Microsoft Akan Keluarkan Software Antivirus?
Reporter: Wicaksono Hidayat

detikcom - Jakarta, Microsoft disebut-sebut memiliki rencana membuat piranti 
lunak antivirus. Padahal selama ini produk Microsoft lebih dikenal sebagai 
sasaran virus dan worm.

Akibat banyaknya pengguna Windows di dunia, produk Microsoft hampir selalu 
jadi sasaran pembuat virus. Sebut saja MyDoom (virus yang menyebar paling 
cepat sepanjang sejarah) Sobig dan Blaster (duet virus yang menimbulkan 
kerugian terbesar sepanjang sejarah) atau Melissa (virus tak terduga yang 
menyerang lewat dokumen dan menyebar lewat e-mail).

Meski lebih dikenal sebagai sasaran tembak virus, Microsoft rupanya 
menyimpan rencana 'tersembunyi' tentang anti virus. "Rencananya, kami akan 
menjadikan antivirus sebagai bagian dari produk yang kami tawarkan," ujar 
Amy Carroll, Direktur Manajemen Produk untuk Unit Keamanan Bisnis dan 
Teknologi Microsoft kepada Cnet, Rabu (16/06/2004).

Rencana ini sudah terendus sejak Microsoft membeli GeCAD, perusahaan 
antivirus asal Rumania. Pembelian itu terjadi kira-kira setahun lalu dan 
sejak saat itu menimbulkan spekulasi mengenai produk antivirus dari 
Microsoft.

Meski mengakui adanya rencana tersebut, Amy mengatakan belum ada rencana 
pasti dari Microsoft. "Saat ini belum satupun produk yang secara spesifik 
kami persiapkan untuk itu," Amy melanjutkan.

Guncang Posisi Pemain Lama

Desas-desus setengah resmi mengenai rencana itu juga berhembus dari mulut 
Mike Nash. Vice President untuk Unit Keamanan Bisnis dan Teknologi Microsoft 
itu mengatakan produk antivirus itu akan diedarkan secara berlangganan.

Komentar serupa keluar dari mulut Mike tahun lalu, tidak lama setelah 
Microsoft membeli GeCAD. Sama seperti waktu itu, Mike tidak memberikan detil 
waktu dan produk yang pasti.

Akibat rencana yang belum pasti ini nilai saham Symantec dilaporkan menurun. 
Australian Financial Review, Rabu (16/06/2004), melaporkan penurunan sebesar 
6,5 persen pada saham Symantec di bursa Dow Jones.

Analis Sarah Friar dari firma Goldman Sachs beranggapan reaksi pasar di Dow 
Jones itu berlebihan. Sarah menganggap rencana tersebut masih 'jauh panggang 
dari api' dan menyarankan investor untuk membeli saham Symantec selagi 
harganya turun.

Symantec adalah produsen Norton Antivirus, salah satu pembasmi virus paling 
populer di dunia. Selain Symantec, Network Associates yang meproduksi McAfee 
Antivirus diduga akan terguncang juga oleh langkah Microsoft. 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give underprivileged students the materials they need to learn. 
Bring education to life by funding a specific classroom project.
http://us.click.yahoo.com/LZzaMD/_WnJAA/HwKMAA/4tWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--
--------------------------------------------------
Berhenti (Quit):  [EMAIL PROTECTED]
Arsip milis:  http://groups.yahoo.com/group/smun65
Arsip Files:  http://groups.yahoo.com/group/smun65/files
Website: http://smun65.blogspot.com
--------------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/smun65/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke