Yth anggota Milis STIE YKPN, Menyambung topik berita baik dan "pentingnya menyebarluaskan berita baik" tersebut, mungkin kita bisa belajar dari cuplikan berita koran KR (via KR Online) berikut ini:
-------- ******* ---------- Saturday, 01 September 2007, Universitaria UMY Raih Hibah PHK-I Rp 15 M YOGYA (KR) - UMY menjadi salah satu dari 31 perguruan tinggi (PT) yang berhasil mendapatkan Program Hibah Kompetisi berbasis Institusi (PHK-I) tahun 2008. PHK yang diselenggarakan Dirjen Dikti dalam rangka kegiatan untuk meningkatkan manajemen PT, meloloskan 31 PT yang akan mendapatkan dana sejumlah Rp 15 miliar. Ketua Tim PHK-I UMY, Ir Sudarja MT mengemukakan hal tersebut, Jumat (31/8), ketika menyampaikan Keputusan berdasarkan surat Dirjen Dikti nomor 2590/D/T/2007. Skema PHK-1 yang diusulkan menurut Sudarja, memang berjangka waktu selama tiga tahun, namun pendanaan tersebut akan dilakukan atas dasar kontrak tahunan. Keberlanjutan untuk tahun-tahun berikutnya, ungkapnya akan bergantung pada kinerja implementator dalam menjalankan program tersebut. "Ditjen Dikti berhak untuk menghentikan pendanaan apabila hasil evaluasi tahunan menunjukkan bahwa program tidak diimplementasikan sesuai dengan perencanaan yang diusulkan dan disetujui. Untuk itu peranan tim monitoring dan evaluasi internal menjadi sangat penting artinya dalam implementasi program ini," tambahnya. Sudarja juga mengatakan bahwa Dirjen Dikti mengharapkan pada masing-masing pemenang hibah sudah mulai mempersiapkan panyusuann rencana implementasi tahun pertama. Panduan teknis penyusunan dokumen Rencana Implementasi tersebut akan disampaikan oleh kegiatan peningkatan Infrastruktur Perguruan Tinggi (KPIPT)-DIKTI. Dikatakan, proposal hibah yang telah dikirim oleh masing-masing unversitas sejak April lalu telah melalui beberapa tahap untuk dapat lolos dan mendapatkan dana tersebut. Sementara itu desk evaluation terhadap proposal lengkap, telah dilakukan oleh reviewers Dewan Pendidikan Tinggi dari tanggal 7 hingga 24 Juli. Tim reviewers telah menyelesaikan proses evaluasi dan seleksi sehingga terpilih 44 Perguruan Tinggi untuk lolos ke tahap berikutnya yaitu tahap site visit. (Fsy)-c ----- ****** -------- Informasi seperti ini yang saya pribadi percaya bagian "membangun citra" yang diperlukan untuk tetap "eksis" dalam suatu kompetisi yang ketat. Publik akan membaca dan melihat bahwa institusi yang berhasil lolos seleksi hibah bersaing ini mempunyai kinerja yang "diakui" oleh suatu badan yang memiliki kewenangan dan kredibilitas nasional. Dan diyakini pula perhatian publik akan prestasi ini akan menjadi "pertimbangannya" manakala akan memutuskan sesuatu yang terkait dengan institusi tersebut, seperti memilih studi atau mungkin merekomendasikan bagi orang lain yang ingin studi di Peguruan Tinggi (PT). Kebutuhan untuk mampu mengelola dan membangun "citra" inilah, yang mungkin bisa menjadi pertimbangan perlunya kampus kita memiliki "Humas". Ini hanyalah sebuah pemikiran kecil, mohon maaf bila mengganggu. Salam, Ari W Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups. Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected] Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
