Dear Friends, Melalui email ini, saya ingin share pengalaman buruk yg terjadi pada teman saya dgn harapan bisa mencegah jatuhnya korban2 berikut. Teman saya + teman2nya baru saja mengalami penipuan total puluhan juta rupiah oleh seorang wanita yang mengaku bernama Elisabeth yg mulai menghuni tempat kos teman saya tsb di Sunter sekitar akhir September 2007. Elis mengaku berasal dari Yogya dan menyerahkan KTP Yogya a/n Elisabeth D.I.N kepada Ibu kos. Awalnya dia terlihat seperti wanita sopan, suka menolong dan sering membawakan makanan enak utk teman2 kosnya. Tutur kata dan bahasanya cukup lemah lembut disertai dengan cerita2 sedih mengenai kakaknya & keluarganya dan juga janji2 manis yang menyebabkan orang mudah bersimpati kepadanya. Katanya dia akan pergi bekerja di Jerman dan tinggal di tempat om/tantenya di sana, kemudian mulai menawarkan pekerjaan di Belanda/Jerman dan meminta uang pengurusan document sebesar Rp10jt per org kepada 3 anggota kos yg salah satunya adalah teman saya. Karena salah satu dari mereka mulai merasa curiga, Elis kemudian berusaha mengadu domba dan menjauhkan teman yg mulai merasa curiga tsb dari dua teman lainnya. Setelah 1.5 bulan kos, Elis mulai sering tidak pulang ke tempat kos dgn alasan dipindahtugaskan ke kawasan Glodok dan menginap di tempat kakaknya/tantenya di Pasar Baru sambil mengurus dokumen keberangkatan. Padahal sebenarnya dia sudah resign dari perusahaan di Sunter setelah hanya bekerja selama 1.5 bulan, ini baru kami ketahui belakangan. Elis juga meminta teman saya utk mencarikan 20 org lagi utk berangkat sama2 ke Jerman, akhirnya didapatkan 7 org total. Pembayaran dilakukan secara bertahap dan Elis sangat gencar meminta pelunasan pembayaran sebelum deadline awal Desember. Pada tgl 14 Desember, Elis janji utk mempertemukan teman saya dgn Pak Andreas yg mengurus dokumen di daerah Batutulis. Ketika disambangi ke alamat yg diberitahukan, ternyata alamat itu palsu dan menurut seorang tukang ojek di daerah tersebut, sudah banyak korban yg ke sana sebelumnya mencari Elisabeth karena kasus penipuan sebesar puluhan/ratusan juta rupiah. Sejak saat itu, Elis menghilang dan tidak dapat dihubungi lagi. Setelah ditelusuri lebih jauh, di tempat kos Elis sebelumnya di daerah Krekot, ternyata pula sang Ibu pemilik kos juga tertipu oleh Elis. Di tempat kos ini, Elis hanya menetap 2 minggu sebelum pindah melancarkan aksi di Sunter.
Ciri-ciri Elis adalah sbb: - Nama : Elisabeth alias Liz alias Jen (kami yakin ini bukan nama asli dan KTP yg diberikan juga bukan miliknya) - Berat / tinggi badan : 58 kg / 160 cm - Warna kulit : Kuning langsat - Di lengan kanan atas sebelah dalam ada bekas jahitan sepanjang +/- 15 cm - Pintar memutarbalikkan fakta dan meyakinkan orang dan menarik simpati - Terbiasa pindah2 tempat kos dalam waktu singkat dan kemungkinan dia akan menyalahgunakan KTP dari salah satu korban terbaru dengan mengaku sebagai pemilik KTP tsb. - Sering membawa2 nama gereja, seolah2 dia adalah aktifis gereja, padahal jika diajak ke gereja bersama, dia menolak - Sering mengucapkan kata 'sumpah deh' dalam pembicaraan - Sasaran utama : ibu rumah tangga, pemilik dan penghuni kos, dan org2 lain yg bisa didekati. Kami sudah melaporkan kasus ini ke polisi. Bagi Anda yg mungkin mengetahui keberadaan Elis, saya mohon utk menghubungi nomor di bawah ini. Bpk. Theo : 085921747773 Polsektro Tj Priok : 021-43931680 Atau kepolisian terdekat Bagi yg dapat menginformasikan keberadaan wanita ini, kami akan berikan imbalan sepantasnya. Kami sangat dirugikan dari segi materi dan mental. Bahkan ada surat2 asli (ijazah/KK/KTP/paspor/akte nikah/akte lahir) yg dilarikan oleh Elis. Kami lampirkan foto Elis dan surat pelaporan polisi oleh salah satu korban. Saya himbau kepada Anda terutama para pemilik dan penghuni kos agar berwaspada terhadap orang-orang baru di sekeliling Anda karena kriminalitas dapat terjadi di mana saja dan terhadap siapa saja tanpa disadari. Jangan mudah terpikat oleh penampilan dan janji-janji manis. Terima kasih atas perhatiannya. Salam, Theo [Non-text portions of this message have been removed]
