Daftar berita terlampir: * Lima Waduk Besar Mulai Kering * Sungai Sepanjang 4,8 Km Dibersihkan * Waduk Jatigede Bakal Dilanjutkan * Pelajar Memprotes Limbah Kali Tengah * Cilamaya Tercemar, Warga Terserang Gatal * Sudetan Citanduy Terkatung-katung * Sungai Musi Tergenang Masalah * Kondisi Hulu S. Citarum Mengkhawatirkan * Nabiel Makarim Belum Keluarkan Keputusan * Kualitas Air Sungai Saat Ini Makin Buruk * Waduk Tempuran Blora Kering * 11 Sungai di Kalteng Tercemar Merkuri * Ribuan Liter Minyak Diesel Mencemari Sungai Musi * Lima Sungai Besar di Jabar Tidak Layak untuk Bahan Baku Air Minum * DAS Barito Kembali Dapat Dilayari Kapal Besar
Kliping tematik lainnya dapat diperoleh di http://www.terranet.or.id/terramilis.php http://www.terranet.or.id/berita.php TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan http://www.terranet.or.id ================================================================ Lima Waduk Besar Mulai Kering http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6608 Lima waduk besar yang mengairi ribuan hektare sawah di Sragen kering kerontang. Kelima waduk itu, meliputi Gebyar, Bothok, Kembangan, Ketro, dan Brambang. Ribuan petani tidak bisa lagi mengandalkan pengairan irigasi dari kelima waduk itu untuk lahan persawahan mereka. (Suara Merdeka, 2003-07-21) Sungai Sepanjang 4,8 Km Dibersihkan http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6595 Menghadapi musim penghujan, sungai yang membelah Kota Bangkalan sepanjang 4.800 meter mulai dibersihkan. Aksi bersih-bersih ini dilakukan untuk memperlancar aliran air dan menghindari terjadinya luapan yang berakibat banjir. Untuk proyek ini, pemkab menganggarkan Rp 30 juta dari dana alokasi umum (DAU). (Jawa Pos, 2003-07-19) Waduk Jatigede Bakal Dilanjutkan http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6591 Gubernur Jabar H. Danny Setiawan menegaskan, proses pembangunan projek Bendungan Jatigede, yang berlokasi di wilayah Kab. Sumedang dan selama ini terbengkalai, dipastikan akan segera dilanjutkan. Dengan demikian, bendungan tersebut diharapkan bisa segera berfungsi sebagai salah satu fasilitas irigasi guna membantu mengatasi kekurangan air yang selama ini dihadapi Kabupaten Indramayu, Majalengka, dan Cirebon. (Pikiran Rakyat, 2003-07-18) Pelajar Memprotes Limbah Kali Tengah http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6550 Puluhan pelajar sekolah asal Kecamatan Driyorejo yang tergabung dalam aliansi Gen-XL menggelar aksi unjuk rasa ke gedung DPRD Gresik, kemarin. Mereka mengadukan belum adanya langkah kongret Gubernur Imam Utomo dan Pemkab Gresik untuk menangani pencemaran di Kalitengah. (Jawa Pos, 2003-07-16) Cilamaya Tercemar, Warga Terserang Gatal http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6551 Sungai Cilamaya yang membentang dan memisahkan Kab. Karawang dengan Kab. Subang, di wilayah utara kedua kabupaten tersebut kembali tercemar limbah pabrik. Sejak beberapa pekan terakhir, air sungai tampak berwarna hitam dan mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat. (Pikiran Rakyat, 2003-07-16) Sudetan Citanduy Terkatung-katung http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6539 Rencana pelaksanaan sudetan Sungai Citanduy sebagai solusi untuk mengurangi dampak bencana banjir di Cilacap bagian barat (Jateng) dan Ciamis (Jabar) hingga kini masih terkatung-katung. (Suara Merdeka, 2003-07-15) Sungai Musi Tergenang Masalah http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6524 Ingatlah lagu berjudul Sebiduk di Sungai Musi. Lagu ini menggambarkan indahnya pesona sungai yang membelah kota Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel). Atau bacalah kembali novel Dian Tak Kunjung Padam karya Sutan Takdir Alisyahbana. Di sana ada juga keelokan sungai ini. Tetapi, kini, jangan dibayangkan lagi keindahannya. (Republika, 2003-07-14) Kondisi Hulu S. Citarum Mengkhawatirkan http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6526 Kondisi lingkungan di daerah hulu Sungai Citarum kini dinilai sangat mengkhawatirkan. Hal itu ditandai debit air yang masuk ke Waduk Saguling saat musim penghujan dan kemarau mengalami perbedaan yang mencolok. Saat musim penghujan (basah), air hujan yang mengguyur daerah Bandung dan sekitarnya hampir tidak tertahan dan semuanya terbuang ke sungai. Sebaliknya, pada musim kering, air begitu sedikit. (Pikiran Rakyat, 2003-07-14) Nabiel Makarim Belum Keluarkan Keputusan http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6527 Seluruh dokumen analisis dampak lingkungan (amdal) soal rencana sodetan Sungai Citanduy, hingga saat ini masih berada di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup (LH). Menteri LH Nabiel Makarim belum mengeluarkan keputusan apa pun tentang rencana projek yang didanai Asian development Bank itu. (Pikiran Rakyat, 2003-07-14) Kualitas Air Sungai Saat Ini Makin Buruk http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6503 Saat ini penurunan kualitas air sungai di beberapa tempat di Indonesia sudah mencapai tingkat mengkhawatirkan. Masalah memburuknya kualitas air sungai tersebut semakin dirasakan pada saat musim kemarau ketika kuantitas (debit) air sungai berkurang. Untuk itu, diperlukan penanganan sangat segera dalam suatu sistem pengolahan dan teknologi pemantauan kualitas air sungai. (Pikiran Rakyat, 2003-07-10) Waduk Tempuran Blora Kering http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6507 Kekeringan di wilayah Kabupaten Blora meluas. Air waduk Tempuran, sekitar 10 km arah timur laut Kota Blora, kering. Petani yang biasanya memanfaatkan air lewat saluran irigasi, kini kesulitan memperoleh air. (Suara Merdeka, 2003-07-10) 11 Sungai di Kalteng Tercemar Merkuri http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6487 Memasuki musim kemarau, dipastikan penambangan emas liar di Kalimantan Tengah meningkat tajam. Itu berarti, ribuan kilogram air raksa atau merkuri (Hg) akan mencemari sungai-sungai. Padahal, sekarang semua sungai di Kalteng telah tercemar logam berat ini, bahkan beberapa sungai pencemarannya sudah di atas ambang batas. (Kompas Online, 2003-07-09) Ribuan Liter Minyak Diesel Mencemari Sungai Musi http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6488 Akibat tabrakan yang terjadi antara tongkang PLTU-I/PLN yang mengangkut 363 kiloliter IDF (industrial diesel fuel) dengan kapal kargo An Giang berbendera Vietnam, Senin (7/7), sebagian perairan Sungai Musi di sekitar Kota Palembang, Sumsel, tercemar tumpahan ribuan liter minyak itu. Tidak ada korban jiwa pada kejadian ini. (Kompas Online, 2003-07-09) Lima Sungai Besar di Jabar Tidak Layak untuk Bahan Baku Air Minum http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6471 Lima sungai besar yang mengalir di Jawa Barat diketahui tercemar bakteri coli, bakteri yang terdapat dalam tinja dan limbah domestik lainnya. Pencemaran bakteri Coli ini menyebabkan air dari kelima sungai itu sudah tidak layak lagi digunakan sebagai bahan baku untuk air minum. Oleh karena itu, masyarakat harus berhati-hati jika terpaksa memanfaatkan aliran sungai tersebut sebagai baku air minum karena sulitnya air akibat krisis air di musim kemarau ini. (Kompas Online, 2003-07-08) DAS Barito Kembali Dapat Dilayari Kapal Besar http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6479 Sejak sepekan terakhir, daerah aliran sungai (DAS) Barito yang membelah wilayah kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, kembali dapat dilayari kapal berukuran besar. (SatuNet.com, 2003-07-08) _______________________________________________ Sungai mailing list [EMAIL PROTECTED] http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/sungai
