Virus Ponsel Kini Menyebar Lewat MMS Reporter: Ni Ketut Susrini
detikcom - Jakarta, Sebuah perusahaan anti-virus menemukan virus ponsel yang menyebar melalui layanan Multimedia Messaging Service (MMS). Penyebaran virus kini tidak melulu lewat bluetooth. Virus pertama yang memanfaatkan layanan MMS sebagai media penyebarannya, beredar di ponsel-ponsel bersistem operasi Symbian Series 60. Vendor anti-virus menamainya CommWarrior.A. Seperti dilansir dari PCWorld yang dikutip detikcom, Selasa (8/3/2005), virus ini aktif begitu file attachement dibuka. Hal pertama yang dilakukannya adalah menelusuk ke file nomor telepon yang tersimpan, untuk kemudian mengirimkan salinan dirinya ke semua nomor yang ditemukannya, tentu saja melalui MMS. Virus ini diketahui menyebar sejak Januari. Tapi sejauh ini, para pakar anti-virus yakin bahwa CommWarrior bukanlah ancaman serius. Meski begitu, pakar anti-virus dari F-Secure Corp., Mikko Hypponen menilai virus ini sebagai bukti awal kemunculan cara baru dalam penyebaran virus. MMS merupakan teknologi yang memungkinkan pertukaran berbagai konten multimedia seperti suara dan gambar, antar perangkat yang memang mendukung teknologi MMS. Teknologi ini populer, termasuk di Indonesia, dimana para konsumen mulai memperhatikan fitur MMS ketika memilih ponsel. Kemunculan Virus F-Secure pertama kali menemukan CommWarrior sejak Senin (7/3/2005). Akan tetapi, file-file di internet menunjukkan bahwa keluhan mengenai virus ini muncul sejak Januari. Salinan virus sudah ada yang muncul di salah satu halaman web, tertanggal 1 Januari, dan diklaim bekerja pada ponsel Nokia seri 60. Jika memang benar begitu, ada lebih dari 10 juta ponsel Nokia seri 60 yang beredar di pasaran. Bisa dikatakan, virus ini memiliki lahan luas untuk menyebar. Pencegahan Karena menyebar melalui MMS, cara aman menghindari serangan virus ini adalah jangan gegabah membuka sembarang MMS. MMS yang mengandung virus biasanya membawa pesan dengan kata-kata memikat, seperti "3DGame from me. it is FREE" dan "Nokia RingtoneManager for all models". Begitu file dibuka, virus akan langsung mengirim salinan dirinya ke nomor telepon yang tersimpan di ponsel. Selain mampu menyebar melalui MMS, Victor Kouznetsov dari vendor anti-virus McAfee mengatakan, virus ini juga bisa menyebar antar ponsel yang tengah terhubung bluetooth. Disarankannya, jika sudah terlanjur terinfeksi, CommWarrior bisa segera dilumpuhkan dengan cara menekan dan menahan tombol menu yang ada pada ponsel, lalu memilih CommWarrior dari daftar aplikasi yang muncul, lalu tekan tombol "C", atau "Clear". Begitu virus dilumpuhkan, pemilik ponsel kemudian dapat menggunakan tool file management pada ponsel untuk meletakkan virus dan menghapusnya. Para pakar mengatakan, virus ponsel memang baru-baru ini menyebar, tapi ini bisa menjadi ancaman serius di kemudian hari seiring dengan makin pentingnya fungsi ponsel di masa mendatang. Sebelumnya, Cabir muncul pada bulan Juni sebagai sebuah bukti konsep. Virus ini adalah virus ponsel pertama, dan menyebar melalui koneksi bluetooth antar ponsel bersistem operasi Symbian. Banyak produk ponsel yang potensial menjadi sasaran virus seperti ponsel seri 60 milik Siemens AG dan Nokia. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/h8TXDC/6WnJAA/HwKMAA/4tWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> -- -------------------------------------------------- Berhenti (Quit): [EMAIL PROTECTED] Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/smun65 Arsip Files: http://groups.yahoo.com/group/smun65/files Website: http://smun65.blogspot.com -------------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/smun65/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
