Daripada buat ngasi ngasi 10 juta, kan lebih baik buat menaikan gajinya
saja.  Jadi nggak mau disuap kan

2008/4/3 Ary Triyanto <[EMAIL PROTECTED]>:

> Kalau dipikir secara logika, kok sulit untuk dipercaya ya...... Coba deh
> pikir, setiap polisi yang bisa membuktikan pelanggar lalu lintas, si Polisi
> dapat bonus 10 juta, coba kira kira berapa banyak polisi di Indonesia ini,
> yang mau berlomba-lomba membuktikan kalau ada orang yang mau menyuap mereka,
> untuk mendapatkan bonus 10 juta tersebut.
>
> Coba dianalisa misalnya di Jakarta ada 10 orang, yang
> mampu membuktikannya, udah 100 juta tuh yang dikeluarkan untuk bayar bonus
> ke Polisi2 tersebut. Kira-kira darimana tuh uang sebesar itu buat bayar
> bonus ke polisinya.... Nggak mungkin kan kalau kita sebagai pelanggar
> membayar denda sebesar 10 juta, trus denda itu dikasihkan ke polisinya itu
> sebagai bonus??
>
> Kalau udah ada peraturan seperti itu sejak lama, pasti peraturan itu udah
> tersebar luas di media masa, dan udah diprotes banyak orang......
>
>
>
>
> On 4/3/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > Wah kalau gini,
> > Pak Polisi jadinya makin kaya.
> >
> > Tapi berdasarkan apa ya,
> > Pak Polisinya bisa membuktikan bahwa ada warganya yang menyuap polisi.
> > Apa KTP dan SIM kita di fotocopy???
> > "Wah pasti bawa mesin foto copy kemana mana dong Pak Polisi nya"
> > Kalau sim kita ditahan kan sama aja ditilang namanya ??? Jadi pasti di
> > copy buat bukti ke Pak Kapolri.
> >
> > Btw,
> > Memang seharusnya untuk mendidik Pak Polisi yang suka iseng nilang
> > sebaiknya jangan pakai Suap menyuap.
> >
> > Salam
> >
> > Laila
> > Sent from my BlackBerry(R) wireless device from XL GPRS network
> >
> > -----Original Message-----
> > From: "s.BOG.Tisna Arya " <[EMAIL PROTECTED]>
> >
> > Date: Thu, 3 Apr 2008 11:24:16
> > To:<[email protected]>
> > Subject: [STIE YKPN Mailing List] FW: PENTING !!! JANGAN COBA-COBA
> > MENYUAP
> > POLISI LAGI,     karena hanya JEBAKAN]
> >
> >
> > Sekedar Informasi.... semoga bermanfaat...
> >
> > Salam,
> >
> >
> > Tisna Arya P
> >
> > -----Original Message-----
> > From: s.BOG02.Syamsu Syaikhur [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> > Sent: Thursday, April 03, 2008 11:11 AM
> > To: 's.BOG.Tisna Arya '; 'o.BOG.Ahmad Rivai'; 's.TAN02.Nurcahyo
> > Andarusito'
> > Subject: PENTING !!! JANGAN COBA-COBA MENYUAP POLISI LAGI, karena hanya
> > JEBAKAN]
> >
> >
> > Wah berita ini harus disebarkan dan sebagai tambahan informasi, JANGAN
> > PERNAH TAKUT DITILANG....
> >
> > Pengalaman pribadi, ketika kita ditilang maka petugas akan menyerahkan
> > STNK / SIM kita pada SAMSAT terdekat. Kita bisa menebusnya langsung di
> > SAMSAT tersebut yah kira2 2 hari setelah kejadian penilangan (ada
> > baiknya
> > tanyakan lokasi SAMSAT untuk proses penebusan dan kapan mereka akan
> > menyetorkannya sehingga kita bisa tahu kapan harus ke SAMSAT).
> >
> > Biaya penebusan tergantung pelanggaran, tapi pelanggaran ringan
> > (melanggar
> > rambu, tidak membawa SIM, masuk jalur Busway, dll) sepeda motor biayanya
> > cuma 30rb (jadi kalo diminta berdamai sebesar 50rb sebenarnya  RUGI).
> > Untuk mobil  (seperti tidak mengenakan sabuk pengaman, melanggar rambu)
> > biaya penebusan sebesar  50rb.  Jgn khawatir, di SAMSAT tersebut ada
> > tabel
