Kerennn dan setuju banget Pak Rudy, memang ketika
mengamati daftar PT yang memenangkan Hibah Bersaing
ini, cuma STIE YKPN yang menyandang label "STIE"
ditengah "gerombolan universitas".

Jadi kelihatan banget "positioning"-nya .... sebagai
leader di kelas "STIE" atau sekolah tinggi dengan
konsentrasi ekonomi dan bisnis.

Ditunggu ya Pak beritanya di media massa.

Salam,

Ari

 
--- Rudy Badrudin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
> Occe p Ari Alonso (F1) or p Ari Pedrosa (motogp)
> .....kan spanyol punya tuh.
> STIE YKPN Yogyakarta juga dah masukin berita PHK
> Institusi ke website juga.
> Untuk berita koran juga dah aq susun kalimatnya
> dengan topik berita seperti
> berikut ini:
> STIE YKPN Yogyakarta merupakan satu-satunya STIE di
> Indonesia yang mampu
> memenangkan hibah bersaing dari DIKTI Depdiknas.
> 
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: "Ari Warokka" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: "STIE YKPN Mailing List"
> <[email protected]>
> Sent: Monday, September 03, 2007 1:39 AM
> Subject: [STIE YKPN Mailing List] Ketinggalan
> Mempromosikan Berita Baik -
> STIE YKPN perlu Humas?
> 
> 
> >
> > Yth anggota Milis STIE YKPN,
> >
> > Menyambung topik berita baik dan "pentingnya
> > menyebarluaskan berita baik" tersebut, mungkin
> kita
> > bisa belajar dari cuplikan berita koran KR (via KR
> > Online) berikut ini:
> >
> > -------- ******* ----------
> >
> > Saturday, 01 September 2007, Universitaria
> > UMY Raih Hibah PHK-I Rp 15 M
> >
> > YOGYA (KR) - UMY menjadi salah satu dari 31
> perguruan
> > tinggi (PT) yang berhasil mendapatkan Program
> Hibah
> > Kompetisi berbasis Institusi (PHK-I) tahun 2008.
> PHK
> > yang diselenggarakan Dirjen Dikti dalam rangka
> > kegiatan untuk meningkatkan manajemen PT,
> meloloskan
> > 31 PT yang akan mendapatkan dana sejumlah Rp 15
> > miliar. Ketua Tim PHK-I UMY, Ir Sudarja MT
> > mengemukakan hal tersebut, Jumat (31/8), ketika
> > menyampaikan Keputusan berdasarkan surat Dirjen
> Dikti
> > nomor 2590/D/T/2007.
> >
> > Skema PHK-1 yang diusulkan menurut Sudarja, memang
> > berjangka waktu selama tiga tahun, namun pendanaan
> > tersebut akan dilakukan atas dasar kontrak
> tahunan.
> > Keberlanjutan untuk tahun-tahun berikutnya,
> ungkapnya
> > akan bergantung pada kinerja implementator dalam
> > menjalankan program tersebut. "Ditjen Dikti berhak
> > untuk menghentikan pendanaan apabila hasil
> evaluasi
> > tahunan menunjukkan bahwa program tidak
> > diimplementasikan sesuai dengan perencanaan yang
> > diusulkan dan disetujui. Untuk itu peranan tim
> > monitoring dan evaluasi internal menjadi sangat
> > penting artinya dalam implementasi program ini,"
> > tambahnya.
> >
> > Sudarja juga mengatakan bahwa Dirjen Dikti
> > mengharapkan pada masing-masing pemenang hibah
> sudah
> > mulai mempersiapkan panyusuann rencana
> implementasi
> > tahun pertama. Panduan teknis penyusunan dokumen
> > Rencana Implementasi tersebut akan disampaikan
> oleh
> > kegiatan peningkatan Infrastruktur Perguruan
> Tinggi
> > (KPIPT)-DIKTI.
> >
> > Dikatakan, proposal hibah yang telah dikirim oleh
> > masing-masing unversitas sejak April lalu telah
> > melalui beberapa tahap untuk dapat lolos dan
> > mendapatkan dana tersebut. Sementara itu desk
> > evaluation terhadap proposal lengkap, telah
> dilakukan
> > oleh reviewers Dewan Pendidikan Tinggi dari
> tanggal 7
> > hingga 24 Juli. Tim reviewers telah menyelesaikan
> > proses evaluasi dan seleksi sehingga terpilih 44
> > Perguruan Tinggi untuk lolos ke tahap berikutnya
> yaitu
> > tahap site visit. (Fsy)-c
> >
> > ----- ****** --------
> >
> > Informasi seperti ini yang saya pribadi percaya
> bagian
> > "membangun citra" yang diperlukan untuk tetap
> "eksis"
> > dalam suatu kompetisi yang ketat.
> >
> > Publik akan membaca dan melihat bahwa institusi
> yang
> > berhasil lolos seleksi hibah bersaing ini
> mempunyai
> > kinerja yang "diakui" oleh suatu badan yang
> memiliki
> > kewenangan dan kredibilitas nasional.
> >
> > Dan diyakini pula perhatian publik akan prestasi
> ini
> > akan menjadi "pertimbangannya" manakala akan
> > memutuskan sesuatu yang terkait dengan institusi
> > tersebut, seperti memilih studi atau mungkin
> > merekomendasikan bagi orang lain yang ingin studi
> di
> > Peguruan Tinggi (PT).
> >
> > Kebutuhan untuk mampu mengelola dan membangun
> "citra"
> > inilah, yang mungkin bisa menjadi pertimbangan
> > perlunya kampus kita memiliki "Humas".
> >
> > Ini hanyalah sebuah pemikiran kecil, mohon maaf
> bila
> > mengganggu.
> >
> > Salam,
> >
> > Ari W
> >
> > Send instant messages to your online friends
> http://uk.messenger.yahoo.com
> >
> > >
> 
> 
>
> 
> 


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu 
Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups.
 Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected]
 Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
 Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di 
http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke