Billing .id Tidak Lagi di APJII
Reporter: Wicaksono Hidayat

Mar 17, 2005 14:14:8

detikcom - Jakarta, Setelah APJII menarik nama IDNIC dari pengelola domain 
.id, pihak ccTLD-ID menarik wewenang penagihan domain .id dari APJII. 
Pembenahan atau 'adu otot'?

Budi Rahardjo, salah satu figur di belakang pengelola nama domain indonesia 
ccTLD-ID, mengatakan pihaknya akan tetap mengelola nama domain .id. Sebelum 
ini ccTLD-ID dikenal dengan nama IDNIC.

Saat masih bernama IDNIC, pengelolaan tagihan (billing) untuk nama domain 
.id diserahkan kepada Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia 
(APJII). Namun, bertepatan dengan ditariknya nama IDNIC oleh APJII, ccTLD-ID 
juga menarik kewenangan billing tersebut.

Menurut Budi, hal itu tidak saling berhubungan. "Ada banyak masalah dan 
keluhan dari pelanggan (mengenai billing di APJII -red.). Kami sudah mencoba 
bersabar dan berharap layanan ini bisa lebih baik. Ternyata tidak, sehingga 
kami memutuskan untuk menghentikan saja," ujar Budi Rahardjo, kepada 
detikcom, Kamis (17/03/2005).

Untuk selanjutnya ccTLD-ID akan mengelola sendiri billing domain .id. Hal 
ini akan mereka lakukan sampai berjalannya sistem registrasi baru.

Budi juga telah mengirimkan pemberitahuan ke berbagai mailing list mengenai 
perubahan tersebut. "Untuk itu para pendaftar domain jangan mengirimkan 
pembayaran kepada pihak lain selain pihak kami," tulis pemberitahuan 
tersebut.

Sedangkan mengenai perubahan sistem registrasi domain .id, Budi menegaskan 
hal itu adalah upaya pembenahan. "Sebenarnya prinsipnya, pengelolan domain 
di Indonesia harus lebih baik. Itulah sebabnya sekarang kami melakukan 
pembenahan," tuturnya.

Dalam sistem yang baru, nama domain .id didaftarkan melalui pihak registrar. 
Nantinya pihak registrar tersebut yang mendaftarkannya ke registri 
(ccTLD-ID). Ini sama dengan sistem yang diterapkan pada nama domain .com.

Baik APJII maupun ccTLD-ID mengatakan semua kejadian ini adalah dalam rangka 
pembenahan industri. Tapi dari kacamata awam, kedua organisasi itu 
seakan-akan sedang berseteru.

Jika benar demikian, pepatah 'gajah lawan gajah, pelanduk mati di 
tengah-tengah' bisa saja terjadi. Kalau sudah begitu, siapa yang jadi 
pelanduknya? 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/i8TXDC/5WnJAA/HwKMAA/4tWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--
--------------------------------------------------
Berhenti (Quit):  [EMAIL PROTECTED]
Arsip milis:  http://groups.yahoo.com/group/smun65
Arsip Files:  http://groups.yahoo.com/group/smun65/files
Website: http://smun65.blogspot.com
--------------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/smun65/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke