Daftar berita terlampir: * Projek "Bukit Cipendawa" Menutup Sungai Cigombong * Rusak, 1,5 Juta Ha Jaringan Irigasi * Warga Buang Sampah di Sungai Kering * 225 Ton Ikan di Saguling Mati * Lima Situ di Subang Tak Terawat * Situ-situ di Bogor Mendangkal dan Diserobot * Pasokan Air dari Jatiluhur Menurun
Kliping tematik lainnya dapat diperoleh di http://www.terranet.or.id/terramilis.php http://www.terranet.or.id/berita.php TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan http://www.terranet.or.id ================================================================ Projek "Bukit Cipendawa" Menutup Sungai Cigombong http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6739 Akibat tersumbatnya aliran Sungai Cigombong yang biasa digunakan untuk MCK (mandi, cuci, kakus) karena tertimbun tanah bekas galian, sedikitnya 86 warga dari Kp. Pasircina dan Kp. Pacet, Desa Cipendawa, Kec. Pacet, Cianjur, malayangkan surat protes kepada pengembang perumahan elit Bukit Cipendawa. (Pikiran Rakyat, 2003-08-02) Rusak, 1,5 Juta Ha Jaringan Irigasi http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6728 Sedikitnya 1,5 juta hektar jaringan irigasi dari total lima juta hektar jaringan irigasi di seluruh Indonesia rusak akibat minimnya perhatian pemerintah dalam hal pemeliharaan. Khusus kerusakan yang dialami irigasi di luar Jawa diperparah akibat diterapkannya sistem irigasi Jawa, padahal karakteristik lahannya sama sekali berbeda. (Kompas Online, 2003-08-01) Warga Buang Sampah di Sungai Kering http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6730 Disinyalir banyak warga yang tinggal di pinggir sungai di Blora, membuang sampah seenaknya di sungai. Pada musim kemarau seperti ini, sungai tidak dialiri air. (Suara Merdeka, 2003-08-01) 225 Ton Ikan di Saguling Mati http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6703 Jumlah ikan yang mati di Saguling dalam dua minggu terakhir (15/7 s.d. 28/7) meningkat tajam sebanyak 110 ton yaitu dari 115 ton menjadi 225 ton. Peningkatan jumlah kematian ikan yang drastis itu diakibatkan pencemaran limbah industri yang semakin tak terkendali di musim kemarau saat debit air Citarum menurun drastis. (Pikiran Rakyat, 2003-07-30) Lima Situ di Subang Tak Terawat http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6705 Akibat tidak dipelihara, kondisi lima situ di Kabupaten Subang sangat memprihatinkan. Padahal, kelima situ itu bisa mengairi areal persawahan yang ada di Subang. Sehingga kekeringan yang menyerang 11 ribu hektare tanaman padi di kabupaten itu bisa diatasi. (Republika, 2003-07-30) Situ-situ di Bogor Mendangkal dan Diserobot http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6688 Sejumlah besar danau (biasa disebut situ) di wilayah Kabupaten Bogor mengalami pendangkalan dan terancam penyerobotan. Menurunnya fungsi dan kualitas situ yang ditandai dengan pendangkalan satu hingga dua meter itu disebabkan rusaknya lingkungan di sekitar daerah itu. (Kompas Online, 2003-07-29) Pasokan Air dari Jatiluhur Menurun http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=6690 Kekeringan yang melanda Jakarta dan Jawa Barat pada musim kemarau tahun ini telah mengakibatkan turunnya pasokan air baku dari Bendungan Jatiluhur ke Jakarta untuk kemudian diolah menjadi air bersih. Kepala Humas PT Pam Lyonnaise Jaya (Palyja) Maria Sidabutar, Senin, di Jakarta, mengatakan, penurunan debit air baku itu harus diwaspadai oleh semua masyarakat. (Suara Pembaruan, 2003-07-29) _______________________________________________ Sungai mailing list [EMAIL PROTECTED] http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/sungai
