terimakasih Mas Syus....atas penjelasannya.....:d

----- Original Message ----
From: Susyanto Tri Rasmana <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, 16 November, 2006 2:31:55 PM
Subject: Re: [stikom_tk] [TK-BIZ] Keyakinan Baru yang Mengubah Bisnis Saya

Sorry Dodik baru bisa menjawab emailmu.
----- Original Message ----- 
From: dodik purwanto 
To: [EMAIL PROTECTED] ps.com 
Sent: Tuesday, November 14, 2006 11:28 AM
Subject: Re: [stikom_tk] [TK-BIZ] Keyakinan Baru yang Mengubah Bisnis Saya


 
mungkin saya blom baca buku pak tung ato apa lah...,yang saya mau tanya..ama 
temen2...maksudnya
> 2. Untuk dapat bersaing tidak harus banting-bantingan harga. Saya malah 
> menaikkan harga. 
> Thanks Pak Tung atas sarannya. 
 
kok bisa dengan menaikan harga...mungkin rekan2 yg pernah baca bukunya pak tung 
bisa mbantu memperjelas. ..:d
Harga murah belum tentu akan membuat konsumen tertarik. Biasanya harga murah 
akan menarik di awalnya saja, hal ini banyak digunakan sebagai strategi 
marketing untuk usaha yang baru buka, yaitu dengan memberikan diskon. Tetapi 
konsumen tentunya juga menilai dari hal lain, misalnya kualitas, layanan, 
kenyamanan, dsb. Itulah mengapa supermarket/ swalayan tidak pernah sepi walau 
harganya relatif lebih mahal.
Jika konsumen puas, saya yakin dia akan kembali lagi walaupun harga sedikit 
lebih mahal.

>3. Untuk mengembangkan bisnis tidak harus buka cabang sebanyak-banyaknya, 
>melainkan mencari >leads sebanyak-banyaknya. Thanks to Action International 
>dengan buku-buku dan Leverage >Game-nya.
 
mencari leads itu maksudnya... ?
Leads bisa berarti rekan kerja sama. Jadi untuk mengembangkan usaha tidak harus 
membuka cabang, karena untuk membuka cabang butuh biaya. Hal ini dapat 
dilakukan dengan cara lain, misalnya dengan mencari rekanan yang bisa dititipi 
barang. Atau dengan cara yang saat ini lagi ngetrend 'Franchise'. Dengan cara 
ini kita dapat mengembangkan bisnis dengan biaya yang relatif kecil, begitu 
juga dengan resikonya. Karena usaha tersebut dikelola oleh orang lain dan kita 
memperoleh 'royaltinya' .

>4. Untuk mempertahankan pelanggan tidak harus memberikan utang, tapi 
>memberikan sensational >offer yang tidak mungkin ditolak oleh pembeli. Thanks 
>to Pak Tung.

lah kalo sensasional offer...?
Sensasional offer bisa berarti memberikan nilai lebih dari yang diinginkan 
pelanggan, bisa berupa barang atau layanan. Tidak harus mahal, misalnya 
memberikan senyum kepada pelanggan, keramahan, membukakan pintu (seperti di 
indomaret, bca). Bisa juga jasa pengiriman barang gratis, deliveri call, dsb. 
Untuk layanan yang terakhir meskipun biasanya biaya sudah include harga, tetapi 
biasanya konsumen lebih memilih harga agak mahal tetapi barang sampai dirumah, 
daripada harganya lebih murah, tetapi masih repot harus mencari jasa pengiriman.
 
sorry kalo banyak nanya....:d
thangkyu...
 
Ndak apa-apa saya juga masih belajar, itung-itung sharing ilmu nambah pahala 
dan teman, siapa tahu bisa jadi rekanan ;). Mungkin ada yang lain menambahkan? 
Terima kasih
 
SUS


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke