-----Original Message-----
From: Arief Rakhmatsyah <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Jumat, 16 April 1999 8:40
Subject: Re: [ylki-l] Akal bulus Telkom dgn 'lacak'


>
>Sebenarnya kurang tepat jika hal itu dikatakan tuduhan karena memang
>demikianlah adanya. Fitur lacak (call forward) dijual oleh semua operator
>telekomunikasi yang ada di Indonesia baik fixed maupun selular. Beberapa
>perusahaan memberikan gratis (mis. Telkomsel) dan sebagian harus membayar
>biaya aktivasi dan abonemen (mis. Telkom). Pengamatan saya terhadap semua
>brosur promosi fitur dari semua operator telekomunikasi, semuanya hampir
>tidak ada yang merinci perhitungan biaya penggunaan pulsa fitur. Tetapi
>bukan berarti hal itu disembunyikan karena semua petugas front liner pasti
>akan menjelaskan bila ditanya.
>
>FYI, tanpa berlangganan fitur melalui perusahaan telekomunikasi, Anda juga
>bisa menggunakan fasilitas aneka macam fitur ini melalui PABX yang ada di
>kantor Anda (sangat mudah pada sistem Panasonic).
>
>Singkatnya, dengan fasilitas fitur Anda bisa mengeset pesawat telepon Anda
>(misalkan no A) untuk meneruskan panggilan yang ditujukan kepadanya ke
nomor
>berapa saja yang dikehendaki (tentu saja secara sadar).
>
>Contoh:
>
>Misalnya no tel rumah saya (031)123456 memiliki fasilitas lacak. Karena
saya
>akan pergi ke kantor dan rumah saya kosong maka saya set telepon saya agar
>mengalihkan panggilan ke kantor saya misalnya (031)234567. Jadi, jika ada
>panggilan ke rumah saya otomatis yang berdering adalah nomor kantor saya.
>Dengan kata lain secara sadar saya telah memerintahkan telepon rumah saya
>untuk mengebel ulang ke kantor saya dan tentu saja saya dikenai tarif lokal
>reguler dari rumah saya ke kantor.
>
>Bagaimana jika panggilannya dialihkan ke HP? Tentu saja nomor 123456 akan
>dikenai biaya pulsa ke HP tersebut sesuai tarif call ke HP yang berlaku.
>Logikanya, karena saya melakukan pengalihan panggilan secara sadar, maka
>sayalah yang bertanggung jawab (harus membayar) dan bukan orang yang
>memanggil ke nomor 123456 tsb.
>
>Demikian penjelasan dari saya. Semoga dapat membantu untuk lebih
>memahaminya.
>
>
>Salam,
>Arief Rakhmatsyah
>

Kirim email ke