alhamdulillah http://oto.detik.com/read/2009/10/01/160003/1213074/648/bikin-sim-bakal-lebih-sulit
2009/10/1 benny ps <[email protected]>: > CoPas dari : > > http://www.jddc-online.com/?p=460 > > "Keberadaan sepeda motor (motor) di Indonesia jelas berbeda dengan > keberadaannya di negri lain. Di Indonesia motor hadir sebagai media > transportasi paling murah dan paling terjangkau yang bisa di dapat > masyarakat kebanyakan. Belum lagi fenomena mudik yang baru saja > terjadi dimana perjalanan ratusan kilometer secara fakta mengalahkan > para pemilik hobi turing di luar turing. Dengan kapasitas mesin jauh > lebih kecil pengendara Indonesia mampu menaklukan sebuah pulau. Di > negri seberang butuh kapasitas mesin jauh lebih besar untuk menikmati > kenikmatan serupa. > > Photobucket > > Kultur yang berkembang tidak lagi menggambarkan motor sebagai media > transportasi berbahaya. Yang ada justru tidak perlu dianggap > berbahaya. Angka kecelakaan fantastis yang selalu terjadi tiap hari > tidak mampu menggoyahkan semangat memiliki sepeda motor. Akhirnya di > negri ini motor berkembang menuju banyak aspek. Motor digunakan > sebagai bagian dari gaya hidup, jembatan transportasi, alat angkut > barang hingga media adu kebut bagi penyuka kecepatan -meski dilakukan > di luar sirkuit-. Kita pantas bangga atau pantas miris dengan fenomena > motor, sedangkan produsen motor terus menggelembungkan produksinya > karena permintaan nya yang terus tinggi. > > Lalu kembali pada judul di atas, haruskah anda mengendarai sepeda > motor ? Sementara motor sendiri jika tidak dikendalikan dengan > pengetahuan yang baik bisa menjadi alat pembuat celaka diri anda > sendiri. Pengendara Indonesia melahirkan kemampuan berkendara atas > nama otodidak atau senioritas. Si A menyebut beginilah cara melakukan > ‘braking’ maka si B akan terus menyimpannya di memori kepalanya. Tak > perlu lagi mencari ilmu tambahan untuk mengasah kemampuannya > berkendara. Satu poin hilang. Kemalasan pengendara mencari banyak > informasi mengenai literatur berkendara mengakibatkan lemahnya mental > dan disiplin saat berkendara di jalan raya. Berkendara tidak hanya > soal ’skill’ atau kemampuan tapi juga mental dan sikap serta perilaku. > Semua saling bergandengan untuk membentuk pengendara yang aman, baik > bagi diri sendiri maupun orang lain. > > Jika anda menjawab harus, karena kebutuhan operasional harian yang > menjadikan motor sebagai media yang efisien maka anda harus mau > mencari ilmu lain soal berkendara. Lepas mendapatkan SIM situasi > terkini memberi fakta bahwa pengendara sudah diberi ijin untuk > ‘bermain’ di jalan raya. > > Photobucket > > Pertanyaan menarik yang muncul di salah satu artikel milik > www.motorcycle.com yang mengupas perlu kah kita berkendara, “Are you > willing to invest some time in learning to ride the right way before > hopping on a bike?” > > Tampaknya pertanyaan seperti itu tidak pas jika ditanyakan ke > mayoritas pengendara di Indonesia. Bukan begitu ?" > > semoga bisa jadi bahan renungan > > -- > [email protected] > www.spinner-community.net > > http://maps.google.com/maps?f=q&source=s_q&hl=en&geocode=&q=serpong&sll=-6.19039,106.845474&sspn=0.330398,0.441513&g=jakarta&ie=UTF8&ll=-6.246278,106.678276&spn=0.020136,0.055189&z=14 > -- [email protected] www.spinner-community.net http://maps.google.com/maps?f=q&source=s_q&hl=en&geocode=&q=serpong&sll=-6.19039,106.845474&sspn=0.330398,0.441513&g=jakarta&ie=UTF8&ll=-6.246278,106.678276&spn=0.020136,0.055189&z=14 ------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/spinner-community/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/spinner-community/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
