Saya sangat setuju pak Nur....kendala awalnya sebenarnya masih tingginya gengsi 
yang dimiliki sarjana yang baru lulus. Dalam arti kebanggaan menjadi karyawan 
di PT. XXXX yang berskala international atau PT. ZZZZ yang merupakan perusahaan 
raksasa. Jujur saja saya mengalami masa tersebut, dimana selesai kuliah saya 
bangga sekali menjadi karyawan di perusahaan besar, Walau untuk pertama kerja 
harus BP5 (Berangkat Pagi Pulang Petang Penghasilan Paspasan). Tentunya TIDAK 
SALAH kita mencari kerja di perusahaan yang bagus, karena kalau kita bekerja 
dengan bagus dan tentu ber-EQ bagus, renumerasi yang kita dapat juga sangat 
bagus. Akan tetapi sangat bagus lagi apabila kita mendapat pekerjaan bagus, 
sekalian kita juga mempersiapkan diri untuk berwirausaha...Lebih baik jadi 
kepala semut daripada buntut gajah........Lebih baik lagi kita rintis usaha 
biar bisa jadi kepala gajah....jangan jadi buntut terus....nggak enak ah...di 
belakang terus...... 



----- Original Message ----
From: Nur Machfud <[EMAIL PROTECTED]>
To: "[email protected]" <[email protected]>
Sent: Wednesday, August 15, 2007 6:58:59 AM
Subject: [STIE YKPN Mailing List] Re: Mental Seorang Entreprneur


Cerita yang sangat menarik dan menjadi perenungan saya sejak dulu, saat kuliah 
dulu tujuan utama saya (dan mungkin mostly students) adalah bekerja di suatu 
perusahaan/institusi.  Saat sudah terlalu lama bekerja pada orang, kita secara 
tidak sadar berada di area comfortable zone...yang membuat pola pikir kita 
"tumpul" karena terlanjur merasa keenakan ;p
 
Sudah saatnya pola entrepreneur menjadi salah satu andalan di YKPN tercinta, 
jadi mahasiswa tidak hanya dididik "jago" menjadi seorang pegawai/karyawan 
semata namun juga dibekali dengan entrepreneurship (hanya usulan saja).  
Mencontoh dari company2 besar saat ini, dulunya juga berawal dari bisnis 
kecil2an dengan networking yang termaintain dengan sangat baik.
Seandainya ada komunitas almamater yang bisnis dan networking-nya dikelola 
secara profesional, saya yakin pasti bisa membuat jaringan bisnis yang luar 
biasa kelak.  Misal almamater di Jakarta jadi distributor pakaian jadi, 
produksinya disupport oleh almamater di area Jateng (ini contoh saja 
ya)....jadi ada semacam sinergi positif.
Jadi JPC kalau bisa tidak hanya menjadi perantara tenaga kerja saja, namun bisa 
juga menjadi perantara bisnis sesama almamater (lebih netral dan kredibel).
 
Salut buat almamater's yang sudah berani ber-entrepreuner ria, doakan kami2 ini 
yang gawe dikantor bisa mengikuti jejak teman2 semua. 
Ingat...selama bekerja di kantor dengan jabatan setinggi apapun selalu ada 
batasan usia pensiun (kecuali para pendidik/dosen tercinta), fasilitas semuanya 
akan hilang (paling stress aja bingung mau gawe apa saat pensiun).  Tapi tidak 
dengan biznizmen/women yang selalu me-manage risiko dari awal...tapi awet muda 
terus :)
 
-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Behalf Of astie gk
Sent: 14 Agustus 2007 21:59
To: [email protected]
Subject: [STIE YKPN Mailing List] Mental Seorang Entreprneur


Mental Seorang Entrepreneur 
Mental....
Mental adalah kunci kesuksesan seorang entrepreneur. ..
Banyak pegawai yang ingin sekali menikmati kebebasan finansial seperti seorang 
entrepreneur tetapi pola pikirnya masih belum siap. Mentalnya masih seperti 
mental seorang pegawai...
Melihat arti kata entrepreneur artinya seorang risk taker yang berani 
mempertaruhkan sesuatu untuk keuntungan yang belum pasti. 
Itu berarti...
Seorang entrepreneur harus berani mengambil & memperhitungkan resiko dan tidak 
menyalahkan orang lain atas kegagalannya. Menjadi entrepreneur adalah menjadi 
manusia yang spesial, bukan menjadi manusia kebanyakan.. .
Warren Buffet pernah mengatakan bahwa entrepreneur selalu berpikir terbalik...
Pegawai mengikuti tren, entrepreneur melawan tren. Pegawai merebut kemenangan 
di samudra merah, entrepreneur membuat kemenangannya sendiri di samudra biru. 
Seorang entrepreneur adalah orang yang menahan diri di saat orang lain 
berlomba-lomba mengikuti trend..

Namun entrepreneur sudah bersiap dengan banyak dana untuk mengakuisi perusahaan 
di saat pasar saham sedang anjlok...
Hanya seorang entrepreneur sejati yang berani berkata:
"Pasar sepatu paling potensial adalah Afrika" atau
"Pasar baju terbesar adalah Papua" atau
"Pasar software original terbesar adalah negara dengan angka pembajakan 
tertinggi: Indonesia & Cina!"
Tenpa mental & kepercayaan diri entrepreneur, potensi & peluang selalu dilihat 
secara negatif sebagai hambatan, masalah, krisis & problema...

Bila kita melihat suatu masalah, itu berari ada satu solusi yang dibutuhkan, 
dan solusi itulah yang menjadi peluang bisnis baru bagi seorang entrepreneur. ..
Bila bank-bank di indonesia saat ini tidak men-support UKM, kenapa tidak Anda 
mendirikan sebuah bank yang men-support UKM?
Bila pemerintah tidak men-support UKM, kenapa tidak Anda mendirikan lembaga 
bantuan utk UKM?
Bukankan itu yang dilihat & dilakukan oleh Muhammad Yunus, pendiri Grameen 
Bank??
Kita bisa lihat dari modal pribadi hanya dengan $ 20, kini Grameen Bank 
mencatat laba lebih dari $ 1 juta per tahun!!
Grameen Bank telah mengubah hidup lebih dari 5 juta gelandang & pengemis, 
akhirnya mereka bisa mendirikan bisnis mereka sendiri dan membuka lapangan 
pekerjaan...
Entrepreneur adalah orang yang sedikit mengeluh namun banyak bertindak...
Entrepreneur adalah orang yang tidak menyalahkan orang lain/pemerintahnya atas 
keterpurukan negaranya.
Entrepreneur adalah orang yang bertindak & menyumbangkan devisa bagi 
negaranya...
Entrepreneur adalah orang yang melihat peluang bisnis di setiap masalah...
Entrepreneur tidak mau menjadi korban sejarah, ia memilih untuk mjd pelaku 
sejarah & menciptakan sejarahnya sendiri
Entrepreneur segera mengambil peluang bahkan menciptakan peluang baru karena ia 
sadar kesempatan tidak akan pernah datang 2 kali!
Entrepreneur adalah orang yang terus belajar bahkan sesudah ia lulus S3...
Entrepreneur ingin membuat sejarah baru bagi negaranya, bukan menjadi bagian 
dari sejarah lama...


Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, 
photos & more.


       
____________________________________________________________________________________
Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search 
that gives answers, not web links. 
http://mobile.yahoo.com/mobileweb/onesearch?refer=1ONXIC
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu 
Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups.
 Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected]
 Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
 Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di 
http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke