----- Original Message ----- From: "Clys Pramaribo" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Thursday, September 13, 2001 1:17 PM Subject: Re: [Lingk] Air Sungai Kahayan Positif Berbahaya > Pernyataan Kepala Dinas Kesehatan saya rasa terlalu > (maaf) gegabah. Sebagaimana kita ketahui keracunan > karena mercuri tidak akan langsung nampak pada saat > itu juga, apalagi kadar air yang tercemar belum > luarbiasa, artinya belum bisa secara langsung > mengakibatkan terjadinya kelumpuhan. Jadi dengan kadar > mercuri yang demikian manusia belum langsung menderita > penyakit, membutuhkan waktu lama untuk melihat > gejalanya pada tubuh manusia. Kita mengetahui sebagian > besar masyarakat kita masih sangat rendah > pendidikannya, dengan pengetahuan yang sangat > sederhana tersebut, memperbolehkan mereka meminum air > dengan mendiamkan beberapa hari adalah sangat > membahayakan, risikonya sangat besar, apalagi bahan > pencemar tersebut tidak dapat dilihat dengan kasat > mata. Sebaiknya pernyataan tersebut dicabut saja, dan > Kepala Daerah Bupati atau Walikota melarang masyarakat > meminum air sungai Kahayan tanpa pengolahan PDAM. > Selanjutnya Pemda harus menelusuri sumber pencemaran > tersebut (hal ini tidak sulit), dan melakukan tindakan > tegas terhadap perusahaan pelaku pencemaran. Disamping > itu perlu juga dilakukan penelitian terhadap biota air > di sepanjang sungai tersebut. Mengingat hal ini sulit > dilakukan (karena membutuhkan peralatan yang lebih > canggih) sebaiknya diminta bantuan kepada Menteri > Negara Lingkungan Hidup/Bapedal agar menugaskan Kepala > Pusarpedal melakukan penelitian di lapangan. > > Clys Pramaribo > > --- Walhi Kalteng > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Air Sungai Kahayan Positif Berbahaya > > Pembataan, BPost > > > > Kontroversi tercemarnya daerah aliran sungai (DAS) > > Kahayan oleh mercury (air > > raksa) terjawab sudah. Penelitian ulang tim gabungan > > Bapedalda, dinas > > kesehatan dan PDAM merekomendasikan DAS positif > > tercemar zat berbahaya > > penyebab penyakit minamata. > > > > "Berdasarkan hasil penelitian ulang, DAS Kahayan > > positif tercemar air raksa > > dan konsentrasinya 16 persen di atas ambang batas > > atau 0,016 part per milion > > (ppm)," ungkap Kepala Bapedalda Kalteng Ir H > > Sjachril Samad, Rabu (12/9), > > usai mengikuti sidang paripurna di DPRD setempat. > > > > Tim gabungan melakukan penelitian ulang selama > > sepekan pada awal Agustus > > 2001. Penelitian dilakukan terhadap air olahan PDAM > > Palangka Raya tentang > > kandungan air raksa. > > > > Penelitian dilakukan menyusul kontroversi pernyataan > > Ketua Pusat Penelitian > > Lingkungan Hidup Unpar Ir Andrie Elia MSi yang > > menyebutkan DAS di Kalteng > > tercemar air raksa. > > > > Dengan demikian, sebut Sjachril, air di DAS Kahayan > > cukup berbahaya terhadap > > kesehatan manusia terutama yang mengkonsumsinya > > begitu saja. > > > > Pasalnya kandungan air raksa menyebar hampir di > > seluruh bagian sungai yaitu > > di pinggir (tepi), setengah tepi dan di tengah > > sungai. Sampel air yang > > diambil dari tiga tempat itu setelah diperiksa > > dengan teliti dilaboratorium > > kesehatan Palangka Raya menunjukkan tingginya > > kandungan air raksa yaitu > > rata-rata 0,016 ppm. > > > > Padahal batas ambang kandungan air raksa di dalam > > air hanya 0,001 ppm dan > > air masih cukup aman baik untuk dikonsumsi manusia > > ataupun biota lainnya > > khususnya ikan. > > > > Disinggung apakah ikan-ikan sungai juga telah > > tercemar? Sjachril mengatakan > > tidak dapat memastikannya karena tidak mengambil > > sampelnya. Tapi kemungkinan > > tercemar cukup besar karena habitatnya (air) telah > > tercemar. > > > > Lebih lanjut ia menerangkan, hasil penelitian > > terhadap air minum olahan PDAM > > yang bahan bakunya adalah air DAS Kahayan, kandungan > > air raksa tidak > > terdeteksi atau dengan kata lain aman dikonsumsi. > > > > "Jadi, air olahan PDAM cukup aman dikonsumsi. > > Melalui proses pengolahan > > tampaknya kandungan mercury dapat ditekan," tukas > > Sjachril. > > > > Diendapkan > > > > Kepala Dinas Kesehatan Kalteng dr Toekik B Tumon > > menjelaskan, air DAS > > Kahayan masih dapat dikonsumsi masyarakat setempat, > > tetapi harus diendapkan > > terlebih dahulu. > > > > "Air DAS Kahayan dapat dikonsumsi, tapi harus > > diendapkan selama satu hingga > > dua hari," cetusnya kepada wartawan di ruang > > kerjanya. > > > > Pengendapan itu, terangnya, untuk mengendapkan > > kandungan air raksa yang > > larut di dalam air. Dalam waktu 24-48 jam mercury > > secara perlahan turun dan > > akhirnya mengendap di dasar tempat penampungan air. > > > > Toekik meminta, warga terutama yang bermukim di > > pinggiran DAS Kahayan untuk > > tidak langsung mengonsumsi air, karena resikonya > > dapat terserang penyakit > > minamata, satu penyebab kematian. roy > > > > > > > -------------------------------------------------------------------------- -- > > ---- > > > > updated: Rabu, September 12, 2001 02:01:27 PM > > > > Walhi Kalimantan Tengah > > Jl. Gemini No. 91 Komp. Amaco Palangkaraya > > 73112 Kalimantan Tengah - Indonesia > > Phone : +62(0)536-22882, Fax : +62(0)53638382 > > email : [EMAIL PROTECTED] > > Website : http://www.walhi.or.id/kalteng > > ================================= > > Kirimkan Attachment Anda Dalam Bentuk RTF > > > > > > > __________________________________________________ > Terrorist Attacks on U.S. - How can you help? > Donate cash, emergency relief information > http://dailynews.yahoo.com/fc/US/Emergency_Information/ > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~--> > Get your FREE credit report with a FREE CreditCheck > Monitoring Service trial > http://us.click.yahoo.com/MDsVHB/bQ8CAA/ySSFAA/IYOolB/TM > ---------------------------------------------------------------------~-> > > ===== Petunjuk Milis Lingkungan =========== > > Gunakan bahasa yang sopan dan bersikap dewasa > Berlangganan: [EMAIL PROTECTED] > Berhenti : [EMAIL PROTECTED] > > ===== Motto:Lestari dan berseri Indonesiaku ====== > > Arsip berita-berita lingkungan di Indonesia : > http://groups.yahoo.com/group/berita-lingkungan/ > Berlangganan : [EMAIL PROTECTED] > > Your use of Yahoo! Groups is subject to http://docs.yahoo.com/info/terms/ > > > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] TerraNet: Portal Lingkungan Hidup Indonesia: http://www.terranet.or.id
