Udah lah Yok !
Kamu cepetan aja kawin ....OK


-----Original Message-----
From: yoke y karnida <[EMAIL PROTECTED]>
To: stttelkom <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Monday, March 15, 1999 3:43 PM
Subject: Re: [stttelkom] Milis tanpa aturan (was Re: [stttelkom] selamat ...
ADMIN)


>
>-----Original Message-----
>From: Denny Permana <[EMAIL PROTECTED]>
>
>>Semoga milis ini jadi
>>ajang latihan saja buat civitas akademi STT Telkom agar kalau gabung dgn
>>milis yg serius, nggak malu-maluin ...
>
>?????
>
>>(spt berita ttg arogan nya 'aparat' STT Telkom
>>yg mengambil alih pemeliharaan server/network stttelkom.ac.id, kan yg
>ginian
>>aib kita semua).
>
>saya sempet bingung membaca debat temen-temen tentang isi milis yang
>bermutu.
>Dan ada semacam pencemoohan terhadap milis yang dianggap tidak bermutu.
>
>trus..dari yg saya amati, yg mana sih yg selama ini bermutu itu ??
>sedangkan pembahasan kita...oke-lah kalo masalah tukar informasi kerjaan,
>setelah itu apa ?
>ucapan selamat atas kenaikan grade
>atau yang paling hot adalah masalah ujian negara
>setiap orang urun saran yang isinya mirip-mirip....
>
>terus terang saya sempet tersenyum sendiri...
>ternyata kita, mahasiswa STT TELKOM itu, dari dulu sampe sekarang nggak
>berubah
>sejak jaman kuliah dulu yang kita urusi sebenarnya cuma masalah hidup kita
>kasarnya perut kita
>
>saya rasa temen-temen masih inget
>satu hal yang bisa membuat kita berteriak pada jaman kuliah dulu
>adalah MASALAH UANG SAKU,
>atau MASALAH IKATAN DINAS,
>setelah itu apa lagi ? nyaris nggak ada
>dan kalo isi milis kita hanya ini (masalah nasib kita aja) yg disebut
>bermutu, yg bisa bikin kita bicara....
>berarti kita nggak berubah sejak jaman dulu.........
>
>trus untuk masalah lain apa pernah kita coba untuk sedikit peduli,
>jangan diskusi yang sulit-sulit masalah otak dibalik kerusuhan ambon
>untuk memikirkan masalah adik-adik kita atau masalah kondisi kampus kita
>saat ini pun
>akhirnya cuma timbul pernyataan seperti dari rekan kita di atas...
>dianggap milis seperti itu tidak bermutu
>yg bermutu mungkin cuma yang menyangkut itu tadi...kerjaan kita, perut
>kita.....
>
>padahal semua yg terjadi pada adik-adik kita saat ini
>sebagaian tanggung jawab kita
>karena apa,
>karena sebagai bibit pertama ternyata kita tidak mampu menciptakan pondasi
>yg kokoh untuk pijakan masa depan kampus kita, bagi generasi dibawah kita
>
>
>apa yg bisa kita tinggalkan utk kampus kita ????
>organsasi SENAT yg ideal, yg mewakili suara orang banyak ?
>nggak...bahkan kita tinggalkan dlm keadaan sekarat.
>unit kegiatan yang menunjang akademis generasi berikutnya ?
>nggak..nggak ada.
>Birokrasi dan administrasi kampus yg baik ???
>
>mungkin...mungkin semua terjawab sekarang,
>karena pribadi kita seperti tergambar dari tulisan yang paling atas
>itu........................
>
>sorry kalo tulisan saya ini masuk ke katagori "malu-maluin"
>
>
>wassalam
>
>yoke.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>

Kirim email ke