Dear Mas Hery,

Aduuuh mas, kok sampe segitu (maaf) kasar dan tidak menghormati almamater dan 
dosen2 sihh mas. Kalo soal jumlah dosen yang ikut partisipasi hanya sedikit ya 
gak masalah kan mas, kan tidak semua masalah yang dilontarkan di milis harus 
dijawab oleh dosen. Lagian dosen kan tugas utamanya bukan jawab pertanyaan di 
milis kan mas, lagian ya mas (berdasar pengalaman saya pribadi ya) nama besar 
lulusan STIE YKPN (kebetulan saya s1 akuntansi dan saat ini sedang menulis 
tesis di S2 YKPN juga) tuhh masih diakui. Karna kebetulan saya barusan ditawari 
pekerjaan di salah satu perush. di Solo dan minggu kemarin saya ketemu dengan 
CEO perush.tsb dan beliau mengatakan kalo STIE YKPN tuhh kampus yang bagus dan 
dia percaya kalo lulusannya juga bisa diandalkan. So mas hery kalo tetep mau 
kampus kita tetep eksis ya kita sebagai alumni juga harus ikut mendorong dan 
memberikan yang terbaik buat kampus kita lewat karya2 kita (jika saat ini kita 
sebagai karyawan berikan yang terbaik dari yang
 terbaik yang kita bisa lakukan bagi perusahaan). So ciayoooo buat semua dosen, 
mahasiswa, dan alumni.

Regards

Heni - Accounting
Azimuth Travel Adventure Ltd

Hery Khan 6868 <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Tidak ada subsidi BBM !  Itu penipuan 
massal untuk menguras uang rakyat
  Kwik Kian Gie:
  

Tak ada subsidi BBM.
   Pemerintah mengambil minyak bumi milik rakyat secara gratis dengan biaya 
hanya US$ 10/barrel.
  Tapi karena hanya bisa menjualnya seharga US$ 77/barrel pemerintah merasa 
rugi jika harga minyak Internasional lebih dari harga itu.
   
  Tapi Indonesia kan Impor ?
   
 Kebutuhan Produksi Impor
 1,2 juta 1 juta 0,2 juta
  * Indonesia tidak 100% impor!
  * Kebutuhan BBM Indonesia 1,2 juta bph.
  * Produksi 1 juta bph (dgn biaya < US$ 15/brl)
  * Harusnya impor hanya 0,2 juta bph dengan biaya Harga 
Internasional+US$15/barrel 
    
  Apa hitungannya ?
   
 Biaya $/brl Jual $/brl Untung Kuantitas Untung/hari
  Produksi 15 77 62 1.000.000 62.000.000
  Impor 140 77 (63) 200.000 (12.600.000)
  Untung 49.400.000
  Jika harga minyak Internasional US$ 125/barrel dan biaya US$ 15/barrel serta 
impor 200 ribu bph maka pemerintah Indonesia dengan harga Rp 4.500/liter (US$ 
77/brl) untung US$ 49,4 juta per hari atau Rp 165,8 Trilyun dalam setahun 
([EMAIL PROTECTED] 9.200). 
  Pemerintah Untung Rp 165,8 Trilyun! 
  Bohong besar jika bilang Pemerintah rugi Rp 123 Trilyun !
   
  Perbandingan harga bensin
   
 Indonesia: Premium Rp 4.500/ltr, Pertamax Rp 8.700/ltr
  
 Negara US$/Ltr Rp/Ltr Populasi GNP/Kapita
  Jepang 1,01 9.292 128.000.000 34.180
  AS 0,92 8.464 296.000.000 37.870
  Cina 0,64 5.888 1.300.000.000 1.100
  Malaysia 0,53 4.876 24.000.000 3.880
  Indonesia 0,49 4.500 220.000.000 810
  Mesir 0,25 2.300 78.000.000 1.390
  Kuwait 0,21 1.932 2.400.000 17.960
  Saudi Arabia 0,12 1.104 27.000.000 9.240
  Nigeria 0,10 920 129.000.000 350
  Iran 0,09 828 68.000.000 2.010
  Turkmenistan 0,08 736 5.000.000 1.120
  Venezuela 0,05 460 26.000.000 3.490
   
  Indonesia boros BBM ?
   Negara Ranking Konsumsi GNP/Kapita
  Indonesia 116 1,7 810
  Namibia 98 2,6 1.930
  Botswana 87 3,7 3.530
  Malaysia 47 7,8 3.880
  Jerman 36 12,4 25.270
  Jepang 23 15,6 34.180
  AS 7 25,8 37.870
  Singapura 1 59, 5 21. 230
  Konsumsi BBM Indonesia di urutan 116 di bawah negara Afrika seperti Botswana 
dan Namibia.
  Jika pabrik dan perusahaan ditutup akan lebih rendah lagi.
   
  Pemakai BBM hanya orang kaya ?
   Yang berkata itu tak tahu BBM dipakai orang miskin seperti: Supir Bis, 
Metromini, Mikrolet Supir Truk pengangkut barang Para nelayan
  Penumpang angkot (bukan orang kaya) jika BBM naik pasti menderita karena 
tarif angkot naik
  Jika BBM naik, harga barang naik karena didistribusikan dengan Truk/BBM. 
Rakyat miskin menderita
  Jumlah pemilik mobil mewah < 5% (<10 juta) !
   
  BLT untuk orang miskin ?
   Pada kenaikan BBM sebesar 125% tahun 2005 tidak semua orang miskin kebagian.
  Tahun ini hanya 18 juta. <30% dari 62 juta rakyat miskin Absolut versi Bank 
Dunia
  BLT 2005 hanya berjalan 1 tahun
  Setelah kenaikan BBM seluruh harga barang naik
  Jumlah Korban Busung Lapar/Kurang Gizi 5 juta orang
  Korban Tewas busung lapar jatuh di Aceh, NTT, Sulsel, dan Papua
  Versi Miskin Pemerintah: US$ 0,6/hari. Dunia: US$ 1/hari
   
  Energi Indonesia untuk siapa ?
   Indonesia ekspor 70% batubara ke luar negeri
  Indonesia pengekspor LNG terbesar di dunIia
  Indonesia ekspor 500 ribu bph minyak
  Sementara listrik sering padam, rakyat antri gas, minyak tanah dan bensin. 
Energi Indonesia untuk siapa? (Kompas)
  Jika energi diprioritaskan untuk dalam negeri dan Pembangkit listrik PLN yang 
memakai BBM dialihkan ke PLTA, PLTG, atau batubara, maka Indonesia tak perlu 
impor BBM sama sekali. 
  Indonesia butuh pemimpin cerdas!
  90% minyak Indonesia dikelola perusahaan asing!
   
  Perusahaan Asing Kaya, Indonesia Miskin
  Keuntungan Perusahaan Migas yang beroperasi di Indonesia, Exxon Mobil tahun 
2007 sebesar US$ 40,6 milyar (Rp 373 trilyun) dari pendapatan US$ 114,9 milyar 
(RP 1.057 trilyun -CNN).
  Bagi hasil migas sebesar 85:15 untuk pemerintah dan perusahaan asing baru 
dilakukan setelah dipotong "Cost Recovery" yang besarnya ditetapkan perusahaan 
asing. Jika tidak tersisa, Indonesia tidak dapat.
  Di Blok Natuna setelah dipotong Cost Recovery Indonesia dapat 0 dan Exxon 
100% (Kompas, 13 Oktober 2006) Transparansi International Indonesia menemukan 
biaya senang-senang main golf dimasukkan dalam Cost Recovery (DetikFinance.com)
   
  Solusi Pro Rakyat
   Kenakan PPN 20% untuk Pertamax. Pajak masuk negara.
  Kenaikan harga BBM masuk ke perusahaan minyak.
  Menaikkan harga Premium menyusahkan rakyat kecil dan menguntungkan perusahaan 
minyak
  Kendaraan pribadi harus beli Pertamax
  Premium hanya boleh dibeli angkutan umum
  Jika pemerintah tidak bisa mengawasi ribuan pom bensin, apalagi penyaluran 
BLT ke puluhan juta rakyat
  Pajak STNK Mobil Mewah 10% dari harga jual
  PPN Ekspor 20% untuk Perkebunan (Kelapa Sawit) dan Barang Tambang
  Nasionalisasi Perusahaan Minyak Asing di Indonesia
   
  Tak ada subsidi BBM !
   Stop Penipuan Massal ini!
  Berhenti menyengsarakan rakyat
  Nabi: Akan datang sesudahku penguasa. Di atas mimbar memberi petunjuk dengan 
bijaksana. Tapi bila turun dari mimbar mereka menipu dan mencuri. Hati mereka 
lebih busuk dari bangkai. (HR. Ath-Thabrani)
  Pengkhianat paling besar adalah penguasa yang memperdagangkan rakyatnya. (HR. 
Ath-Thabrani)
  Bantulah fakir miskin dengan menyebar informasi ini.
  * * *
  Referensi:
   *Wikipedia, MS Encarta, World Bank, Hadits Web
   
  
ini adalah tulisan tulisan ekonom terkemuka, KWIK KIAN GIE
  btw, mana nech analisa para ekonom jebolan STIE YKPN, terutama para pakar 
accountingnya...
   Saatnya alumni STIE YKPN memberikan kontibusinya buat bangsa dan negara, yah 
walupun lewat milis yang anggotanya cuma segelintir, jangan cuma bahas "kampus, 
yang jadi tempat syuting sinetron picisan", dibahas habis-habisan, dan kesannya 
kita bangga sekali menjadi tempat syuting sinetron, kalo jadi tempat / atau 
tuan rumah seminar OPEC baru bangga.xixixi
Kenapa ga di iklanin aje secara besar-besaran, di KOMPAS kek.xixixi
 
  Dulu kita sempet, bahas bagaimana strategi STIE YKPN, menjaring mahasiswa 
[kog ilang di telan bumi], padahal yang di bahsa baru se-ujung kukunya. WOW... 
sekelas UI aje masih giat, dan selalu eksplorasi strategi marketingnya dalam 
menggaet mahsiswa, salah satunya membuka program studi intelijen [ke-2 di 
dunia] dan [satu-satunya di Asia]
 

  Sebelum di bantai, 

 saya memang tidak memiliki apa-apa, dan belum menjadi siapa-siapa.
 Saat ini kontribusi saya hanya sekedar COPAS [copy paste] tulisan dari 
berbagai sumber
  
 
 SEMOGA BERMANFAAT...
 
 
 NB:
 Pernah kepikiran enggak?, kog dosen yang ikutan milis cuma segelintir doang 
[kalo ga mau di bilang bisa dihitung dengan jari]
  So, ada apa nech...
 "BERSATU KITA TEGUH BERCERAI KITA RUNTUH", dan akhirnya "PEKERJAAN AKAN LEBIH 
MUDAH JIKA DIKERJAKAN SECARA BERGOTONG-ROYONG"
  
 
 PR BESAR KITA BERSAMA ADALAH
 Bagaimana STIE YKPN menjadi kampus favorit 

-- 
Hery Eko Wahyu K., SE

KodoK ijo 
Exlusive Wedding Card

[sample project]
 http://picasaweb.google.com/kodokijo6868/YangBerbahagia

[email]
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
 
[telphone]
(0542) - 566 6868

BALIKPAPAN
  
 

       
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "Sekolah Tinggi Ilmu 
Ekonomi YKPN Yogyakarta" Google Groups.
 Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke [email protected]
 Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
 Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di 
http://groups.google.com/group/stieykpn?hl=id
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke