saya setuju dengan bang deni. mungkin ga mesti Rp50rb, berapa pun boleh, karena toh nantinya dana yang terkumpul pasti akan dimanfaatkan dengan baik kan?? saya pingin ngusulin gimana kalo calon donatur bisa netapin sendiri berapa besarnya donasi yang mau diberikan. bagi yang udah kerja mungkin bisa ngasih donasi yang lebih besar sedangkan yang masih kuliah bisa ngasih sesuai kemampuannya.. dana bisa terkumpul, dan sama sekali ga ada perasaan yang memberatkan
wassalam, mawarzi angkatan 2003 --- On Tue, 3/3/09, jol bar <[email protected]> wrote: From: jol bar <[email protected]> Subject: Re: [smu mosa] Tentang sumber kekayaan KAMI Mosa To: [email protected] Date: Tuesday, March 3, 2009, 10:46 PM menarik... semangat ya.... bagi yang mao donor lagi..hayooo buruannn.... heheee seberapa aja bole..50ribu jg akan jadi gede kalo dikumpulin dari banyak orang From: Denny Zulfikar <dennyzulfikar@ yahoo.com> To: smu_m...@yahoogroup s.com Sent: Tuesday, March 3, 2009 10:34:26 PM Subject: [smu mosa] Tentang sumber kekayaan KAMI Mosa Assalamualaikum, Perkenalkan, nama saya Denny Zulfikar, alumni SMU Mosa generasi 5 tahun 2001. Sebelumnya saya ucapkan penghargaan dan terima kasih yang sangat kepada pengurus KAMI Mosa baik pusat maupun daerah, semoga pengabdian anda sekalian bisa memberikan manfaat yang besar bagi kita semua. Saya sangat yakin dengan kemampuan pengurus dalam melaksanakan amanah KAMI Mosa, dan tentunya dukungan dari segenap anggota sangat membantu kontinuitas program-program KAMI Mosa. Salah satu faktor yang amat mendukung suksesnya program kita adalah masalah pendanaan. Saya coba mengikuti bagaimana cara pengurus memperoleh pendanaan yang cukup untuk KAMI Mosa, dan tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada pengurus sekalian, saya rasa mungkin ide saya ini bisa dipertimbangkan oleh pengurus untuk kemajuan program organisasi kita. Agak miris memang ketika saya membaca beberapa postingan di milis kita tentang jumlah dana yang terhimpun untuk salah satu kegiatan KAMI Mosa. Hanya Rp 600.000,-!! Hanya sebesar inikah potensi organisasi kita? Ini tidak sebanding dengan potensi alumni kita yang mencapai ratusan orang! Saya melihat, sumber pendanaan KAMI Mosa saat ini tidak bisa diprediksi/mengamba ng, artinya tidak bisa dibuktikan dan diprediksi jumlah pendapatan satu periode KAMI Mosa. Sedangkan pelaksanaan program KAMI Mosa menuntut adanya nilai kas yang bisa diprediksi, ril dan PASTI. Bukankah KAMI Mosa sudah berbadan hukum? (ralat jika saya keliru) ? Seharusnya kita tidak menjadi organisasi yang punya AD/ART tapi tidak punya DANA. Artinya, secara keorganisasian kita eksis tapi tak punya daya untuk berkarya. Sumber dana KAMI Mosa selama ini menurut pandangan saya hanya ada 3 sumber, yaitu iuran anggota, sumbangan sukarela, dan sumbangan dadakan. Seluruh sumber dana kita tersebut bisa dikategorikan sebagai sumber tidak tetap. Dari pertimbangan tersebut, saya mengusulkan, bagaimana selain 3 sumber dana tersebut (saya menganggap ini adalah iuran tidak tetap yang sulit diprediksi jumlah dan kepastian pembayarannya) , juga dibuatkan sumber pendanaan lainnya berupa iuran donatur (dengan perjanjian). Beri contoh, misalkan perjanjian bahwa seorang alumni menyatakan sanggup untuk menjadi donatur KAMI Mosa selama 1 tahun dengan nilai donasi per-bulan sebesar Rp 50.000,-. Pernyataan kesanggupan ini dikuatkan dalam bentuk perjanjian tertulis. Mari kita berhitung dengan asumsi contoh di atas, apakah mungkin ada anggota KAMI Mosa yang mampu untuk mendonasikan Rp 50.000 per bulan untuk KAMI Mosa selama 1 tahun? jawabannya SANGAT MUNGKIN!. Lalu, apakah mungkin di dalam 1 angkatan ada 10 orang yang memiliki kemampuan donasi senilai Rp 50.000 per bulan selama 1 tahun? jawabannya juga SANGAT MUNGKIN! Sekarang, mari kita berhitung berapa jumlah kekayaan organisasi KAMI Mosa kita dengan asumsi diatas : Jumlah angkatan sudah lulus dan bekerja lebih dari 1 tahun : 7 Angkatan Jumlah donatur setiap angkatan : 10 orang Jumlah donasi per bulan per orang : Rp 50.000,- Jumlah pemasukan organisasi KAMI Mosa per bulan : 7 angkatan x 10 orang x Rp 50.000,- = Rp 3.500.000,- Jumlah pemasukan KAMI Mosa selama 1 tahun : 12 bulan x Rp 3.500.000,- = Rp 42.000.000,- Coba lihat, nilai kekayaan KAMI Mosa sebesar Rp 42.000.000,- yang bisa kita manfaatkan untuk kepentingan kita bersama dalam satu tahun, seperti : - sunat massal, - operasi bibir sumbing, - Free try out untuk siswa kelas 3 MOSA, - pelatihan keahlian, - bantuan biaya pendidikan (jika dibutuhkan), - bantuan belasungkawa, - Honor panitia acara KAMI Mosa, - membuat majalah/brosur panduan perguruan tinggi dan info biaya hidup yang up-to-date setiap tahun, - pertandingan persahabatan, - honor rutin pengurus harian, - biaya pengurusan website KAMI Mosa berikut honor pengurusnya, - dsb. Nilai kekayaan tersebut belum termasuk jika kekayaan tsb dijadikan modal usaha (dalam bentuk koperasi KAMI Mosa), yang tentu saja akan menghasilkan nilai kas positif untuk organisasi kita. Misalkan saja membuka usaha foto kopi, rental komputer, minimarket, dsb. Rekan sekalian, ilustrasi saya diatas hanya sekedar contoh kecil dari pemberdayaan potensi organisasi kita. Besar harapan saya diantara kawan-kawan bisa memunculkan sekaligus mengeksekusi ide-ide yang lebih brilian untuk kemajuan organisasi kita ini. Sungguh luar biasa potensi organisasi kita saat ini, semoga tulisan saya ini bisa menjadi sumber inspirasi bagi pengurus sekalian. Mohon maaf atas kekurangan dan bahasa yang kurang berkenan dari tulisan ini. Wassalam, Denny Zulfikar
