Sorry Dodik baru bisa menjawab emailmu. ----- Original Message ----- From: dodik purwanto To: [email protected] Sent: Tuesday, November 14, 2006 11:28 AM Subject: Re: [stikom_tk] [TK-BIZ] Keyakinan Baru yang Mengubah Bisnis Saya
mungkin saya blom baca buku pak tung ato apa lah...,yang saya mau tanya..ama temen2...maksudnya > 2. Untuk dapat bersaing tidak harus banting-bantingan harga. Saya malah menaikkan harga. > Thanks Pak Tung atas sarannya. kok bisa dengan menaikan harga...mungkin rekan2 yg pernah baca bukunya pak tung bisa mbantu memperjelas...:d Harga murah belum tentu akan membuat konsumen tertarik. Biasanya harga murah akan menarik di awalnya saja, hal ini banyak digunakan sebagai strategi marketing untuk usaha yang baru buka, yaitu dengan memberikan diskon. Tetapi konsumen tentunya juga menilai dari hal lain, misalnya kualitas, layanan, kenyamanan, dsb. Itulah mengapa supermarket/swalayan tidak pernah sepi walau harganya relatif lebih mahal. Jika konsumen puas, saya yakin dia akan kembali lagi walaupun harga sedikit lebih mahal. >3. Untuk mengembangkan bisnis tidak harus buka cabang sebanyak-banyaknya, melainkan mencari >leads sebanyak-banyaknya. Thanks to Action International dengan buku-buku dan Leverage >Game-nya. mencari leads itu maksudnya...? Leads bisa berarti rekan kerja sama. Jadi untuk mengembangkan usaha tidak harus membuka cabang, karena untuk membuka cabang butuh biaya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara lain, misalnya dengan mencari rekanan yang bisa dititipi barang. Atau dengan cara yang saat ini lagi ngetrend 'Franchise'. Dengan cara ini kita dapat mengembangkan bisnis dengan biaya yang relatif kecil, begitu juga dengan resikonya. Karena usaha tersebut dikelola oleh orang lain dan kita memperoleh 'royaltinya'. >4. Untuk mempertahankan pelanggan tidak harus memberikan utang, tapi memberikan sensational >offer yang tidak mungkin ditolak oleh pembeli. Thanks to Pak Tung. lah kalo sensasional offer...? Sensasional offer bisa berarti memberikan nilai lebih dari yang diinginkan pelanggan, bisa berupa barang atau layanan. Tidak harus mahal, misalnya memberikan senyum kepada pelanggan, keramahan, membukakan pintu (seperti di indomaret, bca). Bisa juga jasa pengiriman barang gratis, deliveri call, dsb. Untuk layanan yang terakhir meskipun biasanya biaya sudah include harga, tetapi biasanya konsumen lebih memilih harga agak mahal tetapi barang sampai dirumah, daripada harganya lebih murah, tetapi masih repot harus mencari jasa pengiriman. sorry kalo banyak nanya....:d thangkyu... Ndak apa-apa saya juga masih belajar, itung-itung sharing ilmu nambah pahala dan teman, siapa tahu bisa jadi rekanan ;). Mungkin ada yang lain menambahkan? Terima kasih SUS