> > besarnya biaya penebusan.
> >
> > Jadi cukup datang ke SAMSAT dan  tebus surat2 pada loket yang telah
> > disediakan (sepi kok, gak antri lama2). Mungkin karena selama ini banyak
> > yang lebih senang menyuap kali :)
> >
> > TAPI INGAT, surat2 tersebut bisa kita tebus hingga H-2 tanggal Sidang.
> > Lebih dari itu yah terpaksa ikut sidang. Cukup datang telat saja dan
> > nanti
> > langsung menuju loket penebusan :) karena sidang hanya  formalitas saja
> > .
> >
> >
> >
> > Subject: PENTING !!! JANGAN COBA-COBA MENYUAP POLISI LAGI, karena hanya
> > JEBAKAN
> >
> > Buat temen-temen yang pada sering jalan-2 ini ada informasi penting kalo
> > lagi salah jalan, jangan sekali-kali menawarkan damai ama polisi.
> >
> >
> > PEMBERITAHUAN !!!!
> >
> >
> > Segala pelanggaran di jalan Raya baik naik motor/mobil " JANGAN " MINTA
> > DAMAI, MEMBERI UANG, BERARTI MENYUAP,  walaupun Polisi
> > menawarkan  damai,
> > karena itu  HANYA PANCINGAN / JEBAKAN.  "Lebih baik minta di tilang
> > nanti
> > di urus di pengadilan"
> >
> >
> > Ini adalah  instruksi Kapolri kepada seluruh jajaran Polisi bahwa "Bagi
> > POLISI yg bisa membuktikan warga yg menyuap Polisi - Dapat Bonus Rp.
> > 10jt
> > / warga dan Penyuap kena hukuman 10 tahun".  (Nah,  lebih besar kan
> > daripada uang damai yg hanya 50 ribu s/d 100 rb, jelas aja Polisi pilih
> > menjebak).
> >
> >
> >
> > PENTING HARAP jangan MAIN-MAIN,  info tsb banyak yg tidak tahu. Jadi
> > Polisi sedang mencari-cari  KELEMAHAN / KELENGAHAN  kita  biar kita
> > terpancing
> > untuk  menyuap.  Di JKT / SBY sudah banyak yg kena jebakan ini ,
> > karena
> > tidak tahu instruksi baru dari Kapolri  ini.   Please  inform berita ini
> > ke
> > siapa saja yg  anda  kenal  terlebih keluarga anda.
> > .
> >
> > The informastion contained in this communication is intended solely for
> > the use of the individual or entity to whom it is addressed and others
> > authorized to receive it. It may contain confidential or legally
> > privileged information. If you are not intended recipient you are hereby
> > notified that any disclosure, copying, distribution or taking any action
> > in reliance on the contents of this information in strictly prohibited
> > and
> > maybe unlawful. Unless otherwise specially stated by the sender, any
> > documents or views presented are solely those of the sender and do not
> > constitute official documents or views ot PT Bank Niaga Tbk. If you have
> > received this communication in error, please notify us immediately by
> > responding to [EMAIL PROTECTED] and then delete it form your
> > system. PT Bank Niaga Tbk is neither liable for the proper and complete
> > transmission of the information contained in this communication nor for
> > any delay in it's receipt.
> >
> >
> >
> >
> >
> > Jl Jend. Sudirman kav 32 Jakarta Pusat
> > T    : (021) 570 7997
> > F    : (021) 570 7996
> > E1  : [EMAIL PROTECTED]
> > E2  : [EMAIL PROTECTED]
> > W   : www.gthendrawinata.com
> > > >
> >

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu 
Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups.
 Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected]
 Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
 Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di 
http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke