Daftar berita terlampir: * Sungai Batanghari Dangkal, Pelayaran Terganggu * Rusak, 95.000 Hektar Hutan di Hulu Sungai Masio, Nias Kliping tematik lainnya dapat diperoleh di http://www.terranet.or.id/terramilis.php http://www.terranet.or.id/berita.php TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan http://www.terranet.or.id ================================================================ Sungai Batanghari Dangkal, Pelayaran Terganggu http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=1553 Pelayaran di Sungai Batanghari dari Kota Jambi, terutama ke kawasan sebelah hulu, sejak satu bulan terakhir mulai terganggu akibat air surut atau dangkal. Padahal, musim kemarau baru saja masuk walaupun secara sporadis hujan turun di beberapa tempat. Contohnya, angkutan kayu gelondongan (kayu bulat) dengan tongkang (ponton) yang ditarik kapal tunda atau motor (tugboat) dari Kabupaten Merangin, Sarolangun, Tebo, dan Bungo tidak bisa dilakukan lagi di sungai terpanjang di Sumatera ini. Menurut pemantauan Kompas di beberapa tempat di Sungai Batanghari, Sabtu (4/8), terjadi pendangkalan serius di banyak lokasi, seperti di Sekernan, Sengeti, Muaratembesi, dan Mersam serta banyak tempat lainnya. Hamparan pasir memanjang timbul di sebagian dasar sungai di tempat-tempat tersebut. (Kompas, 2001-08-06) Rusak, 95.000 Hektar Hutan di Hulu Sungai Masio, Nias http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=1543 Tidak ada izin penebangan hutan di hulu Sungai Masio, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, yang disebut-sebut salah satu penyebab musibah banjir dan longsor yang menelan korban puluhan jiwa di samping merusakkan ratusan rumah penduduk dan sarana lainnya. Namun dari hasil pengecekan terakhir, sekitar 95.000 hektar hutan lindung dan hutan produksi di hulu sungai tersebut telah rusak. "Pihak Dinas Kehutanan akan melakukan penyelidikan di samping meminta bantuan instansi terkait terutama pihak kepolisian untuk mengusut pelakunya," kata Kepala Dinas Kehutanan Sumatera Utara Ir Prie Supriadi yang dihubungi Kompas, Sabtu (4/8) di Medan. (Kompas, 2001-08-05) --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] TerraNet: Portal Lingkungan Hidup Indonesia: http://www.terranet.or.id
