Daftar berita terlampir: * Kali Surabaya Dipasangi Alat Pantau Pencemaran * Tercemar Limbah Pabrik, Air Kali Tengah Jadi Hitam Kliping tematik lainnya dapat diperoleh di http://www.terranet.or.id/terramilis.php http://www.terranet.or.id/berita.php TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan http://www.terranet.or.id ================================================================ Kali Surabaya Dipasangi Alat Pantau Pencemaran http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=1261 Sepanjang Kali Surabaya yang sekarang ini menjadi tempat pembuangan limbah industri dan rumah sakit akan dipasangi alat pemantau pencemaran otomatis oleh Perum Jasa Tirta. Dengan alat ini instansi terkait tidak perlu repot-repot mengambil sampel air untuk diteliti bila ingin mengetahui ada tidaknya pencemaran Kali Surabaya. Sebab alat ini akan melaporkan tingkat pencemaran setiap saat ke laboratorium Perum Kasa Tirta I di Malang. Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Arief Indiryanto mengatakan hal itu Selasa (10/7) siang, usai melakukan peninjauan ke Laboratorium PJP I di Malang bersama Wakil Ketua DPRD, Herman Rifai dan anggota Komisi B lainnya. Dia mengatakan, alat pemantau pencemaran air itu merupakan bantuan dari Swedia lewat pemerintah pusat. "Sejak dua minggu ini proyek pembangunan Laboratorium Kualitas Air PJP I ini sudah dikerjakan. Diperkirakan sudah bisa operasi akhir tahun ini," katanya. (Surabaya Post, 2001-07-12) Tercemar Limbah Pabrik, Air Kali Tengah Jadi Hitam http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=1263 Kondisi air Kali Tengah, Kec. Driyorejo berubah menjadi hitam. Perubahan warna itu diduga kuat akibat tercemar sejumlah industri yang berdiri di sekitar sungai yang muaranya ke Kali Surabaya itu. "Saat ini, kondisi air Kali Tengah warnanya sudah hitam. Kita juga sudah kirim surat ke Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Gresik untuk segera meninjau lapangan," kata Faterita, Sekertaris Posko Ijo, di kantornya kepada Surabaya Post, Rabu (11/7). Posko Ijo sebuah LSM yang bergerak dalam lingkungan hidup yang berpusat di Bambe, Driyorejo. LSM yang dibina Bejis Project dari Australia itu memusatkan perhatiannya kusus pada pencemaran yang terjadi di Kali Tengah, Driyorejo. Faterita mengatakan, di sekitar bantaran Kali Tengah berdiri sekitar 27 industri. Sebagian besar industri itu membuang limbahnya ke sungai yang sebelumnya dimanfaatkan warga untuk irigasi dan mandi. (Surabaya Post, 2001-07-12) --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] TerraNet: Portal Lingkungan Hidup Indonesia: http://www.terranet.or.id
