalah/brosur panduan perguruan tinggi dan info biaya hidup yang
up-to-date setiap tahun,
- pertandingan persahabatan,
- honor rutin pengurus harian,
- biaya pengurusan website KAMI Mosa berikut honor pengurusnya,
- dsb.
Nilai kekayaan tersebut belum termasuk jika kekayaan tsb dijadikan modal usaha
(dalam bentuk koperasi KAMI Mosa), yang tentu saja akan menghasilkan nilai kas
positif untuk organisasi kita. Misalkan saja membuka usaha foto kopi, rental
komputer, minimarket, dsb.
Rekan sekalian, ilustrasi saya diatas hanya sekedar contoh kecil dari
pemberdayaan potensi organisasi kita. Besar harapan saya diantara kawan-kawan
bisa memunculkan sekaligus mengeksekusi ide-ide yang lebih brilian untuk
kemajuan organisasi kita ini.
Sungguh luar biasa potensi organisasi kita saat ini, semoga tulisan saya ini
bisa menjadi sumber inspirasi bagi pengurus sekalian.
Mohon maaf atas kekurangan dan bahasa yang kurang berkenan dari tulisan ini.
Wassalam,
Denny Zulfikar