Hrs bergerak cepat emang, ada selentingan Indosat diam2 sdh siap gerak di
lokal dg membeli saham X-com. Lepas dr benar tdknya berita itu, Indosat -yg
sdh establish- utk bisnis LNnya dg ikut proyek ke Vietnam, jadi member LEO
satelit dll...sdh siap bersaing dg Telkom nanti bila kran SLJJ dibuka th
2004. Gimana p'siapan Telkom th2005 utk SLInya ???
BTW sulit dibayangkan alasan kembalinya rencana kantor pusat Telkom dr Jkt
ke Bdg lagi hanya krn biaya besar. Kompetisi di lapangan inilah yg
-mungkin- mengilhami Cacuk utk pindah ke Jkt.
Kita berhrp nama besar Telkom memang pantas & siap bersaing global. Isu2
lain ttg RUPS, konsumen kita sdg menunggu apalagi YLKI sdh warning & ambil
kompromi stlh tarif turun lagi asal......
----------
> From: Geget Iwan Eryanto <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [stttelkom] Bisnis Internasional
> Date: 12 April 1999 11:12
>
> At 10:59 AM 4/12/99 +0700, you wrote:
> >Rekan alumni,
> >Topik ini pernah saya luncurkan th 1998, dan saya banyak masukan dari
> rekan-rekan, yang hasilnya terkristal pada Tim Bisnis Internasional, yang
> dimotori KSA (kelompok Satf Ahli). Sedangkan di-unit kerja saya memang
> mengadakan kajian kontinyu ttg pengembangan bisnis internasional, yang
> nantinya juga memeanfaatkan hasil dari Tim KSA. Apabila masukan dari
> rekan-rekan ttg bisnis internasional diluncurkan pd millist, semuanya
bisa
> >memanfaatkan sesuai dg tanggung jawab masing-masing, bisa untuk
melengkapi
> CSS1999-2000, bisa dipakai untuk perencanaan anggaran, atau bisa juga
untuk
> rencana "go international " bagi diri sendiri.
> >Selamat berdiskusi !!!!
> >
>
> Rekans
> Wah, kalau ada hasil KSA, senang sekali kalau direlease, Pak. Supaya
> diskusinya juga ada bahan referensinya.
>
> Maaf kalau sedikit menyimpang.
>
> Saya sempat dengar info bahwa sempat ada rapat para direksi yang membahas
> kemungkinan PT Telkom di KSO seluruhnya. Hal ini sedikit banyak membawa
> perubahan yang cukup mendasar bagi kita. Apalagi keadaan sekarang pun di
> KSO, Telkom sudah terdesak (menurut aturan baru). Tapi saya tidak tahu
> kelanjutannya, karena hanya sebatas bahasan.
>
> Saya pikir pada pelaksanaannya KSO tidak menguntungkan bagi Telkom.
> Bagaimana pula kalau dilepas KSO semua ? Apakah kita akan menyerahkan
aset
> negara ke orang lain ? Kayaknya nggak mungkin.
>
> Mungkin lebih baik bila Telkom Corp. dibuat berbentuk Holding Company
yang
> mempunyai mayoritas saham di seluruh Divre dan Div. Penunjang. Mungkin 51
%
> saham Divre dan 70 % saham Div. Penunjang.
> Dengan demikian, bargaining position pemerintah yang menaungi kita
sebagai
> pegawai tetap kuat, sehingga kepentingan kita sebagai pegawai juga nggak
> terabaikan. Kalau sekarang kelihatannya mungkin pegawai KSO lebih baik
> kesejahteraannya ketimbang pegawai non KSO, sifatnya bisa jadi sementara.
>
> Kekhawatiran akan tak terlindunginya kepentingan kita sebagai pegawai
> negeri bila Telkom menjadi KSO seluruhnya mungkin tak terjadi bila
> bargaining position pemerintah tetap dominan. Hal tersebut juga tetap
> menjaga hilangnya aset negara secara jangka panjang.
>
> Dengan mapannya struktur bisnis Telkom, nantinya tidak sulit untuk
> mengembangkan diri menuju bisnis internasional. Mau apapun Telkom
nantinya,
> tinggal mengembangkan yang sudah ada tanpa perubahan yang mendasar.
>
> Terima kasih
> Geget