Udah to, jangan ngitung2 dosen yang ikut milis dan menilai dosen yang bicara
soal BBM. Saya nulis sudah lama di blog saya, silakan dibaca di sana. Bahkan
tidak hanya soal BBM, tetapi soal memperbaiki berbagai bidang di negara ini.
Postingan Anda ini juga bukan postingan baru di dunia milis, jadi tidak
begitu mengejutkan.

Kalau Anda punya pendapat, sampaikan saja dengan cara yang baik. Kalau Anda
tidak punya pendapat, tidak usah menyalahkan orang lain (kan mestinya
salahkan dulu Anda sendiri, kenapa tidak berpendapat?). Apalagi dengan
mengirim pendapat orang lain (dari milis lain, saya dapet seperti yang Anda
posting dalam format yang lebih bagus dan rapi lho. Mau tak kirimi?).

Orang ikut milis ini (dan juga milis lain di seluruh dunia), tidak ada
keharusan ikut2an posting. Dan peserta yang tidak mengirim posting, bukan
berarti dia tidak tahu apa-apa, karena posting atau tidak (bahkan membaca
isi postingan), adalah hak (diatur konstitusi lho). Sebaliknya, peserta yang
suka posting, juga tidak berarti dia tahu banyak hal lho. Bener nggak?

So, serve yourself. If you like joining this mail list, enjoy and be happy
with it. If you don't, U know what to do... gitu lah kira2.

WWW
http://maswing.wordpress.com --> banyak ide tuh di sini, coba Anda tanggapi,
pilih yang Anda suka dan bisa :-)
http://hobifilateli.wordpress.com --> mengisi kegiatan remaja setanah air
http://sepedakreatif.wordpress.com --> wah, jelas solusi bagus utk BBM yang
mahal (BBM = bola bali mundak)
http://bmwcciyogya.wordpress.com --> ada dosen+mhs STIE YKPN di sana
(masih ada blog-blog saya yang lain lah)




On Sun, May 25, 2008 at 10:11 AM, Hery Khan 6868 <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

> *Tidak ada subsidi BBM !*
>
> *Itu penipuan massal untuk menguras uang rakyat*
>
> *Kwik Kian Gie:*
>
>
> Tak ada subsidi BBM.
>
> Pemerintah mengambil minyak bumi milik rakyat secara gratis dengan biaya
> hanya US$ 10/barrel.
>
> Tapi karena hanya bisa menjualnya seharga US$ 77/barrel pemerintah merasa
> rugi jika harga minyak Internasional lebih dari harga itu.
>
>
>
> *Tapi Indonesia kan Impor ?*
>
>
> Kebutuhan Produksi Impor
> 1,2 juta 1 juta 0,2 juta
>
> • Indonesia tidak 100% impor!
>
> • Kebutuhan BBM Indonesia 1,2 juta bph.
>
> • Produksi 1 juta bph (dgn biaya < US$ 15/brl)
>
> • Harusnya impor hanya 0,2 juta bph dengan biaya Harga
> Internasional+US$15/barrel
>
>
>
> *Apa hitungannya ?*
>
>
> Biaya $/brl Jual $/brl Untung Kuantitas Untung/hari
>
> Produksi 15 77 62 1.000.000 62.000.000
>
> Impor 140 77 (63) 200.000 (12.600.000)
>
> Untung 49.400.000
>
> Jika harga minyak Internasional US$ 125/barrel dan biaya US$ 15/barrel
> serta impor 200 ribu bph maka pemerintah Indonesia dengan harga Rp
> 4.500/liter (US$ 77/brl) untung US$ 49,4 juta per hari atau Rp 165,8 Trilyun
> dalam setahun ([EMAIL PROTECTED] 9.200).
>
> Pemerintah Untung Rp 165,8 Trilyun!
>
> Bohong besar jika bilang Pemerintah rugi Rp 123 Trilyun !
>
>
>
> *Perbandingan harga bensin*
>
>
> Indonesia: Premium Rp 4.500/ltr, Pertamax Rp 8.700/ltr
>
>
> *Negara US$/Ltr Rp/Ltr Populasi GNP/Kapita*
>
> Jepang 1,01 9.292 128.000.000 34.180
>
> AS 0,92 8.464 296.000.000 37.870
>
> Cina 0,64 5.888 1.300.000.000 1.100
>
> Malaysia 0,53 4.876 24.000.000 3.880
>
> Indonesia 0,49 4.500 220.000.000 810
>
> Mesir 0,25 2.300 78.000.000 1.390
>
> Kuwait 0,21 1.932 2.400.000 17.960
>
> Saudi Arabia 0,12 1.104 27.000.000 9.240
>
> Nigeria 0,10 920 129.000.000 350
>
> Iran 0,09 828 68.000.000 2.010
>
> Turkmenistan 0,08 736 5.000.000 1.120
>
> Venezuela 0,05 460 26.000.000 3.490
>
>
>
> *Indonesia boros BBM ?*
>
> Negara Ranking Konsumsi GNP/Kapita
>
> Indonesia 116 1,7 810
>
> Namibia 98 2,6 1.930
>
> Botswana 87 3,7 3.530
>
> Malaysia 47 7,8 3.880
>
> Jerman 36 12,4 25.270
>
> Jepang 23 15,6 34.180
>
> AS 7 25,8 37.870
>
> Singapura 1 59, 5 21. 230
>
> Konsumsi BBM Indonesia di urutan 116 di bawah negara Afrika seperti
> Botswana dan Namibia.
>
> Jika pabrik dan perusahaan ditutup akan lebih rendah lagi.
>
>
>
> *Pemakai BBM hanya orang kaya ?*
>
> Yang berkata itu tak tahu BBM dipakai orang miskin seperti: Supir Bis,
> Metromini, Mikrolet Supir Truk pengangkut barang Para nelayan
>
> Penumpang angkot (bukan orang kaya) jika BBM naik pasti menderita karena
> tarif angkot naik
>
> Jika BBM naik, harga barang naik karena didistribusikan dengan Truk/BBM.
> Rakyat miskin menderita
>
> Jumlah pemilik mobil mewah < 5% (<10 juta) !
>
>
>
> *BLT untuk orang miskin ?*
>
> Pada kenaikan BBM sebesar 125% tahun 2005 tidak semua orang miskin
> kebagian.
>
> Tahun ini hanya 18 juta. <30% dari 62 juta rakyat miskin Absolut versi Bank
> Dunia
>
> BLT 2005 hanya berjalan 1 tahun
>
> Setelah kenaikan BBM seluruh harga barang naik
>
> Jumlah Korban Busung Lapar/Kurang Gizi 5 juta orang
>
> Korban Tewas busung lapar jatuh di Aceh, NTT, Sulsel, dan Papua
>
> Versi Miskin Pemerintah: US$ 0,6/hari. Dunia: US$ 1/hari
>
>
>
> *Energi Indonesia untuk siapa ?*
>
> Indonesia ekspor 70% batubara ke luar negeri
>
> Indonesia pengekspor LNG terbesar di dunIia
>
> Indonesia ekspor 500 ribu bph minyak
>
> Sementara listrik sering padam, rakyat antri gas, minyak tanah dan bensin.
> Energi Indonesia untuk siapa? (Kompas)
>
> Jika energi diprioritaskan untuk dalam negeri dan Pembangkit listrik PLN
> yang memakai BBM dialihkan ke PLTA, PLTG, atau batubara, maka Indonesia tak
> perlu impor BBM sama sekali.
>
> Indonesia butuh pemimpin cerdas!
>
> 90% minyak Indonesia dikelola perusahaan asing!
>
>
>
> *Perusahaan Asing Kaya, Indonesia Miskin*
>
> Keuntungan Perusahaan Migas yang beroperasi di Indonesia, Exxon Mobil tahun
> 2007 sebesar US$ 40,6 milyar (Rp 373 trilyun) dari pendapatan US$ 114,9
> milyar (RP 1.057 trilyun –CNN).
>
> Bagi hasil migas sebesar 85:15 untuk pemerintah dan perusahaan asing baru
> dilakukan setelah dipotong "Cost Recovery" yang besarnya ditetapkan
> perusahaan asing. Jika tidak tersisa, Indonesia tidak dapat.
>
> Di Blok Natuna setelah dipotong Cost Recovery Indonesia dapat 0 dan Exxon
> 100% (Kompas, 13 Oktober 2006) Transparansi International Indonesia
> menemukan biaya senang-senang main golf dimasukkan dalam Cost Recovery
> (DetikFinance.com)
>
>
>
> *Solusi Pro Rakyat*
>
> Kenakan PPN 20% untuk Pertamax. Pajak masuk negara.
>
> Kenaikan harga BBM masuk ke perusahaan minyak.
>
> Menaikkan harga Premium menyusahkan rakyat kecil dan menguntungkan
> perusahaan minyak
>
> Kendaraan pribadi harus beli Pertamax
>
> Premium hanya boleh dibeli angkutan umum
>
> Jika pemerintah tidak bisa mengawasi ribuan pom bensin, apalagi penyaluran
> BLT ke puluhan juta rakyat
>
> Pajak STNK Mobil Mewah 10% dari harga jual
>
> PPN Ekspor 20% untuk Perkebunan (Kelapa Sawit) dan Barang Tambang
>
> Nasionalisasi Perusahaan Minyak Asing di Indonesia
>
>
>
> *Tak ada subsidi BBM !*
>
> Stop Penipuan Massal ini!
>
> Berhenti menyengsarakan rakyat
>
> Nabi: Akan datang sesudahku penguasa. Di atas mimbar memberi petunjuk
> dengan bijaksana. Tapi bila turun dari mimbar mereka menipu dan mencuri.
> Hati mereka lebih busuk dari bangkai. (HR. Ath-Thabrani)
>
> Pengkhianat paling besar adalah penguasa yang memperdagangkan rakyatnya.
> (HR. Ath-Thabrani)
>
> Bantulah fakir miskin dengan menyebar informasi ini.
>
> * * *
>
> *Referensi:*
>
> *•Wikipedia, MS Encarta, World Bank, Hadits Web*
>
>
>
> *ini adalah tulisan tulisan ekonom terkemuka, KWIK KIAN GIE*
>
> *btw, mana nech analisa para ekonom jebolan STIE YKPN, terutama para pakar
> accountingnya...*
>
> *Saatnya alumni STIE YKPN memberikan kontibusinya buat bangsa dan negara,
> yah walupun lewat milis yang anggotanya cuma segelintir, jangan cuma bahas
> "kampus, yang jadi tempat syuting sinetron picisan", dibahas habis-habisan,
> dan kesannya kita bangga sekali menjadi tempat syuting sinetron, kalo jadi
> tempat / atau tuan rumah seminar OPEC baru bangga.xixixi*
>
> *Kenapa ga di iklanin aje secara besar-besaran, di KOMPAS kek.xixixi*
>
> *Dulu kita sempet, bahas bagaimana strategi STIE YKPN, menjaring mahasiswa
> [kog ilang di telan bumi], padahal yang di bahsa baru se-ujung kukunya.
> WOW... sekelas UI aje masih giat, dan selalu eksplorasi strategi
> marketingnya dalam menggaet mahsiswa, salah satunya membuka program studi
> intelijen [ke-2 di dunia] dan [satu-satunya di Asia]*
>
> *
> *
>
> *Sebelum di bantai,
> *
>
> *saya memang tidak memiliki apa-apa, dan belum menjadi siapa-siapa.*
>
> *Saat ini kontribusi saya hanya sekedar COPAS [copy paste] tulisan dari
> berbagai sumber*
>
>
> **
>
> *SEMOGA BERMANFAAT...*
>
>
> **
>
> *NB:*
>
> *Pernah kepikiran enggak?, kog dosen yang ikutan milis cuma segelintir
> doang [kalo ga mau di bilang bisa dihitung dengan jari]*
>
> *So, ada apa nech...*
>
> "BERSATU KITA TEGUH BERCERAI KITA RUNTUH", dan akhirnya "PEKERJAAN AKAN
> LEBIH MUDAH JIKA DIKERJAKAN SECARA BERGOTONG-ROYONG"
>
>
> *PR BESAR KITA BERSAMA ADALAH*
>
> Bagaimana STIE YKPN menjadi kampus favorit
>
> --
> Hery Eko Wahyu K., SE
>
> KodoK ijo
> Exlusive Wedding Card
>
> [sample project]
> http://picasaweb.google.com/kodokijo6868/YangBerbahagia
>
> [email]
> [EMAIL PROTECTED]
> [EMAIL PROTECTED]
>
> [telphone]
> (0542) - 566 6868
>
> BALIKPAPAN
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu 
Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups.
 Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected]
 Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
 Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di 
http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke