Bisa, Pak. Pasti BISA
Mau bukti, memang bukan pada sentral PT. TELKOM, tapi kami dari Lab. AMPS & GSM STT
TELKOM telah dapat membuat semacam pre-paid bagi sistem komunikasi AMPS (yang notabene
analog) sehingga pencegahan terhadap efek fraud-nya makin berkurang. TInggal menunggu
pihak yang berminat aja
Selain itu, kami juga dapat menterjemahkan billing pelanggan sehingga (nantinya -
kalau diijinkan TELKOM) operator selular tidak perlu repot - repot menterjemahkan tape
billingnya ke TELKOM.
Investasinya MURAH, yang mahal adalah S/W-nya dan SDM-nya.
Kalau mau, PT. TELKOM harusnya bisa, kurang orang ? Hubungi kami . . .
Lab. AMPS & GSM STT Telkom
E-203
022-7564108 ext 2324
*********** REPLY SEPARATOR ***********
On 16-4-99, at 13.33, Muh Yz Albarza Ar-Ridha wrote:
>Salam semua rekan-rekan !
>Kemarin waktu dikapal (dalam perjalanan ke JAP) iseng-iseng ngobrol dan
>berkenalan, ujung-ujungnya kenalan baru tersebut mengeluh ?, intinya adalah
>sebagai berikut :
>1. Bisakah mengetahui meter pulsa setiap saat untuk mengontrol berapa duit
>yang akan dibayar nanti (hub-nya dengan krisis mon) ?
>2. Apakah di Telkom bisa diterapkan pembatasan pulsa yang disesuaikan dengan
>permintaan pelanggan (sesuai perjanjian antara pelanggan dan Telkom),
>misalnya saya minta 2000 pulsa saja, setelah nyampe pada pulsa tersebut,
>Telkom mengisolir outgoing pelanggan tersebut.
>
>Menurut hemat saya :
>1. Untuk melihat meter pulsa, mungkin SERPO (atau dinas yang ditunjuk)
>diberikan autorisasi ke data base sentral untuk sekedar display meter saja,
>tapi kalau bisa yang ditampilkan pemakaian pulsa bukan total pulsa (perlu
>s/w bantu ?).
>2. Jika dikaitkan dengan pencairan piutang usaha, mungkin tidak akan ada
>lagi tunggakan (walau tak 100%) karena secara bertanggung jawab (sesuai
>perjanjian pada point 2) pelanggan sudah menyesuaikan pengeluaran telepon
>dengan penghasilannya. Ujungnya jumlah cabutan akan menurun.
>
>Kendala :
>1. Apakah bisa menampilkan meter pulsa pemakaian pada setiap saat ?
>2. Regulasi telkom memungkinkan atau tidak ?
>3. dll.
>
>Mungkin teman-teman (aspek sentral, pelayanan, keuangan dll) bisa
>menanggapi, atau setidak-tidaknya menolong saya agar saya bisa menjelaskan
>hal tersebut kepada kenalan saya.
>Terima kasih.